Jakarta, IDN Times - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyebut saat ini federasi tengah mempersiapkan generasi Timnas Indonesia yang siap bersaing di kancah internasional. Setidaknya, ini bisa terwujud pada 2030.
"Karena itu, kami ingin mempercepat proses pembangunan ini agar Indonesia bisa bersaing lebih baik pada 2030 dan seterusnya," kata Erick dalam acara Indonesia Summit 2026 bertema Gen Z and the Future of Indonesian Football di The Tribrata, Jakarta Selatan, Rabu (17/6/2026).
Erick melihat, talenta Timnas sekarang sedang melimpah. Mereka punya rentetan pemain diaspora berkualitas di berbagai kelompok usia, seperti Jay Idzes dan Mathew Baker.
Kemudian ada generasi U-19 yang sempat juara Piala AFF 2024 bersama Indra Sjafri. Jangan lupakan generasi Rizky Ridho dan Beckham Putra yang sekarang sudah memasuki usia matang.
Meski begitu, Erick sadar generasi ini masih harus diolah. Sebab, ada masalah genetik yang jadi penghalang bagi Indonesia untuk maju, dan masalah itu harus segera memiliki solusi.
"Artinya, kalau kita hanya puas dengan pencapaian sekarang, atau justru terlalu sibuk memperdebatkan hasil kemarin, maka pada 2030 kita bisa menyesal karena negara lain sudah melangkah lebih jauh," ujar Erick.
IDN menggelar Indonesia Summit 2026, sebuah konferensi independen yang khusus diselenggarakan untuk dan melibatkan generasi Milenial dan Gen Z di Tanah Air. Dengan tema "The Next Us: Indonesia's Leap in the Algorithmic Age". IS 2026 bertujuan membentuk dan membangun masa depan Indonesia dengan menyatukan para pemimpin dan tokoh nasional dari seluruh nusantara.
IS 2026 diadakan di Tribrata Dharmawangsa, Jakarta, pada 17-18 Juni 2026. Dalam IS 2026, IDN juga meluncurkan Indonesia Millennial and Gen-Z Report 2027.
Survei ini dikerjakan oleh IDN Research Institute. Melalui survei ini, IDN Media menggali aspirasi dan DNA Milenial dan Gen Z, apa nilai-nilai yang mendasari tindakan mereka. Survei ini menjangkau responden Milenial dan Gen Z di sembilan wilayah di Indonesia, antara lain Sumatra Utara, Kepulauan Riau, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jakarta Timur, Kalimantan, dan Sulawesi.
