Pengangguran Spanyol Naik Jadi 10,18 Persen pada Musim Panas 2026

- Tingkat pengangguran Spanyol naik 0,3 poin menjadi 10,18 persen pada kuartal III 2026, dengan 95.900 penganggur tambahan hingga totalnya mencapai 2,5 juta orang.
- Jumlah pekerja mencapai rekor 22,8 juta, tetapi penambahan 73.600 tenaga kerja menjadi yang terendah untuk kuartal III sejak 2019 dan pertumbuhan tahunan melambat menjadi 2,09 persen.
- Penyerapan kerja ditopang pekerja asing, administrasi publik, dan sektor jasa; kontrak temporer mendominasi perekrutan, sementara jumlah penganggur jangka panjang menurun.
Jakarta, IDN Times - Tingkat pengangguran di Spanyol naik 0,3 poin persentase menjadi 10,18 persen pada kuartal III 2026, kendati jumlah penduduk bekerja mencapai rekor 22,8 juta orang. Berdasarkan Survei Angkatan Kerja (EPA), jumlah penganggur bertambah 95.900 orang menjadi 2,5 juta orang, kenaikan terbesar pada musim panas sejak 2020.
1. Pertumbuhan lapangan kerja Spanyol melambat

ilustrasi melamar pekerjaan (pexels.com/Tima Miroshnichenko) Dilansir SUR in English, penambahan tenaga kerja pada kuartal III 2026 mencapai 73.600 orang, menjadi kenaikan terkecil pada periode yang sama sejak 2019. Angka ini lebih rendah dibandingkan penambahan 118 ribu pekerja pada kuartal III 2025, 138 ribu pada 2024, dan 188 ribu pada 2023.
Dalam setahun hingga akhir September 2026, jumlah penduduk bekerja bertambah 466 ribu orang. Akan tetapi, laju pertumbuhan tahunan lapangan kerja melambat menjadi 2,09 persen.
2. Pekerja asing dan sektor publik menopang penyerapan tenaga kerja

ilustrasi pemutusan hubungan kerja (pexels.com/RDNE Stock project) Seluruh penambahan bersih jumlah penduduk bekerja selama kuartal III berasal dari pekerja asing yang bertambah 75.400 orang. Sebaliknya, jumlah pekerja berkewarganegaraan Spanyol berkurang 1.800 orang. Di sisi lain, warga Spanyol menyumbang 71.400 dari total kenaikan pengangguran, sedangkan jumlah penganggur berkewarganegaraan asing bertambah 24.500 orang.
Berdasarkan sektor perusahaan, administrasi publik menambah 89.900 pekerja menjadi 3,73 juta orang. Sebaliknya, sektor swasta kehilangan 16.300 pekerja sehingga jumlahnya turun menjadi 19,11 juta orang. Jumlah pekerja mandiri juga berkurang 15.500 orang menjadi 3,16 juta orang pada periode yang sama.
Perusahaan jasa menjadi satu-satunya sektor utama yang mencatat penambahan tenaga kerja, yakni sebanyak 235.600 hingga totalnya menjadi 17,49 juta orang. Sementara itu, sektor pertanian kehilangan 58.300 pekerja, manufaktur berkurang 54.400 orang, dan konstruksi menyusut 49.300 orang. Perempuan mengisi nyaris tujuh dari setiap 10 lapangan kerja baru, dengan jumlah pekerja perempuan mencapai 10,66 juta orang.
3. Kontrak temporer mendominasi perekrutan musiman

ilustrasi bekerja (pexels.com/Andrea Piacquadio) Kontrak temporer mencakup 75,6 persen dari penambahan pekerja bergaji selama kuartal III 2026. Jumlah pekerja dengan kontrak temporer bertambah 68 ribu orang menjadi 3,02 juta orang, sedangkan pekerja tetap meningkat 22.100 orang menjadi rekor 16,6 juta orang.
Kementerian Ekonomi Spanyol menyoroti tren jangka panjang yang positif, dengan jumlah pekerja tetap bertambah 519.200 orang dalam setahun. Tingkat pekerja temporer secara nasional turun menjadi 15,37 persen, sedangkan di sektor swasta mencapai 12,57 persen, atau turun nyaris 0,5 poin persentase dibandingkan setahun sebelumnya.
Pengangguran jangka panjang juga menurun. Jumlah orang yang mencari pekerjaan selama lebih dari satu tahun berkurang 24.400 orang menjadi 758.400 orang, sedangkan jumlah penganggur yang telah mencari pekerjaan selama dua tahun atau lebih turun 63 ribu orang. Secara keseluruhan, jumlah penganggur jangka panjang berkurang 12.400 orang pada kuartal tersebut.





















