Hollyland Bawa Lima Produk Baru ke Indonesia, Targetkan Kreator

- Hollyland memperkenalkan lima produk baru di Indonesia melalui gelaran Hollyland We Connect SEA di Jakarta.
- Produk baru ini mencakup solusi monitoring video, komunikasi antartim, dan perekaman audio untuk kebutuhan produksi.
- Hollyland mendistribusikan produknya melalui PT Denka Pratama Indonesia dan memperluas ekosistem bagi kreator serta profesional.
Hollyland resmi memperkenalkan lima lini produk terbarunya di Indonesia melalui gelaran Hollyland We Connect SEA di Jakarta. Produk yang diperkenalkan mencakup Pyro 7 Ultra, Solidcom SE 2, Solidcom C1 Air, Lark M3, dan Lark A2 yang menyasar kebutuhan produksi konten, live event, broadcast, hingga audio profesional.
Rangkaian produk baru tersebut menunjukkan semakin beragamnya kebutuhan perangkat pendukung dalam proses produksi modern yang didistribusikan di Indonesia melalui PT Denka Pratama Indonesia. Hollyland tidak hanya menawarkan perangkat untuk perekaman audio, tetapi juga memperluas solusi ke monitoring dan transmisi video serta komunikasi antartim yang dibutuhkan kreator maupun pekerja profesional selama proses produksi.
Masing-masing perangkat pun membawa fokus yang cukup berbeda, mulai dari wireless monitor 4K dengan latensi rendah, sistem intercom untuk komunikasi jarak jauh, hingga mikrofon nirkabel yang mampu menangani beberapa sumber suara sekaligus. Pendekatan tersebut menjadi cara Hollyland memperluas ekosistem produknya di Indonesia dengan menyasar berbagai tahapan dalam workflow produksi audio dan video.
Pyro 7 Ultra gabungkan monitoring dan transmisi video

Hollyland Pyro Ultra 7 (dok. Hollyland) Untuk kebutuhan produksi video, Hollyland memperkenalkan Pyro 7 Ultra sebagai wireless monitor berukuran 7 inci yang menggabungkan fungsi monitoring dan transmisi dalam satu perangkat. Perangkat ini mendukung transmisi video hingga resolusi 4K pada 60fps melalui teknologi TWiFi sehingga dapat digunakan untuk memantau gambar secara nirkabel selama proses produksi.
Hollyland turut menekan latensinya hingga sekitar 20 ms ketika Pyro 7 Ultra digunakan dalam mode Focus 1080p. Kemampuan tersebut ditujukan untuk kebutuhan produksi yang memerlukan monitoring secara responsif, terutama ketika kru harus memantau hasil tangkapan kamera tanpa selalu berada di dekat perangkat utama.
Layarnya juga menawarkan tingkat kecerahan hingga 1.500 nits, memberikan fleksibilitas ketika perangkat digunakan dalam berbagai kondisi produksi. Kombinasi layar 7 inci, transmisi 4K/60fps, dan latensi rendah menjadi fokus Hollyland untuk menempatkan Pyro 7 Ultra sebagai solusi monitoring yang lebih fleksibel bagi pekerja produksi profesional.
Solidcom SE 2 dan C1 Air fokus pada komunikasi tim

Hollyland Solidcom SE 2 (dok. Hollyland) Dua perangkat berikutnya menyasar kebutuhan komunikasi antartim melalui Solidcom SE 2 dan Solidcom C1 Air. Solidcom SE 2 merupakan sistem intercom nirkabel full duplex yang dilengkapi teknologi frequency hopping otomatis untuk membantu mempertahankan koneksi ketika terdapat gangguan sinyal selama proses produksi.
Untuk menjaga komunikasi tetap jelas, Solidcom SE 2 juga dilengkapi sistem dual mic ENC yang mampu meredam kebisingan hingga 20 dB. Fitur tersebut ditujukan untuk kondisi produksi yang memiliki banyak suara di sekitar, ketika komunikasi antara anggota tim tetap harus berlangsung secara konsisten.
Sementara Solidcom C1 Air menggunakan pendekatan berbeda melalui desain open ear dengan bobot sekitar 42 gram. Sistem intercom tersebut memiliki jangkauan hingga 300 meter dan diarahkan untuk penggunaan pada produksi live event maupun broadcast yang membutuhkan komunikasi antartim secara terus menerus.
Lark M3 bisa merekam empat track secara bersamaan

Hollyland Lark M3 (dok. Hollyland) Hollyland turut memperluas lini perangkat audionya melalui Lark M3, sistem mikrofon nirkabel yang dirancang untuk menangani perekaman dengan banyak orang. Sistem ini dapat mendukung hingga empat transmitter dan empat receiver sekaligus, sehingga memberikan pilihan yang lebih fleksibel untuk produksi dengan beberapa sumber suara.
Salah satu kemampuan utamanya adalah perekaman hingga empat track secara independen dalam waktu bersamaan. Kemampuan tersebut membuat setiap sumber suara dapat direkam secara terpisah, yang ditujukan untuk berbagai kebutuhan seperti podcast, wawancara, maupun produksi yang melibatkan beberapa narasumber.
Hollyland juga membekali Lark M3 dengan AI noise cancellation tiga tingkat untuk membantu menghasilkan rekaman suara yang lebih bersih. Fitur tersebut melengkapi kemampuan multi track yang menjadi salah satu pembeda utama Lark M3 dalam jajaran perangkat baru Hollyland kali ini.
Lark A2 punya safety track untuk mencegah clipping
Pilihan lain di kategori audio hadir melalui Lark A2, mikrofon lavalier nirkabel dengan desain ringkas yang membawa sejumlah fitur untuk menjaga kualitas rekaman. Salah satunya adalah safety track pada level minus 6 dB yang berfungsi memberikan ruang tambahan ketika sumber suara tiba tiba menjadi terlalu keras.
Fitur tersebut dapat membantu mencegah clipping yang berpotensi membuat bagian rekaman sulit digunakan. Hollyland juga membawa AI noise cancellation tiga tingkat pada Lark A2, memberikan opsi pengurangan suara lingkungan ketika pengguna merekam di kondisi yang lebih ramai.
Aspek mobilitas turut menjadi perhatian melalui dukungan pengisian cepat. Hollyland mengklaim pengisian selama lima menit dapat memberikan sekitar satu jam waktu perekaman, sehingga Lark A2 dapat kembali digunakan tanpa membutuhkan waktu pengisian yang terlalu lama.
Hollyland ingin memperkuat ekosistemnya di Indonesia
"Lima produk yang kami hadirkan dalam We Connect SEA dirancang untuk kebutuhan produksi yang semakin beragam. Mulai dari sistem intercom, mikrofon wireless, hingga wireless monitor dan solusi studio vokal, masing-masing menawarkan pendekatan yang berbeda untuk membantu pengguna bekerja dengan lebih fleksibel. Kami sangat antusias dapat membawa inovasi terbaru Hollyland ke Indonesia dan memperkenalkannya secara langsung kepada para pengguna di sini," ujar Terry Yeremia, SEA Business Development Manager Hollyland.
Peluncuran kelima produk tersebut menjadi bagian dari upaya Hollyland memperluas pilihan solusi bagi kreator maupun profesional di Indonesia. We Connect SEA juga mempertemukan principal Hollyland, distributor dari kawasan Asia Tenggara, serta KOL dari berbagai negara untuk melihat perkembangan produk dan teknologi terbaru perusahaan.




















