5 Konsol Handheld Terbaik Sepanjang Sejarah Industri Gaming

- Game Boy Advance membawa prosesor 32-bit, katalog RPG dan platformer kuat, serta kompatibilitas game Game Boy lawas sejak rilis 2001.
- PSP menantang dominasi Nintendo melalui game mendekati kualitas konsol rumahan, koneksi PS2/PS3, Wi-Fi, dan dukungan film UMD.
- Nintendo DS, Steam Deck OLED, dan Switch Lite menonjol lewat layar sentuh serta Wi-Fi, akses pustaka Steam, dan desain portabel Nintendo yang lebih terjangkau.
Sejak kemunculan Microvision buatan Milton Bradley pada akhir tahun 1970-an, konsol handheld telah menjadi bagian penting dari sejarah industri gaming. Berbagai perusahaan besar seperti Nintendo, Sega, Sony, dan Atari pernah merilis setidaknya satu konsol handheld dengan tingkat kesuksesan yang berbeda-beda. Meskipun begitu, semuanya memiliki satu misi yang sama yaitu memungkinkan pemain untuk bermain game favorit mereka di mana pun dan kapan pun, terutama ketika bepergian. Berikut beberapa konsol handheld terbaik sepanjang sejarah industri gaming.
1. Game Boy Advance

Game Boy Advance (dok. Nintendo) Dirilis pada 2001 sebagai suksesor Game Boy dan Game Boy Color, Game Boy Advance menawarkan peningkatan besar berkat prosesor 32-bit yang mampu menjalankan game dengan kualitas teknis yang melampaui game-game SNES. Konsol handheld ini memiliki katalog game yang solid, termasuk game RPG dan platformer dengan visual apik pada masanya, serta menghadirkan versi revisi dari game-game yang sebelumnya rilis di Game Boy Advance SP dan Game Boy Micro. Salah satu keunggulan GBA adalah kompatibilitas dengan game Game Boy lawas, sehingga pemain yang memiliki konsol tersebut tetap bisa memainkan game-game mereka di konsol ini.
2. PlayStation Portable

PSP (dok. Sony) PlayStation Portable atau PSP merupakan konsol handheld pertama Sony dan menjadi pesaing paling serius bagi dominasi Nintendo di pasar konsol. Diluncurkan pada 2004, PSP mampu menjalankan game dengan kualitas yang mendekati game-game, sekaligus menawarkan koneksi ke PS2 dan PS3 melalui kabel USB maupun jaringan nirkabel. Konsol ini juga dilengkapi Wi-Fi serta dukungan menonton film melalui teknologi Universal Media Disc (UMD). Katalog game-nya sangat menarik, mencakup seri game ternama seperti God of War dan Metal Gear Solid, untuk membuktikan bahwa kekuatan Sony di industri gaming tidak hanya berlaku pada konsol rumahan.
3. Nintendo DS

Nintendo DS (dok. Nintendo) Nintendo DS yang dirilis pada 2004, menjadi salah satu konsol handheld paling sukses dalam sejarah Nintendo berkat konsep dua layar, di mana layar bagian bawah berfungsi sebagai layar sentuh. Selain menawarkan prosesor 32-bit, DS juga merupakan konsol Nintendo pertama yang memiliki fitur Wi-Fi bawaan. Fitur-fitur tersebut tidak sekadar menjadi gimmick, namun dimanfaatkan secara kreatif dalam game melalui multiplayer online dan sistem kontrol layar sentuh yang intuitif. Hampir semua seri game besar Nintendo hadir di konsol ini, sementara dukungan studio pihak ketiga turut memperkaya katalog game-game luar biasa yang bisa dimainkan pemain.
4. Steam Deck OLED

Steam Deck OLED (dok. Valve) Steam Deck dari Valve membawa pendekatan berbeda dengan menjadikan Steam sebagai inti pengalaman bermain game secara handheld. Pada dasarnya, Steam Deck merupakan PC dengan konsep handheld yang dirancang dengan fokus utama pada bermain game, dan versi OLED-nya dinilai sebagai yang terbaik karena kualitas layarnya membuat visual game-game yang dimainkan terlihat lebih hidup. Keunggulan terbesar Steam Deck juga terletak pada jumlah game yang tersedia di Steam, meskipun tidak semua game kompatibel dengan konsol ini. Steam Deck berhasil membuktikan bahwa pemain PC tidak harus membeli lagi game favorit mereka di konsol handheld ketika ingin bermain game secara portabel.
5. Nintendo Switch Lite

Nintendo Switch Lite (dok. Nintendo) Setelah kegagalan Wii U, Nintendo membenahi konsol handheld mereka berikutnya melalui Nintendo Switch pada 2017. Dua tahun kemudian, Switch Lite dirilis sebagai versi yang sepenuhnya berfokus pada bermain game secara portabel karena tidak dirancang untuk bisa disambungkan ke TV. Selain memiliki ukuran yang lebih ringkas, harganya juga lebih terjangkau dibandingkan Switch biasa. Selain itu, Switch Lite juga tetap mendukung game fisik sekalius memainkan game digital yang diunduh melalui Nintendo eShop, termasuk berbagai game klasik yang tersedia bagi yang berlangganan Nintendo Switch Online. Dengan harga yang lebih rendah dan desain yang benar-benar ditujukan untuk bermain game di mana saja, Switch Lite menjadi bentuk paling matang dari evolusi konsol handheld Nintendo.
Demikian tadi ulasan mengenai beberapa konsol handheld terbaik sepanjang sejarah industri gaming. Pernah memiliki salah satu konsol di atas?


















