6 Turnamen Jordan Henderson Bersama Inggris sebelum Piala Dunia 2026

- Jordan Henderson kembali dipanggil ke skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026 oleh Thomas Tuchel meski performanya di Brentford naik turun, berkat pengalaman dan kepemimpinannya.
- Sejak debut di 2010, Henderson telah tampil dalam enam turnamen besar bersama Inggris, mulai dari Euro 2012 hingga Piala Dunia 2022 dengan kontribusi bervariasi di tiap edisi.
- Piala Dunia 2026 akan menjadi turnamen mayor ketujuh bagi Henderson yang kini berusia 35 tahun, mengoleksi 89 caps serta dikenal sebagai sosok pemimpin penting di ruang ganti.
Jordan Henderson menjadi salah satu nama yang mencuri atensi di skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026. Pemanggilannya oleh Thomas Tuchel selaku pelatih menimbulkan perdebatan. Ini tidak terlepas dari performanya yang naik turun bersama Brentford pada 2025/2026.
Kendati demikian, Henderson dipanggil berkat pengalaman dan kualitas kepemimpinannya. Gelandang berusia 35 tahun ini juga telah terbukti tampil menjanjikan bersama Inggris sejak debutnya pada 2010 lalu. Piala Dunia 2026 menjadi turnamen mayor ketujuh yang akan diikutinya.
1. Euro 2012 menjadi panggung internasional pertama Jordan Henderson
Jordan Henderson mengikuti turnamen mayor pertamanya di Euro 2012. Kala itu, ia merupakan gelandang muda potensial bersama Liverpool. Pada musim 2011/2012, ia tampil dalam 48 laga dengan sumbangsih 2 gol dan 3 assist. Ia turut membantu Liverpool menjuarai Piala Liga Inggris. Dengan performa ini, Roy Hodgson selaku pelatih inggris saat itu memanggilnya.
Namun, kontribusinya tidak terlalu banyak dengan hanya bermain dua kali sebagai pemain pengganti. Ia total bermain di atas lapangan selama 39 menit. Faktor ketatnya persaingan membuatnya minim aksi. Ada nama-nama legendaris macam Steven Gerrard, Frank Lampard, hingga Gareth Barry. Secara tim, Inggris terhenti di perempat final setelah kalah adu penalti kontra Italia.
2. Jordan Henderson debut di Piala Dunia bersama Inggris pada 2014
Jordan Henderson untuk pertama kalinya membela Inggris di Piala Dunia 2014. Saat itu, performanya makin matang dengan menjadi andalan Liverpool pada 2013/2014. Ia membantu tim bersaing dalam perebutan juara Premier League meski gagal pada akhir musim. Ia total memainkan 40 laga dengan sumbangsih 5 gol dan 7 assist pada musim tersebut.
Dengan performa tersebut, Roy Hodgson kembali memanggilnya. Henderson memainkan dua laga sebagai starter ketika melawan Italia dan Uruguay. Namun, Inggris menelan kekalahan dalam dua laga tersebut. Ini mengakibatkan The Three Lions gagal lolos ke fase gugur dan tersingkir di Piala Dunia 2014. Pada edisi ini, Henderson tak mampu berbuat banyak.
3. Di Euro 2016, Jordan Henderson hanya dipercaya bermain sekali
Inggris mengikuti Euro 2016 dengan Sam Allardyce sebagai pelatih. Jordan Henderson kembali dipercaya masuk skuad. Namun, kontribusinya minim meski diandalkan bersama Liverpool pada 2015/2016. Faktor cedera membuatnya tak banyak mendapatkan kesempatan.
Kondisi tersebut membuat Henderson harus rela berada di bangku cadangan. Ia baru bermain pada laga ketiga fase grup ketika Inggris melawan Slovakia dengan hasil akhir tanpa gol. Pada babak 16 besar, ia tidak bermain saat Inggris tersingkir setelah kalah 1–2 dari Islandia.
4. Jordan Henderson mulai diandalkan di lini tengah Inggris ketika Piala Dunia 2018
Inggris berganti pelatih setelah kegagalan di Euro 2016 dengan menunjuk Gareth Southgate. Di bawah arahan juru taktik 55 tahun ini, Jordan Henderson menjadi tumpuan di lini tengah. Konsistensi yang diperlihatkannya bersama Liverpool pada 2017/2018 membuatnya dipanggil.
Tercatat, Henderson memainkan 5 dari 7 laga yang dilakoni Inggris. Bertugas sebagai gelandang bertahan, ia mampu membantu Inggris melaju hingga semifinal. Sayangnya, Inggris belum berhasil ke final setelah kalah 1-2 dari Kroasia. Pada perebutan tempat ketiga, Henderson berada di bangku cadangan ketika Inggris kalah 1-2 dari Belgia.
5. Jordan Henderson mampu membawa Inggris ke final Euro 2020
Jordan Henderson kembali masuk skuad Inggris untuk Euro 2020. Namun, penyelenggaraan saat itu berlangsung pada 2021 setelah penundaan adanya COVID-19. Henderson tetap dibawa meski pada 2020/2021 kerap absen bersama Liverpool karena cedera.
Gareth Southgate memercayai sebagai pemimpin di luar lapangan. Dalam permainan, Henderson bermain lima kali mulai dari laga terakhir fase grup hingga final. Namun, dirinya mayoritas masuk sebagai pemain pengganti. Meski membantu Inggris mencapai final, ia belum mampu membawa tim juara setelah kalah adu penalti dari Italia dengan skor 3-4.
6. Di Piala Dunia 2022, Jordan Henderson mengantarkan Inggris mencapai perempat final
Jordan Henderson mengikuti Piala Dunia ketiganya bersama Inggris pada 2022. Kala itu, turnamen digelar pada pertengahan musim 2022/2023. Beruntungnya, Henderson dalam kondisi terbaiknya meski sempat diragukan keikutsertaannya di skuad Inggris.
Sang gelandang melewatkan laga pertama fase grup kontra Iran. Henderson baru bermain sebagai pemain pengganti selama 21 menit ketika Inggris bertarung kontra Amerika Serikat. Setelah itu, ia selalu starter hingga perempat final. Sayangnya, Inggris tersingkir lebih cepat setelah menelan kekalahan dari Prancis dengan skor 1-2. Henderson total bermain empat kali di Piala Dunia 2022.
Setelah absen di Euro 2024, Jordan Henderson kembali ke skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026. Meski diragukan, kehadirannya dibutuhkan karena pengalaman matangnya. Ia sudah mengoleksi 89 caps dengan 3 gol dan 11 assist. Kendati belum tentu starter, kualitasnya sebagai pemimpin dibutuhkan Thomas Tuchel untuk membantu Inggris kompetitif.

















