Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pelajaran dari Bandung: Persija Akui Kuatnya Pertahanan Persib

Pelajaran dari Bandung: Persija Akui Kuatnya Pertahanan Persib
Pelatih Persija, Mauricio Souza. (Dok. Persija)
Intinya Sih
  • Mauricio Souza mengakui kekuatan utama Persib Bandung terletak pada pertahanan solid dan kemampuan serangan balik yang efektif di Super League 2025/26.
  • Souza menegaskan Persija tidak akan mengulangi kesalahan pada pertemuan pertama, termasuk kebobolan cepat dan bermain dengan sepuluh pemain.
  • Pelatih Persija itu menyayangkan laga kontra Persib tidak digelar di Jakarta karena kualitas rumput SUGBK dinilai lebih mendukung gaya permainan timnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengaku sudah mengantongi pelajaran dari kekalahan timnya lawan Persib Bandung di putaran pertama Super League 2025/26 lalu.

Dari hasil analisisnya, Souza menemukan beberapa kekuatan Persib yang harus diwaspadai. Salah satunya adalah pertahanan kuat, yang pernah Persija rasakan juga di Bandung.

1. Aspek pertahanan Persib sangat kuat

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza dalam konferensi pers usai laga melawan Persebaya di SUGBK
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza dalam konferensi pers usai laga melawan Persebaya di SUGBK (IDN Times/Margith Damanik)

Souza menyebut, dari hasil pengamatannya, sejauh ini Persib lebih banyak main bertahan di liga. Berbekal pertahanan kuat ini, mereka juga memiliki serangan balik yang tangguh.

"Mereka memiliki pertahanan yang sangat kuat. Aspek pertahanan mereka sangat tangguh. Mereka adalah tim yang lebih banyak bertahan daripada menyerang," kata Souza kepada awak media.

2. Tidak akan mengulangi kesalahan di pertemuan pertama

Persib vs Persija di Stadion GBLA
Persib vs Persija di Stadion GBLA. (Dok. Persija)

Souza berjanji, dalam laga nanti, Persija tak akan mengulangi kesalahan seperti di Bandung. Ketika itu, mereka kebobolan lebih dulu, serta harus bermain dengan 10 orang dalam kondisi tertinggal.

"Pertandingan pertama itu sebenarnya sangat seimbang. Pada satu-satunya peluang yang didapatkan Bandung, mereka berhasil mencetak gol karena kesalahan kami. Lalu, ada kartu merah juga di babak kedua," kata Souza.

3. Souza sesalkan tak bisa main di Jakarta

Persib vs Persija di Stadion GBLA
Persib vs Persija di Stadion GBLA. (Dok. Persija)

Lebih lanjut, Souza , menyesalkan laga lawan Persib tak digelar di Jakarta. Apalagi, kualitas rumput SUGBK yang ciamik sangat membantu Persija dalam menerapkan pola permainan mereka.

"Tentu saja kami sangat menyesal pertandingan Persija lawan Persib dipindah dari Jakarta. Padahal sangat penting bagi Persija untuk bermain di hadapan suporter kami. Dan di lapangan, ya, GBK jauh lebih baik daripada lapangan tempat kita akan bermain nanti (Segiri)," kata Souza.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Related Articles

See More