Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Pemain Prancis dengan Gaji Tertinggi di Serie A 2025/2026

5 Pemain Prancis dengan Gaji Tertinggi di Serie A 2025/2026
potret suporter Prancis (unsplash.com/dorianhurst)
Intinya Sih
  • Adrien Rabiot dan Christopher Nkunku menjadi pemain Prancis dengan gaji tertinggi di Serie A 2025/2026, masing-masing menerima Rp3,6 miliar per pekan bersama AC Milan.
  • Marcus Thuram, Maxence Caqueret, dan Mike Maignan melengkapi daftar lima besar dengan gaji antara Rp2,5–2,9 miliar per pekan berkat kontribusi penting mereka di klub masing-masing.
  • Tingginya bayaran para pemain Prancis menunjukkan besarnya pengaruh mereka dalam persaingan Serie A 2025/2026 serta kepercayaan klub Italia terhadap kualitas talenta asal Prancis.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Persaingan di Serie A Italia 2025/2026 tidak hanya terjadi di atas lapangan, tetapi juga tercermin dari besarnya gaji pemain. Para klub berani merogoh kocek dalam-dalam untuk menggaji pemainnya, tidak terkecuali bagi para pemain Prancis. Bayaran selangit ini menjadi bukti betapa vitalnya peran mereka dalam tim. Hingga 8 Mei 2026, berikut lima pemain Prancis dengan gaji tertinggi di Serie A 2025/2026.

1. Adrien Rabiot (Rp3,6 miliar) diandalkan di lini tengah AC Milan

Adrien Rabiot memulai babak baru dalam karier sepak bolanya setelah bergabung dengan AC Milan pada bursa transfer musim panas 2025. Pemain yang berposisi sebagai gelandang ini didatangkan dari Olympique Marseille dengan biaya transfer 7 juta euro atau Rp142 miliar. Rabiot sudah tidak asing dengan atmosfer Serie A karena ia pernah membela Juventus pada 2019–2024.

Rabiot memiliki kemampuan untuk dimainkan di berbagai posisi di lini tengah. Tidak butuh waktu lama, pemain berusia 31 tahun ini langsung menjadi andalan bagi Rossoneri. Hingga saat ini, dirinya telah mencatatkan 29 penampilan dengan mengemas 6 gol dan 5 assist. Tiap pekannya Rabiot menerima bayaran sebesar 178 ribu euro atau Rp3,6 miliar.

2. Christopher Nkunku (Rp3,6 miliar) tidak selalu menjadi pilihan utama AC Milan

Setelah 2 musim berseragam Chelsea, Christopher Nkunku memutuskan untuk hijrah ke Italia dengan memperkuat AC Milan pada musim panas 2025. Biaya kepindahannya saat itu mencapai 37 juta euro atau Rp753 miliar. Selain itu, AC Milan juga harus mengeluarkan biaya besar untuk menggaji Nkunku. Pemain berusia 28 tahun ini menerima 178 ribu euro atau Rp3,6 miliar per pekan. 

Kehadiran Nkunku diharapkan mampu memberikan opsi di lini depan AC Milan. Namun, dirinya tidak selalu menjadi pilihan utama. Ia kerap dimasukkan pada babak kedua untuk memberikan penyegaran. Sejauh ini, Nkunku bermain dalam 32 pertandingan dengan mencetak 6 gol dan 3 assist.

3. Marcus Thuram (Rp2,9 miliar) memberikan kontribusi gol bagi Inter Milan

Inter Milan merekrut Marcus Thuram pada musim panas 2023. Ia diboyong dengan status bebas transfer setelah kontraknya bersama Borussia Moenchengladbach berakhir. Meski bermain di Italia menjadi pengalaman baru bagi dirinya, Thuram tidak membutuhkan banyak waktu untuk beradaptasi. Pada musim perdananya berseragam Nerazzurri, pemain berusia 28 tahun tersebut langsung mempersembahkan scudetto.

Thuram menjadi salah satu senjata Inter Milan dalam membongkar pertahanan lawan. Pemain yang berposisi sebagai striker ini mampu berkontribusi dengan gol yang ia cetak. Thuram telah mengoleksi 51 gol dari 138 penampilan di semua ajang. Tidak heran jika saat ini dirinya mendapatkan gaji sebesar 147 ribu euro atau Rp2,9 miliar per pekan.

4. Maxence Caqueret (Rp2,6 miliar) menjadi sosok sentral di lini tengah Como

Maxence Caqueret merupakan pemain jebolan akademi Olympique Lyon. Ia sempat berkiprah cukup lama bersama tim senior Lyon. Pada Januari 2025, Caqueret mencoba tantangan baru dengan menerima pinangan Como 1907. Untuk menebus Caqueret, Como harus mengeluarkan biaya transfer sejumlah 15 juta euro atau Rp305 miliar.

Caqueret segera menjadi sosok sentral di lini tengah I Lariani. Pemain berusia 26 tahun tersebut telah bermain dalam 51 pertandingan. Dari seluruh penampilan tersebut, dirinya turut berkontribusi dengan mencetak 4 gol dan 8 assist. Kini, bayaran Caqueret mencapai 128 ribu euro atau Rp2,6 miliar per pekan.

5. Mike Maignan (Rp2,5 miliar) tidak tergantikan sebagai kiper utama AC Milan

Selain Adrien Rabiot dan Christopher Nkunku, pemain AC Milan lainnya yang masuk dalam daftar ini adalah Mike Maignan. Pemain berusia 30 tahun ini berposisi sebagai kiper. Ia didatangkan Rossoneri pada musim panas 2021 sebagai pengganti Gianluigi Donnarumma di bawah mistar gawang. Tiap pekannya, Maignan memperoleh gaji sebesar 123 ribu euro atau Rp2,5 miliar.

Peran Maignan sebagai kiper utama AC Milan hampir tidak tergantikan oleh pemain lain. Dirinya telah mencatatkan 201 penampilan dengan torehan 74 clean sheet. Selain itu, Maignan juga berhasil mempersembahkan trofi Serie A 2021/2022 dan Piala Super Italia 2024/2025.

Kehadiran para pemain dengan gaji selangit ini membuktikan bahwa talenta asal Prancis masih menjadi primadona di kasta tertinggi Italia. Mereka memberikan warna tersendiri bagi dinamika persaingan Serie A 2025/2026. Dengan gaji yang diterima, mereka diharapkan dapat memberikan kontribusi maksimal di timnya masing-masing.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Related Articles

See More