5 Alasan Fitur Backward Compatibility di Xbox Series X/S Ungguli PS5

Xbox Series X/S mendukung game dari Xbox 2001, Xbox 360, dan Xbox One, memberi akses lintas tiga generasi serta memperluas fitur tersebut ke PC.
Hampir 4.000 game kompatibel tersedia di Xbox Series X/S, dengan sejumlah judul lama turut mendapat peningkatan visual dan frame rate.
PS5 berfokus pada sekitar 99 persen game PS4; game klasik tersedia lewat PlayStation Plus Classics Catalog berbasis langganan berisi 168 judul per Oktober 2026.
Backward compatibility atau kemampuan konsol generasi terbaru untuk memainkan game dari generasi sebelumnya, kini menjadi fitur penting bagi banyak pemain. Bukan tanpa alasan, banyak pemain yang ingin kembali menikmati game-game lawas, terutama yang belum pernah dirilis ulang atau mendapatkan versi remaster maupun remake untuk konsol terbau. PS5 dan Xbox Series X/S sebenarnya sama-sama mendukung fitur ini, namun jika dibandingkan lebih jauh, Xbox Series X/S tampak jauh lebih unggul. Kenapa bisa begitu? Berikut ulasan lengkapnya.
1. Mendukung game lawas hingga keluaran 2001

ilustrasi game-game lawas yang bisa dimainkan di Xbox Series X/S (dok. Xbox) Microsoft membuat Xbox Series X/S mampu memainkan game dari tiga generasi sekaligus. Pemain konsol ini bisa memainkan kembali game-game lawas dari Xbox generasi pertama yang rilis pada 2001, Xbox 360 dari 2005, hingga Xbox One dari 2013. Artinya, rentang waktunya mencapai lebih dari dua dekade. Bagi pemain yang tumbuh bersama konsol-konsol tersebut, fitur backward compability di Xbox Series X/S seperti membuka kembali “perpustakaan nostalgia” tanpa perlu memiliki konsol lawas. Menariknya, Microsoft juga memperluas fitur ini ke PC sehingga pemain memiliki satu platform lagi untuk mengakses game klasik. Dukungan lintas generasi inilah yang menjadi fondasi keunggulan Xbox di bidang ini.
2. Katalog hampir 4.000 game
Dukungan memainkan game lawas hingga tiga generasi sekaligus tentu saja dibarengi dengan katalog game yang besar. Situs resmi Xbox mencantumkan hampir 4.000 game yang kompatibel dengan Xbox Series X/S. Daftarnya beragam, mulai dari game lawas seperti Prince of Persia: The Sands of Time (2003) dan Bully: Scholarship Edition (2007) hingga yang lebih baru seperti Sunset Overdrive (2014). Dengan jumlah game sebanyak itu, peluang untuk menemukan game favorit di masa lalu menjadi jauh lebih besar. Pemain tidak hanya mendapat beberapa game populer, tapi juga game-game yang mungkin sudah lama terlupakan dan tak pernah di-porting ke platform modern.
3. Game lawas tampak lebih modern

Gears of War 3 (dok. Epic Games) Fitur backward compatibility di Xbox Series X/S bukan sekadar membuat game lama bisa dijalankan, tapi juga ditingkatkan secara visual dan diperbaiki frame-ratenya jika memungkinkan. Hasilnya, beberapa game yang dulu berjalan dengan visual sederhana bisa terlihat lebih detail dan nyaman dimainkan di konsol yang jauh lebih mumpuni secara performa. Peningkatan ini membuat pengalaman bermain game lawas yang dulu pernah dimainkan menjadi tetap fresh seakan memainkan game baru. Bagi pemain yang ingin bernostalgia tanpa mengorbankan kenyamanan visual di TV modern, ini merupakan salah satu keunggulan yang berarti sekaligus pembeda dari konsol pesaingnya yaitu PS5.
4. PS5 hanya fokus pada game PS4
Di kubu PlayStation, ceritanya berbeda. PS5 menjanjikan dukungan untuk sekitar 99 persen game PS4 dan sayangnya hanya berhenti disitu. Artinya, game dari konsol mereka yang lebih lawas seperti PS3, PS2, dan PS1 tidak bisa dimainkan secara langsung di PS5. Dalam wawancara bersama Famitsu, Jim Ryan selaku mantan CEO Sony Interactive Entertainment pernah menjelaskan bahwa keterbatasan ini muncul karena tim pengembang di Sony harus membagi waktu. Mereka lebih mengutamakan kompatibilitas terhadap game-game PS4, sembari menggarap SSD berkecepatan tinggi dan kontroler DualSense. Akibatnya, game klasik PlayStation seperti Need for Speed: High Stakes (1999), SSX (2002) dan Downhill Domination (2003) tidak bisa dinikmati di PS5 dalam bentuk aslinya.
5. Alternatif di PS5 memiliki banyak batasan

PlayStation Plus Classics Catalog (dok. Sony) Meski hanya kompatibel dengan game PS4, Sony tetap memberikan alternatif untuk memainkan game-game lawas PlayStation di PS5 lewat PlayStation Plus Classics Catalog, yang per Oktober 2026 berisi 168 game klasik. Sayangnya, game di layanan ini tidak menjadi milik pemain dan hanya bisa diakses selama pemain berlangganan. Namun jika dibandingkan Xbox Game Pass, katalog game lawas di PlayStation Plus Classics Catalog sedikit lebih banyak sehingga mereka unggul di bagian ini. Layanan ini jadi satu dengan paket PlayStation Plus Deluxe yang dibanderol seharga Rp243 ribu per bulan, Rp695 ribu per 3 bulan atau Rp1,9 juta per tahun.
Demikian tadi ulasan mengenai mengapa fitur backward compability Xbox Series X/S ungguli PS5. Semoga ulasan di atas bermanfaat ya!












![[REVIEW] Harvest Moon: Echoes of Teradea, Bukan Game Rekomendasi](https://image.idntimes.com/post/20261023/harvest-moon-echoes-of-teradea-1_35b0c2d8-9c60-46e7-8b3c-8d0ea4f54dd4.png)










