Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Apa Itu Storage eMMC di HP? Berikut Penjelasan dan Fungsinya

Apa Itu Storage eMMC di HP? Berikut Penjelasan dan Fungsinya
ilustrasi HP (unsplash.com/Shawn Rain)
  • eMMC adalah penyimpanan berbentuk chip yang menggabungkan flash memory dan controller, umumnya tertanam permanen di motherboard HP entry-level sehingga tidak dapat diganti atau di-upgrade.
  • Kecepatan baca eMMC sekitar 250 MB/s dan tulis 125 MB/s, jauh di bawah SSD; kondisi ini membuatnya kurang ideal untuk game, aplikasi besar, atau banyak data sekaligus.
  • eMMC 5.1 menjadi versi terakhir yang masih digunakan. Keunggulannya ringkas dan hemat daya, tetapi kapasitas terbatas, ketahanan lebih lemah, serta teknologinya dinilai kurang cocok untuk perangkat modern.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Belakangan ramai pembahasan penyimpanan atau storage di HP. Nah, salah satu yang paling sering dibahas adalah storage eMMC. Storage tersebut umumnya ditemukan pada HP entry level yang harganya sekitar Rp1 juta--2 jutaan. Jika dibandingkan dengan storage lain seperti UFS, eMMC juga jauh lebih lemot.

Namun, tahukah kamu apa itu storage eMMC di HP, berapa kecepatan pastinya, dan mengapa eMMC seakan-akan dibenci oleh banyak orang? Apakah kamu tahu juga apa saja kelebihan dan kekurangan storage eMMC? Jika belum tahu, temukan semua jawabannya di artikel ini, yuk!

  1. 1. Apa itu storage eMMC di HP?

    ilustrasi HP
    ilustrasi HP (unsplash.com/Georgiy Lyamin)

    Laman Simms International menerangkan bahwa embedded MultiMediaCard (eMMC) adalah tipe storage yang mengabungkan flash memory dan flash memory controller di satu chip. Penggabungan tersebut membuat eMMC menjadi lebih kecil, ringan, dan ringkas sehingga cocok untuk perangkat berukuran kecil seperti smartphone, tablet, atau laptop. eMMC sendiri terdiri atas tiga komponen, yaitu antarmuka multimedia card (MMC), flash memory, dan flash memory controller. eMMC biasanya tertanam atau disolder ke motherboard sehingga tak bisa dibongkar, diganti, serta di-upgrade.

  2. 2. Kecepatan storage eMMC

    ilustrasi HP
    ilustrasi HP (unsplash.com/张 岱)

    Meski ringkas, eMMC termasuk jenis storage dengan kecepatan yang terbilang lambat, khususnya jika dibandingkan dengan SSD. Kecepatan baca eMMC umumnya berada di angka 250 MB/s dan kecepatan tulisanya 125 MB/s. Sementara itu, kecepatan baca SSD sekitar 500 hingga 7,000 MB/s dan kecepatan tulisnya mencapai 6,900 MB/s. Karena tergolong lambat eMMC kurang ideal untuk pekerjaan berat atau membuka banyak data sekaligus. SSD yang lebih ngebut justru sangat cocok untuk menjalankan game, membuka banyak file, hingga membuka aplikasi berukuran besar yang membutuhkan banyak sumber daya.

  3. 3. Jenis storage eMMC yang dipakai di HP

    ilustrasi HP
    ilustrasi HP (unsplash.com/Shiwa ID)

    Laman Erablue menjelaskan bahwa eMMC 4.5 merupakan versi pertama yang populer dan sering digunakan di HP. Versi tersebut mulai muncul pada 2012. Pada 2013 hadir versi yang lebih modern, yaitu eMMC 5.0 yang kerap dipakai pada HP dengan performa tinggi. Versi terakhir yang masih dipakai hingga sekarang adalah eMMC 5.1 yang meluncur pada 2015. Versi tersebut menjadi versi standar eMMC yang menghadirkan kecepatan tertinggi, performa terbaik, efesiensi maksimal, dan teknologi paling canggih. Sayangnya, hingga kini tak ada pengembangan lanjutan sehingga eMMC 5.1 adalah versi eMMC terakhir.

  4. 4. Kelebihan storage eMMC di HP

    ilustrasi HP
    ilustrasi HP (unsplash.com/Zulfugar Karimov)

    Melansir laman Longsys, beberapa kelebihan storage eMMC adalah ukurannya yang kecil, efisiensi daya yang baik, stabilitas, dan fleksibilitasnya. Karena berukuran kecil eMMC sangat cocok untuk perangkat mobile dan portable seperti HP, TV, tablet, laptop, bahkan smartwatch. eMMC hanya memakan sedikit daya dari perangkat sehingga membuatnya makin efisien dan mampu meningkatkan ketahanan baterai. eMMC juga stabil, membuatnya bisa dipasang di berbagai perangkat, cocok dengan segala jenis sistem, dan mampu bekerja optimal dengan komponen lain. Fleksibilitas eMMC juga sangat tinggi sehingga bisa diaplikasikan di berbagai industri mulai dari komunikasi, elektronik, bahkan otomotif.

  5. 5. Kekurangan storage eMMC di HP

    ilustrasi HP
    ilustrasi HP (unsplash.com/Onur Binay)

    eMMC memiliki banyak kekurangan yang harus diperhatikan. Salah satunya adalah kapasitas yang terbatas. Kapasitas eMMC umumnya terbatas pada 8, 16, 32, 64, 128, dan 256GB. Sebenarnya ada eMMC berkapasitas 512GB tapi versi tersebut jarang ditemui. Hal tersebut sangat berbeda dengan SSD yang kapasitasnya mencapai 2TB. Ketahanan eMMC juga terbilang lemah sehingga storage tersebut cepat rusak dan tidak future proof. Seperti yang sudah dijelaskan, eMMC lebih lambat dari storage lain seperti SSD. Kekurangan terakhir adalah teknologinya yang tergolong kuno, membuat eMMC tak cocok untuk perangkat modern.

    Dari pembahasan ini kamu jadi lebih tahu tentang eMMC dan akhirnya mampu menentukan apakah cocok dengan storage tersebut atau tidak. Untuk pengguna kasual sebenarnya eMMC masih cukup mumpuni. Sebaliknya, power user yang sering bermain game atau mengedit video tak akan cocok dengan eMMC.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More