Vitinha Tolak Real Madrid, Tetap Betah di PSG

- Vitinha menegaskan tidak tertarik meninggalkan PSG meski diminati Real Madrid, menyebut keputusan pindah saat ini sebagai langkah yang tidak masuk akal bagi kariernya.
- Ia merasa sangat nyaman dan dihargai di Paris, mendapat dukungan besar dari klub, rekan setim, serta lingkungan positif yang membuat keluarganya betah tinggal di kota tersebut.
- Sejak bergabung pada 2022, Vitinha jadi andalan lini tengah PSG di bawah Luis Enrique dan telah memperpanjang kontrak hingga 2029 sebagai bagian proyek jangka panjang klub.
Jakarta, IDN Times - Gelandang Paris Saint-Germain (PSG), Vitinha menegaskan tidak tertarik meninggalkan klub dalam waktu dekat. Perrnyataan itu membuat klub yang meminantinya, Real Madrid, gigit jari.
Nama Vitinha sempat dikaitkan dengan Madrid, setelah tampil konsisten di Ligue 1. Namun, pemain asal Portugal itu memastikan Paris masih menjadi tempat terbaik untuk melanjutkan kariernya.
Pernyataan tersebut disampaikan Vitinha saat tampil dalam program televisi Portugal Soltinhos pelo Mundo di Canal 11, Kamis (5/3/2026).
Dalam wawancara tersebut, Vitinha bahkan menyebut keputusan meninggalkan PSG saat ini sebagai langkah yang tidak masuk akal.
1. Vitinha: Akan bodoh jika saya pergi!
Rumor soal masa depan Vitinha muncul seiring performanya yang kian menonjol di PSG.
Beberapa klub top Eropa, termasuk Real Madrid, dikabarkan memantau gelandang berusia 26 tahun tersebut. Namun Vitinha langsung menepis kemungkinan pindah.
“Akan sangat bodoh bagi saya untuk pergi. Saya tidak berpikir itu akan menjadi hal terbaik bagi saya," ujar Vitinha.
Menurutnya, PSG tetap menjadi tempat paling ideal untuk mengembangkan karier sepak bolanya. Alhasil, harapan Madrid pun sirna,
2. Vitinha betah di PSG dan merasa dihargai
Vitinha mengaku sangat nyaman di Paris Saint-Germain. Ia merasakan dukungan besar dari klub, rekan setim, dan penggemar PSG.
"Saya merasa sangat baik di PSG. Saya merasa orang-orang sangat menghargai saya dan saya sudah mendapatkan kasih sayang itu." kata Vitinha.
Kehidupan pribadinya juga mendukung keputusan bertahan. Lingkungan positif di Paris membuat keluarganya nyaman tinggal di kota itu.
"Saya suka berada di sini keluarga saya juga. Tim ini luar biasa dan pelatihnya juga luar biasa.” beber pemain berusia 26 tahun itu.
Kondisi ini membuat Vitinha tidak melihat alasan untuk pindah ke klub lain.
3. Jadi pilar penting PSG di lini tengah
Sejak bergabung pada 2022, Vitinha berkembang menjadi salah satu pemain paling vital di lini tengah PSG.
Ia diboyong dari klub Portugal dengan biaya transfer sekitar 40 juta euro. Di bawah asuhan pelatih Luis Enrique, perannya semakin menonjol dalam mengatur ritme permainan tim.
Melihat performanya, presiden klub Nasser Al-Khelaifi memperpanjang kontraknya hingga 2029.
Langkah ini menegaskan PSG ingin menjadikan Vitinha bagian dari proyek jangka panjang klub. Dengan kontrak panjang dan peran kunci di tim, pemain timnas Portugal ini tampaknya belum memiliki rencana meninggalkan Paris dalam waktu dekat.


















