Setelah 16 tahun sejak Steve Jobs menyampaikan keberatannya terhadap konsep layar sentuh pada Mac, Apple akhirnya mengambil keputusan berbeda. Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat tersebut resmi meluncurkan MacBook Pro pertama yang mengusung layar OLED dengan dukungan kontrol sentuh (touchscreen). Laptop kelas atas Apple ini diperkenalkan dalam acara bertajuk "Pro and Tell" pada Rabu (28/10/2026) waktu Amerika Serikat atau Kamis (29/10/2026) dini hari WIB.
Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat tersebut menghadirkan fitur layar sentuh yang dahulu dianggap kurang sesuai dengan karakter komputer Mac melalui MacBook Pro PROLED XDR Display. Peluncuran ini berlangsung di era John Ternus sekaligus menandai perubahan besar setelah Apple selama lebih dari satu dekade mempertahankan prinsip bahwa Mac lebih ideal dioperasikan menggunakan keyboard dan trackpad. Perubahan tersebut tentu menarik untuk dicermati mengingat Apple selama bertahun-tahun memiliki alasan tersendiri untuk mempertahankan pendekatan tersebut.
Lantas, kenapa Apple baru merilis MacBook Pro layar sentuh pada 2026? Apakah perkembangan teknologi sudah cukup matang atau ada perubahan strategi yang membuat perusahaan akhirnya mengubah pendiriannya? Berikut penjelasannya!
