Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Raih Kemengan Perdana di UCL, Antonio Conte: Dortmund Penakut!

Raih Kemengan Perdana di UCL, Antonio Conte: Dortmund Penakut!
uefa.com
Share Article

Inter Milan akhirnya raih kemenangan perdana di fase grup Liga Champions musim ini. Nerazzurri sukses mengalahkan sang tamu, Dortmund dengan skor 2-0 pada Kamis dinihari (24/10). Dua gol tuan rumah diceploskan Lautaro Martinez (22') dan Antonio Candreva (89').

Hasil ini pun membuat sang pelatih Antonio Conte percaya diri dan menilai Dortmund ketakutan dengan cara bermain Inter Milan. Berikut kisahnya.

1. Inter Milan geser posisi Dortmund

uefa.com
uefa.com

Tergabung di grup F, yang merupakan salah satu grup neraka, Inter Milan kini mengantongi poin 4 dari 3 laga yang telah dilalui. Inter naik ke peringkat runner up, unggul head to head dari Dortmund yang miliki poin sama.

Sedangkan puncak klasemen masih ditempati Barcelona dengan 7 poin usai raih kemenangan 1-2 atas Slavia Praha. Dengan tiga laga tersisa, kesempatan Inter Milan untuk bisa lolos ke babak 16 besar masih belum bisa dipastikan.

Semua tim masih berpeluang lolos ke fase knock out. Jika Inter tak mau kejadian musim lalu terulang, kemenangan menjadi kewajiban di laga-laga berikutnya.

2. Conte: Dortmund takut dengan kami!

uefa.com
uefa.com

Di bawah asuhan Antonio Conte, Inter Milan memang mengalami kenaikan performa yang signifikan. Sang pelatih selalu mampu memotivasi anak asuhnya untuk bermain lebih menyerang dan all out.

Usai laga, ia pun sesumbar jika timnya ditakuti oleh sang lawan dalam laga semalam. Hal itu terbukti dengan berubahnya strategi Dortmund dengan memainkan lima bek sekaligus.  Meski begitu, Inter justru tetap mampu mencetak gol, bahkan tanpa kebobolan.

"Borussia Dortmund mengubah sistemnya dengan menaruh lima pemain di belakang, yang artinya mereka takut kepada kami dan ingin bermain dengan mengubah pendekatannya mirip seperti kami," ujar Conte.

"Kami telah mempersiapkan diri untuk menghadapi laga yang sangat sulit, namun kami bisa menyesuaikan diri dengan baik. Saat Dortmund mengubah kembali ke 4-2-3-1 usai jeda, kami menyesuaikan lagi untuk mengambil alih kontrol permainan," lanjutnya.

3. Bakal hadapi Parma di akhir pekan

twitter.com/Inter_en
twitter.com/Inter_en

Usai tumbangkan Dormund, Inter Milan harus segera fokus kembali ke liga domestik. Akhir pekan ini mereka akan menjamu tim papan tengah, Parma. Kemenangan menjadi harga mati bagi Conte jika tak mau semakin menjauh dari Juventus di papan klasemen.

Saat ini Inter hanya tertinggal satu angka dari sang pimpinan klasemen, sedangkan Parma ada di peringkat 8. Meski begitu, Inter tak boleh menganggap remeh sang lawan karena mereka sedang onfire. Dalam empat laga terakhir, Parma sukses raih 3 kemenangan dan satu kekalahan.

Mampukah Inter Milan kembali raih kemenangan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Ganjar Firmansyah
EditorGanjar Firmansyah

Related Articles

See More

Waspada Arsenal, PSG Bisa Turunkan Dembele dan Hakimi di Final Liga Champions

30 Mei 2026, 07:00 WIBSport