Setelah 2022, Semifinal Liga Champions Menjauh Dari Liverpool

- Liverpool gagal ke semifinal Liga Champions 2025/26 setelah dikalahkan PSG di perempat final, memperpanjang tren buruk empat musim terakhir tanpa mencapai babak tersebut.
- Antara 2018 hingga 2022, Liverpool tiga kali menembus semifinal dan sempat menjadi juara pada musim 2018/19, namun performa itu tak berlanjut di musim-musim berikutnya.
- Kegagalan di Liga Champions melengkapi musim tanpa trofi bagi Liverpool, karena mereka juga tersingkir dari Piala FA, Carabao Cup, dan hanya bersaing untuk posisi empat besar Premier League.
Jakarta, IDN Times - Sempat ada masa, antara 2018 sampai 2022, Liverpool begitu dekat dengan semifinal Liga Champions. Masa itu, mereka masih menakutkan sebagai sebuah tim.
Namun, dalam empat musim terakhir, semifinal jadi tempat yang jauh bagi mereka.
Terbaru, Liverpool gagal melangkah ke semifinal usai kalah dari Paris Saint-Germain (PSG) dalam leg kedua perempat final Liga Champions 2025/26, Rabu (15/4/2026) dini hari WIB. Mereka kembali gagal ke semifinal.
1. Kapan terakhir kali Liverpool mencicipi semifinal
Dalam kurun waktu 2018 sampai 2022, Liverpool rutin melaju ke semifinal. Tercatat, mereka lolos ke babak tersebut sebanyak tiga kali, yakni pada 2017/18, 2018/19, dan 2021/22.
Dari tiga keberhasilan ke semifinal itu, dua di antaranya berakhir sebagai runner-up. Sementara pada 2018/19, Liverpool keluar sebagai juara Liga Champions.
2. Kebiasaan yang hilang
Selepas jadi runner-up pada 2021/22, kebiasaan Liverpool lolos ke semifinal hilang. Total dalam tiga gelaran Liga Champions terakhir pada 2022/23, 2024/25, dan kini 2025/26, mereka selalu gagal melaju ke semifinal.
Kebiasaan buruk itu bahkan menular ke Liga Europa. Di musim 2023/24, Liverpool juga urung melaju ke semifinal Liga Europa usai kalah dari Atalanta di perempat final.
3. Liverpool tanpa trofi musim ini
Seiring kegagalan ke semifinal Liga Champions 2025/26, Liverpool dipastikan tanpa trofi musim ini. Sebab, di ajang-ajang lain, Liverpool juga sudah tumbang.
Selain di Liga Champions, Liverpool gugur di Piala FA dan Carabao Cup. Sedangkan di Premier League, posisi empat besar jadi sesuatu yang maksimal bisa mereka kejar musim ini, bukan gelar juara laiknya musim lalu.

















