PSG Beri Penghormatan untuk Mendiang Diogo Jota di Anfield

- Skuad PSG memberikan penghormatan emosional di luar Stadion Anfield untuk mengenang mendiang Diogo Jota dengan membawa bunga dan mengenakan busana serba hitam.
- Liverpool menghadapi laga hidup-mati melawan PSG di leg kedua perempat final Liga Champions setelah tertinggal agregat 0-2 dari pertandingan sebelumnya.
- Pelatih PSG, Luis Enrique, menegaskan timnya tetap waspada meski unggul, fokus meningkatkan efektivitas serangan, dan bertekad bermain menyerang di Anfield.
Jakarta, IDN Times - Suasana emosional menyelimuti markas Liverpool di Anfield jelang laga krusial Liga Champions 2025/26 melawan Paris Saint-Germain (PSG). Para pemain PSG terlihat memberikan penghormatan khusus untuk mengenang mendiang Diogo Jota yang wafat dalam sebuah kecelakaan lalu lintas beberapa waktu lalu.
Momen tersebut terekam dalam video yang diunggah jurnalis Fabrizio Romano melalui akun Instagram pribadinya (@fabriziorom). Dalam gambar tersebut, memperlihatkan skuad PSG berdiri hening di area luar stadion dengan membawa bunga sebagai simbol duka.
1. Skuad PSG beri penghormatan di area Anfield

Rombongan pemain PSG bersama staf pelatih tampak berbaris rapi di area taman peringatan di luar stadion Anfield. Mereka mengenakan busana serba hitam dan berdiri di depan sebuah pohon yang menjadi titik memorial untuk Diogo Jota.
Sejumlah bunga dan rangkaian mawar merah terlihat telah diletakkan di bawah pohon tersebut. Perwakilan PSG kemudian maju ke depan dan meletakkan mawar putih sebagai simbol penghormatan dan duka mendalam atas kepergian salah satu figur penting di kubu The Reds.
2. Laga krrusial di Anfield jadi penentu nasib Liverpool

Liverpool akan menjamu PSG pada leg kedua perempat final Liga Champions, Rabu (15/4/2026) dini hari.
Pertandingan ini menjadi laga hidup-mati bagi Liverpool setelah pada leg pertama mereka harus mengakui keunggulan PSG dengan skor 0-2.
Berdasarkan laporan The Athletic, PSG tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 74 persen serta melepaskan 18 tembakan, berbanding hanya tiga milik Liverpool.
3. Luis Enrique tetap waspada meski unggul

Pelatih PSG, Luis Enrique, mengaku belum puas meski timnya sukses meraih kemenangan 2-0 pada leg pertama. Ia menilai PSG tampil impresif dengan intensitas tinggi dan mampu mengendalikan permainan melawan salah satu klub terbaik di Eropa.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa efektivitas penyelesaian akhir masih perlu ditingkatkan. Enrique juga menyadari bahwa bertandang ke Anfield tidak akan menjadi laga yang mudah.
“Akan sangat sulit bermain di sana, kami akan sedikit menderita di pertandingan itu, tetapi mental kami tetap sama. Kami tidak berpikir untuk mempertahankan hasil, kami selalu bermain untuk menang dan kami harus memenangkan pertandingan ini,” ujar Enrique.


















