Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Raihan Terakhir Zambia di Piala Afrika per 2025, Tak Pernah Menang

ilustrasi sepak bola Afrika
ilustrasi sepak bola Afrika (unsplash.com/Jannik)
Intinya sih...
  • Zambia tersingkir di fase grup Piala Afrika 2013 dengan tiga hasil imbang
  • Zambia meraih 2 hasil imbang dan 1 kekalahan di fase grup Piala Afrika 2015
  • Zambia gagal menjadi salah satu tim peringkat ketiga terbaik di Piala Afrika 2023
  • Zambia tumpul di Piala Afrika 2025 dan finis di peringkat terbawah Grup A
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Zambia adalah salah satu negara yang pernah juara Piala Afrika. Timnas Zambia menjadi kampiun edisi 2012 yang digelar di Gabon dan Guinea Ekuatorial. Namun, setelah jadi juara, prestasi Zambia justru menurun drastis. Mereka hanya lolos ke empat edisi Piala Afrika dan kesulitan berprestasi.

Jangankan meraih prestasi, untuk sekadar lolos dari fase grup pun Zambia tak sanggup. Bahkan, tim berjuluk Chipolopolo itu tak sekali pun meraih kemenangan. Berikut ulasan empat penampilan terakhir Zambia di Piala Afrika, termasuk pada edisi 2025.

1. Zambia tersingkir di fase grup Piala Afrika 2013 dengan tiga hasil imbang

Zambia tampil di Piala Afrika 2013 dengan status juara bertahan. Mereka pun masuk pot 1 pada undian fase grup, alias menjadi salah satu unggulan pertama. Zambia tergabung di Grup C bersama Nigeria, Burkina Faso, dan Ethiopia.

Pada laga pertama, Zambia langsung meraih hasil mengecewakan. Mereka tertahan oleh Ethiopia yang merupakan unggulan terbawah di grup. Ethiopia saat itu baru tampil lagi di Piala Afrika setelah 31 tahun absen. Namun, mereka membuat kejutan dengan menahan Zambia 1-1 meski tertinggal lebih dulu.

Upaya Zambia untuk bangkit pada laga-laga berikutnya pun gagal. Mereka susah payah bermain imbang 1-1 dengan Nigeria, bahkan nyaris kalah. Pada laga penutup, Zambia hanya meraih hasil seri 1-1 dengan Burkina Faso. Dengan raihan hanya tiga poin, Zambia pun finis di peringkat ketiga klasemen Grup C dan tersingkir.

2. Zambia meraih 2 hasil imbang dan 1 kekalahan di fase grup Piala Afrika 2015

Di Piala Afrika 2015, Zambia masih menjadi salah satu tim unggulan juara. Mereka dijagokan melaju dari Grup B yang berisi Tunisia, Cape Verde, dan Republik Demokratik (RD) Kongo. Zambia sempat mencatat start apik pada laga pertama. Menghadapi RD Kongo, mereka hanya butuh 2 menit untuk unggul via gol Given Singuluma.

Sayangnya, gol cepat itu sia-sia karena Zambia akhirnya tertahan 1-1. Mereka kecolongan aksi Yannick Bolasie pada babak kedua hingga gagal menang. Zambia kemudian berhasil unggul lagi pada matchday kedua kontra Tunisia. Namun, Zambia kembali kebobolan gol balasan, bahkan dua kali hingga kalah 1-2.

Hasil seri 0-0 saat melawan Cape Verde pun memastikan langkah Zambia terhenti pada fase grup. Mereka finis sebagai juru kunci klasemen dengan hanya dua poin. Setelah itu, performa Zambia makin jeblok. Mereka gagal lolos ke tiga edisi Piala Afrika beruntun, yaitu 2017, 2019, dan 2021.

3. Zambia gagal menjadi salah satu tim peringkat ketiga terbaik di Piala Afrika 2023

Zambia baru tampil lagi di Piala Afrika pada edisi 2023. Namun, kali itu mereka tak lagi menjadi salah satu unggulan. Zambia hanya masuk pot 3 dan akhirnya tergabung di Grup F bareng Maroko, RD Kongo, dan Tanzania.

Zambia pun lagi-lagi gugur di fase grup tanpa kemenangan. Mereka finis di peringkat ketiga usai bermain imbang 1-1 dengan RD Kongo dan Tanzania serta dibekuk Maroko 0-1. Piala Afrika 2023 sebenarnya menyediakan tiket ke babak 16 besar untuk empat tim peringkat ketiga terbaik. Namun, Zambia bukanlah salah satunya.

4. Zambia tumpul di Piala Afrika 2025 dan finis di peringkat terbawah Grup A

Terbaru, Zambia gagal menang dan tersingkir di fase grup Piala Afrika 2025. Zambia sebenarnya sempat tampil heroik pada laga pertama Grup A kontra Mali. Mereka menyelamatkan satu poin berkat gol Patson Daka pada menit 92. Namun, Zambia justru melempem saat melawan tim terlemah di Grup A, Komoro, hingga hanya bermain imbang tanpa gol.

Kegagalan Zambia dipastikan pada matchday terakhir fase grup. Menantang tuan rumah Maroko, Zambia dihajar 0-3. Zambia pun finis di peringkat terbawah klasemen dengan 2 poin dan 1 gol. Itu adalah kali pertama mereka hanya mencetak satu gol di Piala Afrika sejak edisi 2002.

Setelah jadi juara pada 2012, prestasi Zambia di Piala Afrika jeblok. Hingga 2025, mereka selalu gugur di fase grup dan belum pernah meraih kemenangan lagi. Sampai kapan performa buruk Zambia di Piala Afrika akan berlanjut?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Sport

See More

Menilik Performa Rookie of The Year Moto3 dalam 5 Tahun Terakhir

02 Jan 2026, 06:22 WIBSport