Profil Alexander Zwiers, Direktur Teknik Anyar PSSI

- Alexander Zwiers memiliki pengalaman panjang sebagai pelatih di berbagai klub dan akademi sepak bola sejak 1998.
- Pada tahun 2012, Zwiers beralih ke posisi di balik layar dan fokus pada pembinaan usia muda di beberapa klub sebelum bergabung dengan PSSI.
- Sebagai Direktur Teknik JFA, Zwiers berhasil meningkatkan peringkat FIFA timnas senior Yordania dari posisi 97 dunia menjadi 62.
Jakarta, IDN Times - PSSI resmi memperkenalkan Alexander Zwiers sebagai Direktur Teknik anyarnya, Senin (25/8/2025). Federasi akhirnya memiliki sosok baru di posisi tersebut, setelah dicanangkan sejak Februari 2024 lalu.
Rencana PSSI molor cukup lama. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, sebelumnya sempat menyatakan bakal memperkenalkan Dirtek baru pada Juni 2024 silam. Ternyata, butuh setahun lebih untuk menepatinya.
Lantas, apakah Alexander Zwiers cukup kompeten untuk menjadi Dirtek sepak bola tanah air? Berikut IDN Times ulas profilnya agar kamu lebih mengelan Zwiers.
1. Mengawali karier kepelatihannya di SC Cambuur, dua dekade di level kelompok umur
Zwiers mengawali karier kepelatihannya di SC Cambuur pada 1998. Kala itu, Zwiers dipercaya untuk menjadi pelatih di akademi klub selama dua tahun, sekaligus menjadi asisten pelatih Cambuur U-19.
Zwiers hampir dua dekade berkutat di level kelompok umur. Setelah cabut dari Cambuur, Zwiers menjadi asisten pelatih Groningen U-17 (2001-2002), Groningen U-19 (2001-2002), dan Aspire Academy (2002-2005), Al Gharafa, hingga Al Ahli.
2. Di balik layar sejak 2012, tapi tetap fokus di sektor pembinaan
Pada 2012, Zwiers memulai petualangannya di balik layar. Pemilik lisensi AFC Pro itu menjadi Direktur Departemen Pembinaan Usia Muda di Chivas (2012-2013), Kairat Almaty (2013-2014), Shabab Al Ahli (2014-2015), Al Wahda (2015-2018), lalu Al Nasr SC (2018-2019).
Level Zwiers naik pada 2019. Itu setelah pria kelahiran 1975 tersebut ditunjuk sebagai Dirtek Federasi Sepak Bola Yordania (JFA). Dia menjabat hingga Juni 2025, sebelum akhirnya bergabung ke PSSI.
3. Pengaruhnya cukup besar di Yordania
Sebagai Dirtek JFA, Zwiers sukses memberi dampak signifikan bagi perkembangan sepak bola Yordania. Selama masa kerjanya, peringkat FIFA timnas senior meningkat pesat.
Ketika Zwiers mulai bertugas, Yordania ada di posisi 97 dunia. Saat ia meninggalkan JFA, tim itu sudah menembus peringkat 62.