Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

7 Fitur Keamanan Smartphone yang Jarang Dipakai tapi Penting

7 Fitur Keamanan Smartphone yang Jarang Dipakai tapi Penting
potret sebuah smartphone Android (unsplash.com/@duc154)
Intinya Sih
  • Banyak pengguna hanya mengandalkan kunci layar, padahal smartphone memiliki fitur keamanan bawaan lain yang bisa melindungi data pribadi dari ancaman peretasan dan pencurian.
  • Tujuh fitur penting seperti App Lock, Find My Device, verifikasi dua langkah, hingga enkripsi perangkat dapat memberikan perlindungan tambahan terhadap akses tidak sah dan kehilangan data.
  • Pemanfaatan fitur seperti Safe Browsing serta pengaturan Auto Lock dan Smart Lock yang tepat membantu menjaga keamanan digital tanpa perlu aplikasi tambahan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Smartphone menyimpan banyak data penting mulai dari foto pribadi, akun media sosial, hingga informasi perbankan. Beberapa pengguna hanya mengandalkan kunci layar sebagai perlindungan utama tanpa menyadari ada fitur keamanan lain yang tersedia. Padahal, fitur-fitur tersebut bisa memberikan lapisan perlindungan tambahan dari ancaman peretasan maupun pencurian data.

Perkembangan ancaman digital membuat keamanan smartphone menjadi semakin penting. Malware, phishing, dan pencurian akun bisa terjadi kapan saja jika pengguna kurang waspada. Memanfaatkan fitur keamanan bawaan smartphone menjadi langkah sederhana yang sering diabaikan banyak orang. Berikut adalah tujuh fitur keamanan smartphone yang jarang digunakan, padahal sangat berguna.

1. App Lock untuk mengunci aplikasi

ilustrasi keamanan smartphone
ilustrasi keamanan smartphone (unsplash.com/@franckinjapan)

Fitur kunci aplikasi memungkinkan pengguna mengunci aplikasi tertentu seperti galeri, WhatsApp, atau mobile banking. Perlindungan tambahan ini membuat orang lain tidak bisa membuka aplikasi meskipun smartphone sudah terbuka. Beberapa smartphone Android terbaru sudah menyediakan fitur ini secara bawaan tanpa aplikasi tambahan. Kamu bisa mengatur sidik jari, PIN, atau pola khusus untuk membuka aplikasi tertentu. Lapisan keamanan ini sangat berguna untuk melindungi data sensitif.

2. Find My Device untuk melacak lokasi perangkat

ilustrasi penggunaan smartphone
ilustrasi penggunaan smartphone (unsplash.com/@jonasleupe)

Fitur pelacakan perangkat membantu menemukan smartphone yang hilang atau dicuri. Kamu dapat melacak lokasi perangkat, mengunci layar dari jarak jauh, hingga menghapus data secara remote. Risiko penyalahgunaan data bisa diminimalisir dengan cepat. Sebagian orang tidak mengaktifkan fitur ini sejak awal. Padahal, proses mengaktifkannya sangat mudah melalui pengaturan akun. Saat smartphone hilang, fitur ini bisa menjadi penyelamat data pribadi.

3. Verifikasi dua langkah (Two-factor authentication) untuk keamanan ekstra

ilustrasi menggunakan smartphone
ilustrasi menggunakan smartphone (unsplash.com/@plhnk)

Verifikasi dua langkah menambahkan lapisan keamanan saat login ke akun penting. Ini bisa dilakukan pada akun Google dan Apple. Selain memasukkan kata sandi, kamu juga harus memasukkan kode tambahan yang dikirim ke perangkat. Hacker akan lebih sulit masuk meskipun mengetahui kata sandi. Fitur ini biasanya tersedia untuk akun Google, email, dan media sosial. Mengaktifkan verifikasi dua langkah hanya membutuhkan beberapa menit.

4. Pengelola izin aplikasi agar tidak kecolongan

potret penggunaan smartphone
potret penggunaan smartphone (unsplash.com/@nordwood)

Permission Manager membantu mengontrol akses aplikasi terhadap kamera, mikrofon, dan lokasi. Beberapa aplikasi mungkin meminta izin berlebihan yang sebenarnya tidak diperlukan. Mengatur izin aplikasi dapat mencegah penyalahgunaan data pribadi. Kamu bisa meninjau ulang izin aplikasi secara berkala. Akses kamera atau mikrofon sebaiknya hanya diberikan pada aplikasi terpercaya. Pengaturan sederhana ini dapat mengurangi risiko spyware.

5. Enkripsi perangkat agar keamanan semakin sulit dibobol

ilustrasi enskripsi
ilustrasi enskripsi (unsplash.com/@towfiqu999999)

Enkripsi perangkat membuat data di smartphone tidak bisa dibaca tanpa kunci yang benar. Informasi yang tersimpan akan diubah menjadi kode yang hanya dapat dibuka oleh sistem. Perlindungan ini penting jika smartphone jatuh ke tangan orang lain. Sebagian besar smartphone modern sudah mengaktifkan enkripsi secara default. Meski begitu, kamu tetap perlu memastikan fitur ini aktif di pengaturan keamanan.

6. Safe browsing untuk mencegah phising

ilustrasi Chrome di HP
ilustrasi Chrome di HP (unsplash.com/@appshunter)

Fitur safe browsing membantu mendeteksi situs berbahaya saat pengguna menjelajah internet. Sistem akan memberikan peringatan jika halaman yang dibuka mengandung malware atau phishing. Beberapa pengguna smartphone tidak menyadari fitur ini tersedia di browser bawaan smartphone. Chrome untuk Android dan Safari di iPhone sudah memiliki fitur ini dan aktif secara otomatis, tetapi harus terus diperbarui agar tidak ada bug.

7. Auto Lock dan Smart Lock yang diatur dengan benar

ilustrasi smartphone dikunci
ilustrasi smartphone dikunci (unsplash.com/@danny144)

Auto lock memastikan smartphone terkunci otomatis setelah beberapa detik tidak digunakan. Pengaturan ini penting agar perangkat tidak terbuka terlalu lama. Orang lain tidak bisa mengakses smartphone tanpa izin. Smart lock juga bisa digunakan secara bijak seperti membuka kunci saat berada di rumah. Pengguna tetap harus berhati-hati agar fitur ini tidak terlalu longgar.

Fitur keamanan bawaan smartphone sebenarnya sudah cukup kuat jika dimanfaatkan dengan benar. Namun, ketujuh fitur di atas juga dapat dikombinasikan dengan aplikasi keamanan pihak ketiga atau antivirus tambahan jika perlu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Tech

See More