Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Target Ambisius Enrique: Bawa PSG Hat-trick Gelar Liga Champions
Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, jelang Piala Super Eropa (AFP / Franck Fife)
  • PSG meraih Piala Super Eropa 2026 setelah menang 2-1 atas Aston Villa di Red Bull Arena Salzburg.
  • Luis Enrique menjadikan gelar tersebut sebagai modal PSG menghadapi musim 2026/27 dan membidik Liga Champions ketiga secara beruntun.
  • Enrique menilai kerja keras, mentalitas skuad, daya juang pemain, dan dukungan suporter membantu PSG meraih trofi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mampukah PSG meraih Liga Champions ketiga beruntun?
Vote Now
Tiga tahun lalu

Enrique mengatakan banyak orang menilai timnya terlalu muda pada masa awal pembentukan skuad PSG.

13/8/2026

PSG mengalahkan Aston Villa 2-1 di Red Bull Arena Salzburg untuk meraih Piala Super Eropa 2026.

kini

PSG sejajar dengan Ajax Amsterdam, AC Milan, dan Real Madrid sebagai tim yang mengangkat trofi tersebut secara back-to-back.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mampukah PSG meraih Liga Champions ketiga beruntun?
Vote Now
  • What?
    PSG meraih Piala Super Eropa 2026 setelah menang 2-1 atas Aston Villa.
  • Who?
    Paris Saint-Germain, Luis Enrique, Aston Villa, Khvicha Kvaratskhelia, dan Desire Doue terlibat dalam laga tersebut.
  • Where?
    Laga berlangsung di Red Bull Arena Salzburg.
  • When?
    Kamis dini hari WIB, 13/8/2026.
  • Why?
    Luis Enrique menganggap gelar itu sebagai modal untuk mengarungi musim 2026/27 dan mengejar Liga Champions ketiga secara beruntun.
  • How?
    PSG membekuk Aston Villa 2-1 melalui gol Khvicha Kvaratskhelia pada menit ke-20 dan Desire Doue pada menit ke-61.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mampukah PSG meraih Liga Champions ketiga beruntun?
Vote Now

PSG menang 2-1 melawan Aston Villa dan membawa pulang Piala Super Eropa 2026. Luis Enrique adalah pelatih PSG. Ia ingin timnya menang Liga Champions untuk ketiga kali berturut-turut. Pemain PSG belum sepenuhnya fit, tetapi mereka tetap bermain maksimal dan menunjukkan karakter timnya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mampukah PSG meraih Liga Champions ketiga beruntun?
Vote Now

Gelar Piala Super Eropa memberi PSG modal memasuki musim 2026/27, sejalan dengan target Luis Enrique untuk mempertahankan ambisi di Liga Champions. Kemenangan ini juga memperlihatkan pemain tetap mampu tampil maksimal meski kondisi fisik belum sepenuhnya fit, sementara mentalitas skuad dan dukungan suporter dinilai menjaga standar tim.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mampukah PSG meraih Liga Champions ketiga beruntun?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, menganggap gelar Piala Super Eropa 2026 sebagai modal berharga untuk mengarungi musim 2026/27. Ada target ambisius yang sedang diincar skuad berjuluk Les Parisiens tersebut.

Gelar itu didapat PSG setelah membekuk Aston Villa dengan skor tipis 2-1, di Red Bull Arena Salzburg, Kamis dini hari WIB (13/8/2026). Gol kemenangannya lahir dari kaki Khvicha Kvaratskhelia (20') dan Desire Doue (61').

1. Pasang target hat-trick Liga Champions

Kemenangan atas Villa menjadikan PSG tim keempat dalam sejarah yang mampu mengangkat trofi tersebut secara back-to-back. Mereka kini sejajar dengan Ajax Amsterdam (1973 dan 1974), AC Milan (1989 dan 1990), serta Real Madrid (2016 dan 2017).

Selanjutnya, Enrique membidik status yang lebih prestisius. Juru taktik asal Spanyol itu ingin membawa PSG untuk menirukan Bayern, Ajax, dan Madrid yang berhasil menjuarai Liga Champions tiga kali secara beruntun.

"Mentalitas kami saat ini adalah mencoba memenangkan Liga Champions untuk ketiga kalinya secara beruntun. Kami harus ambisius dan percaya bahwa kami bisa melakukannya. Ini memang akan sangat sulit, kami tidak boleh puas diri, tetapi itu jelas menjadi target utama kami," kata Enrique dikutip dari laman resmi UEFA.

2. Kerja keras yang membuahkan hasil

Perjalanan PSG menjadi penguasa Eropa tidak diraih dengan mudah. Enrique mengenang masa-masa awal pembentukan skuadnya, ketika banyak pihak yang memandang sebelah mata arah kebijakan transfer PSG karena didominasi pemain muda.

"Saya tahu betapa sulitnya membawa pulang trofi, terutama di klub dengan dahaga juara yang tinggi. Tiga tahun lalu semua orang mengatakan tim saya terlalu muda, dan kami telah membuktikan sebaliknya. Kami masih harus memperbaiki beberapa hal dan memahami kelemahan kami, namun saya sangat bahagia melatih tim dengan mentalitas yang luar biasa ini," ucap Enrique.

3. Enrique puji daya juang PSG

Sebelum memperjuangkan ambisi tersebut, PSG masih memiliki pekerjaan rumah yang perlu dituntaskan. Kondisi fisik para pemain belum fit sepenuhnya, namun Enrique terkesan dengan daya juang yang tak luntur.

"Kami tahu sebelum pertandingan bahwa ini akan menjadi laga yang sulit. Namun, para pemain mampu tampil maksimal karena mereka menunjukkan karakter aslinya. Kami mungkin belum dalam kondisi fisik terbaik, namun ini adalah bukti nyata dari DNA kami dan peran suporter yang terus membantu kami meraih trofi serta menjaga standar tetap tinggi," ucap Enrique.

Yuk, pilih pendapatmu tentang target PSG

Mampukah PSG meraih Liga Champions ketiga beruntun?

See More

Curated For You

Editorial Team

Related Article