Jakarta, IDN Times - Kiper Cape Verde, Vozinha, menampilkan performa impresif saat menghadapi Spanyol dalam penyisihan Grup H Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, Amerika Serikat, Senin (15/6/2026) malam WIB. Dia sukses melakukan sederet penyelamatan gemilang, membantu Cape Verde menahan imbang Spanyol tanpa gol di laga tersebut.
Kiper berusia 40 tahun itu menorehkan tujuh penyelamatan penting sepanjang laga kontra Spanyol, dengan tiga di antaranya diving saves. Kemudian, dia melakukan enam penyelamatan di dalam kotak penalti. Sofascore mencatat, Vozinha membukukan rataan pencegahan gol hingga 1,46. Selain itu, Vozinha juga menorehkan 29 operan sukses dari 42 percobaan untuk membantu tim keluar dari tekanan.
Squawka melansir, Vozinha sebagai kiper keempat dalam tiga edisi Piala Dunia terakhir yang mampu mencatat tujuh atau lebih penyelamatan sekaligus demi mencetak clean sheet, menyusul Guillermo Ochoa (sembilan penyelamatan pada 2018 melawan Jerman), Patrick Beach (delapan penyelamatan pada 2026 melawan Turki), dan Devis Epassy (tujuh penyelamatan pada 2022 melawan Brasil).
Dilansir 433, Vozinha merayakan performa gemilangnya dengan tangis haru. Usai laga, dia menepi dari lapangan, memeluk staf serta rekan setimnya, hingga menangis. Momen ini patut disyukuri oleh Vozinha, karena perjalanan kariernya yang tak biasa.
Di usia 25 tahun, Vozinha baru memulai karier sebagai pesepak bola profesional. Bahkan, dia saat ini cuma main di kompetisi kasta kedua Portugal bersama Chavez. Torehan tersebut tentu bukan hal yang wajar buat seorang kiper di Piala Dunia. Vozinha merupakan salah satu pemain yang luar biasa karena mampu menahan sejumlah tembakan dan aksi para bintang Spanyol.
