Polisi Usut Kasus Kematian Pemain Tenerife Usai Benturan

Polisi di Kepulauan Canary membuka penyelidikan yudisial terkait kematian Jesus de Miguel setelah benturan dalam pertandingan melawan Andorra.
Jesus Owono disebut terpukul, sementara klub Andorra menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dan Tenerife.
UEFA dan RFEF memberikan penghormatan melalui mengheningkan cipta serta penundaan sejumlah pertandingan.
Jakarta, IDN Times - Duka sedang menyelimuti sepak bola Spanyol. Striker Tenerife, Jesus de Miguel, meninggal usai mengalami benturan mengerikan di atas lapangan dengan kiper Andorra, Jesus Owono, pada Senin (2/11/2026).
Jesus tak meninggal di tempat, melainkan saat berada di rumah sakit. Sempat mendapatkan perawatan, Jesus akhirnya harus mengembuskan napas terakhir karena dampak benturan yang fatal dengan Owono.
Kasus ini menarik perhatian Kepolisian Kepulauan Canary, Spanyol. Mereka akhirnya membuka penyelidikan terkait kemungkinan tindak pidana pembunuhan tidak disengaja terhadap Jesus.
1. Secara otomatis dijalankan

ilustrasi sepak bola (pexels.com/Tom Van Dyck) Penyelidikan secara otomatis dijalankan karena insiden yang dialami Jesus didasarkan pada ketidaksengajaan. Hal ini sesuai dengan hukum di Spanyol yang memicu adanya penyelidikan yudisial.
Ini menjadi prosedur untuk mengungkap penyebab kematian pemain Tenerife itu. Hingga kini, belum ada kesimpulan mengenai tanggung jawab pidana terkait insiden tersebut.
2. Owono syok dan ikut berduka

ilustrasi sepak bola (unsplash.com/Marcos Moraes) Owono, yang terlibat dalam insiden tersebut, terpukul setelah tahu Jesus meninggal. Kiper Timnas Equatorial Guinea tersebut sampai menghapus akun Instagram-nya setelah menerima pesan bernada ancaman dan diserang. Andorra juga ikut berbelasungkawa atas meninggalnya Jesus.
"Dengan hati yang hancur, kami ingin menyampaikan belasungkawa paling tulus kepada keluarga Jesus de Miguel, seluruh rekan setimnya, teman-temannya, dan CD Tenerife. Beristirahatlah dengan damai," tulis Andorra, mengutip Daily Mirror.
3. UEFA dan RFEF berikan penghormatan

ilustrasi UEFA Champions League (unsplash.com/Chris Kursikowski) UEFA dan RFEF memberikan penghormatan kepada Jesus. Seluruh pertandingan yang digelar pekan ini, termasuk laga Liga Champions, akan diawali dengan mengheningkan cipta sebagai bentuk penghormatan kepada Jesus.
"Kami sangat terpukul atas meninggalnya Jesus de Miguel Alameda. Kami telah mencari kata-kata, tetapi hanya menemukan keheningan. Dalam keheningan itu, hati dan pikiran kami bersama keluarganya, rekan setimnya, semua orang di Tenerife, dan siapa pun yang berduka atas kehilangan tragis ini," ujar Presiden UEFA, Aleksander Ceferin.
Sementara itu, Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) menunda pertandingan Copa del Rey dan Copa de la Reina yang dijadwalkan pada Selasa. RFEF juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga, orang-orang terdekat De Miguel, serta seluruh pendukung Tenerife.
"Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga, sahabat, dan orang-orang terdekatnya, serta kepada Club Deportivo Tenerife dan seluruh pendukungnya. Kami turut berduka atas kehilangan ini,” ujar RFEF.





















