Bagi pencinta sepak bola, melihat tim nasional Jepang bertanding di panggung sebesar Piala Dunia selalu menyajikan drama yang bikin geleng-geleng kepala. Baru-baru ini, di laga pembuka kontra Timnas Belanda di Grup F Piala Dunia 2026, Senin (15/6/2026), yang digelar di Dallas Stadium, Texas, Amerika Serikat, skuad Samurai Biru sukses menahan imbang sang raksasa Eropa dengan skor ketat 2-2.
Menariknya, laga ini kembali menjadi panggung kejeniusan taktis sang pelatih, Hajime Moriyasu. Saat Jepang tertinggal, Moriyasu melakukan triple substitution alias memasukkan tiga pemain segar sekaligus di 15 menit terakhir babak kedua. Hasilnya instan! Skema menit akhir (late substitution) tersebut sukses berujung gol penyeimbang kedudukan dari Daichi Kamada.
Lantas, bagaimana strategi late sub Moriyasu begitu mematikan? Yuk, kita analisis!
