5 Fakta Unik Lenovo, Perusahaan Besar yang Tumbuh di Pos Kecil

Jika mendengar kata Lenovo pasti kamu terbayang merek laptop internasional yang terkenal akan produk berkualitas. Nama Lenovo sendiri sudah melalanglang buana ke berbagai penjuru dunia, bahkan sempat merajai pasar komputer. Di balik popularitasnya Lenovo juga memiliki berbagai hal unik, lho!
Ada yang berhubungan dengan sejarah terbentuknya perusahaan tersebut. Di sisi lain, ada juga yang berkaitan dengan arti nama Lenovo sendiri. Semua keunikan tersebut membuat Lenovo menjadi merek yang tak hanya besar, tapi juga berkesan bagi pembelinya. Penasaran apa saja keunikan Lenovo? Cari tahu di bawah ini, yuk!
1. Lenovo didirikan oleh Liu Chuanzhi di pos kecil

Laman Forbes menerangkan bahwa Lenovo didirikan pada 1984 di Beijing, China oleh Liu Chuanzhi. Tak sendiri, ia dibantu oleh 10 orang engineer atau teknisi lain pada kala itu. Lenovo sendiri tak dibentuk di dalam gedung besar atau rumah mewah. Karena keterbatasan pada zamannya, Liu dan kawan-kawan mulai merintis perusahaan tersebut di sebuah pos jaga berukuran kecil.
Liu hanya memiliki modal sebesar 25,000 dolar Amerika (Rp25 juta--26 jutaan dengan kurs saat itu) yang terbilang kecil untuk membentuk sebuah perusahaan. Awalnya perusahaan yang dibangun bernama New Technology Developer Inc. (NTDI). Fokusnya bukan pada komputer, tapi menjual dan impor televisi. Setelah melihat perkembangan yang pesat, akhirnya mereka mulai masuk ke pasar komputer. Kemudian, pada 1988 nama perusahaan diubah menjadi Legend Holdings Corporation dan menjadi Lenovo di 2003.
2. Lenovo membeli divisi PC IBM pada 2005

Untuk memperluas jangkauan bisnisnya, pada 1 Mei 2005 Lenovo membeli divisi PC IBM. Dilansir laman resmi Lenovo, pembelian tersebut bernilai hingga 1,75 miliar dolar Amerika (sekitar Rp17,20 triliun dengan kurs saat itu). Pembelian tersebut sempat menghebohkan dunia karena menjadi salah satu pembelian atau akuisisi terbesar yang dilakukan oleh perusahaan China. Langkah Lenovo membeli IBM bukan tanpa alasan, yaitu dilakukan untuk memperluas jangkauan bisnis, meningkatkan inovasi, menghadirkan produk dan teknologi baru, serta meningkatkan efisiensi perusahaan.
3. Lenovo mengakuisi Motorola pada 2014

Tak puas hanya dengan membeli divisi PC IBM, pada 2014 Lenovo kembali "berbelanja" dengan mengakuisisi Motorola dari Google. Motorola sendiri adalah salah satu merek HP terbesar di dunia yang sudah beredar selama puluhan tahun. Di blog resmi Google dijelaskan bahwa akuisisi tersebut bernilai 2,91 miliar dolar Amerika (sekitar Rp34,74 triliun dengan kurs saat itu).
Sebagai pemilik lama dari Motorola, Google menjelaskan bahwa mereka percaya kalau Motorola bisa berkembang dengan lebih baik di tangan Lenovo. Sebab, Lenovo adalah perusahaan teknologi terkemuka dengan perkembangan yang sangat pesat pada kala itu. Bagi Lenovo sendiri akuisisi tersebut mendorong mereka untuk masuk ke pasar HP dan berpeluang menjadi pemain besar di sektor tersebut.
4. Nama Lenovo punya arti yang dalam

Pemilihan kata Lenovo sebagai nama perusahaan bukan sesuatu yang sembarangan. Sebab, nama tersebut memiliki arti yang cukup dalam. Dilansir Micro Image International Corp, kata "Le" di Lenovo merupakan singkatan dari kata bahasa Inggris Legend (legenda). "Novo" sendiri diambil dari bahasa latin yang berarti "Baru". Jika digabungkan maka arti dari Lenovo adalah legenda baru. Nama tersebut memiliki makna di mana Lenovo akan bangkit, berkembang, dan menjadi legenda baru di industri teknologi mengalahkan perusahaan lain yang sudah lebih dulu berjaya.
5. Lenovo punya produk yang bervariasi

Katalog produk Lenovo menjadi salah satu yang terbesar jika dibandingkan dengan perusahaan sejenis. Salah satu produk mereka yang paling terkenal adalah laptop. Lenovo menjual berbagai seri laptop, mulai dari Lenovo Yoga, ThinkPad, LOQ, hingga Legion. Ada juga produk data center yang mana produk ini jarang diketahui oleh konsumen awam. Lenovo juga menjual PC, entah itu PC All in One hingga PC konvensional. Produk lainnya adalah monitor, ada yang kecil hingga besar dengan ukuran 29 inci. Terakhir, Lenovo menjual HP atau smartphone lewat merek Motorola.
Semua fakta tersebut menunjukkan posisi Lenovo sebagai salah satu pemain utama di industri teknologi global. Tak hanya fokus pada satu produk, Lenovo terus melebarkan sayapnya ke banyak lini. Lenovo juga senantiasa menyajikan inovasi di berbagai aspek, entah itu hardware hingga software. Jika terus berkembang bukan tak mungkin kalau Lenovo bisa menjadi nomor satu di dunia.




















