3 Rekor Wael Mohya Bersama Borussia Moenchengladbach

- Wael Mohya, gelandang muda Borussia Moenchengladbach, menjalani musim debut 2025/2026 dengan sembilan penampilan dan satu gol sejak bergabung dengan akademi klub pada usia tujuh tahun.
- Pada usia 17 tahun 2 bulan 3 hari, Mohya mencetak gol debut melawan Bayern Munich dan menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah Borussia Moenchengladbach.
- Mohya juga memecahkan rekor sebagai pemain termuda Gladbach di Bundesliga dan di semua kompetisi, menandai langkah besar kariernya di usia belum genap 17 tahun.
Borussia Moenchengladbach memiliki talenta muda istimewa bernama Wael Mohya. Gelandang serang setinggi 1,79 meter ini memang tengah menjalani musim debutnya di tim utama pada 2025/2026. Mohya bergabung dengan klub pada 2016 saat masih berusia 7 tahun.
Per 9 Maret 2026, Mohya sudah membuat sembilan penampilan untuk Die Foehlen. Penggawa dengan nomor punggung 36 tersebut mampu mencetak satu gol. Berkat usia belianya, ada tiga rekor yang sejauh ini berhasil dipecahkan remaja yang lahir di Jerman pada 31 Desember 2008 itu.
1. Wael Mohya menjadi pencetak gol termuda Borussia Moenchengladbach
Wael Mohya mencetak gol debutnya untuk Borussia Moenchengladbach pada 6 Maret 2026. Ia membuat Gladbach memperkecil kekalahan dari Bayern Munich menjadi 1-4 pada laga pekan ke-25 Bundesliga Jerman 2025/2026 yang berlangsung di Allianz Arena. Mohya menuntaskan sebuah bola rebound dari hasil sontekan Fabio Chiarodia yang membentur tiang. Ia melakukannya pada menit 89, 5 menit setelah masuk ke lapangan untuk menggantikan Hugo Bolin.
Momen tersebut menasbihkan Moya sebagai pencetak gol termuda dalam sejarah Gladbach. Ia berusia 17 tahun 2 bulan 3 hari pada laga ini. Moya melewati Marco Villa yang berusia 18 tahun 1 bulan 19 hari ketika menyumbang satu gol dalam kemenangan 3-0 atas Hamburg di Bundesliga pada 6 September 1998. Mohya sendiri membuat gol perdananya pada penampilan yang kesebelas. Sementara, Villa mengukirnya pada penampilan yang kedua.
2. Wael Mohya merupakan pemain termuda Borussia Moenchengladbach di Bundesliga
Wael Mohya bermain di Bundesliga untuk pertama kalinya pada 13 Desember 2025. Ia masuk ke lapangan menggantikan Giovanni Reyna pada menit 57. Ketika itu, Borussia Moenchengladbach sudah tertinggal 1-3 dari Wolfsburg. Moya gagal menghadirkan inspirasi karena skor yang tidak lagi berubah hingga pertandingan selesai. Namun, ia tampil cukup impresif. FotMob mencatat, Mohya menyentuh bola 26 kali dan membuat 13 umpan sukses dari 14 percobaan. Ia melepaskan satu tembakan yang sayangnya terblok.
Mohya berusia 16 tahun 11 bulan 12 hari pada laga pekan ke-14 Bundesliga 2025/2026 yang berlangsung di Stadion im Borussia-Park tersebut. Itu membuatnya menjadi pemain termuda Gladbach sepanjang sejarah Bundesliga. Mohya melewati Marko Marin yang berusia 18 tahun 18 hari ketika bermain sebagai pengganti selama 27 menit saat Glabadch imbang 1-1 dengan Eintracht Frankfurt di tempat yang sama pada 31 Maret 2007. Sebagai catatan, Marin membuat assist untuk gol penyama kedudukan yang dicetak Federico Insua pada menit 89.
3. Wael Mohya menjadi pemain termuda sepanjang sejarah Borussia Moenchengladbach
Tidak hanya di Bundesliga, Wael Mohya sejatinya merupakan pemain termuda dalam sejarah Borussia Moenchengladbach di semua kompetisi. Ia bermain bersama tim utama Gladbach untuk pertama kalinya pada 28 Oktober 2025. Saat itu, Gladbach bertemu Karlsruher SC di Stadion im Borussia-Park untuk melakoni ronde kedua DFB-Pokal 2025/2026. Mereka menang 3-1. Mohya masuk ke lapangan pada menit 90+2 ketika skor sudah seperti itu. Ia menggantikan Haris Tabakovic.
Mohya berusia 16 tahun 9 bulan 27 hari pada pertandingan tersebut. Ia jauh lebih muda dari Karlheinz Pflipsen yang mengukir debutnya bersama skuad senior Gladbach pada 17 Agustus 1988 ketika berumur 17 tahun 9 bulan 17 hari. Pflipsen mulai bermain pada awal babak kedua usai menggantikan Erik Willaarts. Gladbach kalah 1-2 dari Schalke pada laga ulangan ronde pertama DFB-Pokal 1988/1989 yang berlangsung di Stadion im Borussia-Park ini.
Tiga rekor di atas mengindikasikan Mohya sebagai bintang masa depan Gladbach. Menarik untuk menanti apakah Mohya bisa memenuhi ekspektasi tersebut atau malah masuk kategori talenta muda yang layu sebelum mekar.


















