5 HP Gagal Samsung yang Mengecewakan, Ada yang Bisa Meledak!

- Meski kini memimpin pasar smartphone global dengan pangsa 22 persen pada awal 2026, Samsung pernah merilis sejumlah produk gagal yang menuai kritik dan kekecewaan publik.
- Lima HP gagal tersebut mencakup Galaxy Note 7 yang meledak, Z Fold dengan layar rapuh, S25 Edge berpenjualan buruk, Beam penuh gimik, serta S4 Zoom berkamera mengecewakan.
- Dari berbagai kegagalan itu, Samsung terus belajar dan memperbaiki kualitas produknya hingga tetap bertahan sebagai salah satu produsen ponsel terbaik di dunia.
Samsung menyandang posisi sebagai merek smartphone paling laris pada 2026. Berdasarkan riset Omdia, pada kuartal pertama 2026 market share Samsung mencapai 22 persen, jauh melebihi Apple, OPPO, atau Xiaomi. Namun, di balik kesuksesannya Samsung pernah melakukan banyak kesalahan di masa lalu.
Kesalahan tersebut tercermin dari banyaknya HP gagal Samsung yang sudah rilis dan dianggap mengecewakan oleh banyak orang. Ada HP Samsung yang bisa meledak, HP yang punya banyak masalah, bahkan HP yang dianggap penuh dengan gimik. Penasaran dengan semua HP gagal tersebut? Simak daftarnya, yuk!
1. Samsung Galaxy Note 7 bisa meledak

Salah satu HP gagal yang paling terkenal dari merek asal Korea Selatan tersebut adalah Samsung Galaxy Note 7. Samsung Galaxy Note 7 yang rilis pada 2016 sebenarnya cukup revolusioner karena menawarkan baterai jumbo 3500 mAh, bodi tipis 7,9 milimeter, layar Super AMOLED, dan S-Pen. Namun, baterai HP tersebut bermasalah, bisa meningkatkan suhu secara signifikan, bahkan membuat HP meledak.
Dilansir Samsung Newsroom, masalah tersebut dapat terjadi karena kerusakan pada separator baterai yang membuat elektroda positif dan negatif saling bertemu. Masalah tersebut sangat besar sampai Samsung harus menarik semua unit Samsung Galaxy Note 7 dari pasaran. Akhirnya, Samsung Galaxy Note 7 di daur ulang menjadi Samsung Galaxy Note FE pada 2017.
2. Samsung Galaxy Z Fold punya masalah layar yang serius

Samsung Galaxy Z Fold merupakan percobaan pertama Samsung dalam membuat HP lipat berbasis fold. Saat diperkenalkan pada 2019, Samsung Galaxy Z Fold menarik perhatian karena teknologinya yang revolusioner. Sayangnya, HP tersebut punya satu masalah yang sangat serius, khususnya di bagian layar.
Dilansir Android Central, layar Samsung Galaxy Z Fold terbuat dari plastik dan banyak pengguna yang mengiranya sebagai screen protector. Hal tersebut membuat mereka mencoba mengelupasnya dan akhirnya merusak layar. Masalah kedua datang dari layar itu sendiri yang bisa rusak sendirinya, bahkan tanpa sebab apa pun. Kedua masalah tersebut menimpa banyak orang, khususnya reviewer dan jurnalis.
3. Samsung Galaxy S25 Edge punya penjualan yang buruk

Pada 2025 Samsung merilis Samsung Galaxy S25 Edge yang dipasarkan sebagai HP tipis dengan ketebalan yang hanya 5.8 milimeter dan bobot 163 gram. Karena tipis, kapasitas baterainya harus dikorbankan, yaitu hanya 3900 mAh. Daya tahan baterai yang mereka usung juga cukup mengecewakan. Berdasarkan pengetesan GSMArena baterai tersebut hanya bisa bertahan selama 12 jam 6 menit.
Hal tersebut menjadi masalah yang fatal, bahkan membuat penjualan Samsung Galaxy S25 Edge merosot. Dilansir PCMAg, per Agustus 2025 Samsung Galaxy S25 Edge hanya terjual sebanyak 1,3 juta unit. Di sisi lain, Galaxy S25 reguler terjual 8,28 juta unit dan Galaxy S25 Ultra terjual hingga 12,18 juta unit. Karena penjualannya yang sangat rendah, ada rumor kalau Samsung akan menghentikan produksi seri Edge.
4. Samsung Galaxy Beam mengorbankan banyak hal demi satu gimik

Samsung Galaxy Beam membawa sebuah teknologi yang tak pernah terpikirkan oleh siapa pun pada 2012, yaitu sebuah proyektor kecil di dalam HP. Proyektor tersebut membuat kamu bisa menonton film dimana pun dan kapan pun. Konsep dan gimiknya memang menarik, tapi Samsung Galaxy Beam penuh dengan kegagalan dan masalah yang membuatnya kurang diminati.
Laman Gizmodo menjelaskan bahwa Samsung Galaxy Beam terlalu tebal karena harus memasukkan proyektor di dalam bodinya. Software Samsung Galaxy Beam juga ketinggalan zaman. Spesifikasinya juga terbilang payah pada masanya karena masih menggunakan layar TFT dan kamera belakangnya hanya 5MP. Software proyektornya juga tidak optimal sehingga kurang nyaman digunakan.
5. Samsung Galaxy S4 Zoom punya kualitas kamera yang buruk

Samsung Galaxy S4 Zoom merupakan upaya Samsung untuk menggabungkan smartphone dengan kamera digital. HP tersebut juga menjadi yang pertama menghadirkan pembesaran optikal hingga 10 kali. Konsep tersebut sangat menarik, tapi eksekusinya kurang matang. HP tersebut memang punya beberapa kelebihan seperti zoom yang tajam dan layar berkualitas.
Meski begitu, foto yang dihasilkan penuh dengan noise, bodinya sangat tebal dan berat, serta spesifikasi mesinnya ketinggalan zaman. Laman CNET juga menjelaskan kalau pembesaran optikal di Samsung Galaxy S4 Zoom sebenarnya tidak sebagus itu. Jika menginginkan hasil foto terbaik, kamu lebih disarankan untuk membeli kamera sungguhan seperti SONY WX300 untuk hasil foto terbaik.
Perusahaan teknologi raksasa seperti Samsung juga tak luput dari kesalahan besar. Samsung terus bereksperimen dan berinovasi, tapi tak semuanya sukses. Lima HP gagal Samsung tersebut menjadi buktinya. Untungnya Samsung sudah belajar dari semua kegagalan tersebut. Mereka terus meningkatkan kualitas produknya dan masih menjadi salah satu produsen HP terbaik hingga saat ini.


















