ilustrasi HP iPhone (unsplash.com/Amanz)
Sebelum membeli iPhone inter, kamu wajib mengecek status IMEI perangkat terlebih dahulu. Langkah ini penting untuk memastikan apakah perangkat sudah terdaftar atau belum. Kamu bisa melihat nomor IMEI melalui menu pengaturan atau mengetik kode #06# pada perangkat.
Setelah itu, cek statusnya melalui situs resmi Kemenperin. Jika IMEI sudah terdaftar, maka peluang perangkat aman digunakan jauh lebih besar. Sebaliknya, jika tidak ditemukan di database, kamu perlu mempertimbangkan ulang sebelum membeli.
Jadi, jawaban dari pertanyaan apakah iPhone inter terdaftar IMEI adalah tidak selalu. Secara umum, iPhone ex-inter memang belum tercatat resmi di database Kemenperin maupun Bea Cukai saat dibeli, sehingga berisiko mengalami pemblokiran sinyal operator lokal. Meski begitu, beberapa perangkat masih bisa digunakan jika IMEI sudah diregistrasikan secara legal. Karena itu, kamu sebaiknya selalu mengecek status IMEI sebelum membeli iPhone inter agar tidak rugi di kemudian hari.
Apakah pendaftaran IMEI melalui Bea Cukai mendapatkan pembebasan pajak? | Ya, khusus untuk penumpang yang membawa perangkat dari luar negeri masuk ke Indonesia, terdapat fasilitas pembebasan pajak sebesar 500 USD per orang. Jika harga iPhone inter tersebut di bawah 500 USD, maka pendaftaran IMEI gratis. Jika di atas 500 USD, nilai yang dikenakan pajak hanyalah selisihnya. Namun, fasilitas ini hanya berlaku jika registrasi dilakukan di bandara saat kedatangan atau maksimal 60 hari setelahnya dengan membawa paspor dan dokumen penerbangan. |
Apakah iPhone inter yang terkena blokir IMEI masih bisa menggunakan eSIM lokal? | Tidak bisa. Aturan pemblokiran IMEI berlaku untuk semua jenis kartu SIM, baik kartu SIM fisik maupun nomor digital (eSIM). Jika IMEI perangkat tersebut tidak terdaftar di database Bea Cukai atau Kemenperin, jaringan operator lokal tidak akan mendeteksi sinyal untuk fungsi seluler apa pun, termasuk eSIM. |
Apa risikonya jika saya menggunakan jasa "Unblock IMEI" atau "Tembak IMEI" murah yang marak di media sosial? | Menggunakan jasa pemutihan IMEI ilegal sangat berisiko karena umumnya bersifat sementara (hanya bertahan 1 hingga 3 bulan). Sistem Bea Cukai dan Kemenperin terus melakukan pembersihan (cleansing) massal terhadap IMEI ilegal. Selain itu, ada risiko penipuan uang hilang dan perangkat Anda bisa terblokir secara permanen. |
Berapa lama batas waktu pendaftaran IMEI setelah ponsel tiba di Indonesia? | Batas waktu pendaftaran IMEI secara resmi melalui Bea Cukai bagi penumpang dari luar negeri adalah 60 hari sejak tanggal kedatangan di Indonesia. Jika lewat dari 60 hari, perangkat sudah tidak bisa didaftarkan melalui jalur penumpang dan tidak akan mendapatkan fasilitas pembebasan pajak 500 USD. |