Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kenapa iPhone Duo Bakal Sulit Didapat? Ini Alasannya

4 min read
Kenapa iPhone Duo Bakal Sulit Didapat? Ini Alasannya
iPhone Duo (apple.com)
  • Proyeksi pengiriman iPhone Duo sepanjang 2026 turun dari 7 juta menjadi 6 juta unit akibat kendala produksi engsel, bukan karena rendahnya permintaan.
  • Skala produksi iPhone Duo diperkirakan jauh di bawah iPhone 18 Pro dan Pro Max, yang secara gabungan diproyeksikan mencapai 72 juta unit hingga akhir 2026.
  • Pre-order iPhone Duo dibuka 16 Oktober 2026, pengiriman perdana 23 Oktober, dengan harga mulai 1.999 dolar AS atau sekitar Rp35,3 juta.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Debut perdana iPhone Duo berpotensi terjegal kendala produksi. Mengutip GSMArena (16/9/2026), laporan terbaru analis Jeff Pu menyebut jumlah unit yang diproyeksikan dikirim sepanjang 2026 kini lebih rendah dari perkiraan sebelumnya. Kondisi ini berpotensi membuat konsumen mau tidak mau segera memesan jika ingin mendapatkan perangkat tersebut sejak awal.

Kabar tersebut berhembus menjelang pembukaan pre-order iPhone Duo pada Oktober 2026 mendatang. Berbeda dari iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max, perangkat lipat ini tidak mengikuti jadwal peluncuran iPhone pada September 2026. Lantas, apa yang membuat iPhone Duo diprediksi lebih sulit didapat? Berikut indikasinya!

  1. 1. Produksi iPhone Duo dipangkas menjadi 6 juta unit

    iPhone Duo
    iPhone Duo (apple.com)

    Dalam catatan riset yang dihimpun situs 9to5Mac, analis Jeff Pu memperkirakan pengiriman iPhone Duo sepanjang 2026 mencapai 6 juta unit. Angka tersebut turun dari proyeksi sebelumnya, yakni 7 juta unit. Artinya, perkiraan pasokan perangkat ini sepanjang tahun mengalami pengurangan sekitar 1 juta unit dibandingkan estimasi sebelumnya.

    Penurunan proyeksi ini tidak disebut berkaitan dengan rendahnya permintaan. Artinya, keterbatasan pasokan iPhone Duo bukan karena perangkat tersebut sepi peminat. Menurut laporan tersebut, penyebabnya adalah kendala pada produksi engsel yang berpotensi memperlambat proses manufaktur. Dengan demikian, pasokan iPhone Duo diperkirakan lebih dipengaruhi oleh kapasitas produksi daripada minimnya minat konsumen.

  2. 2. Engsel menjadi tantangan pada smartphone lipat

    penampilan visual iPhone Duo
    penampilan visual iPhone Duo (apple.com)

    Engsel merupakan salah satu komponen penting pada perangkat lipat karena memungkinkan bodi dan layar dibuka serta ditutup. Berbeda dari smartphone biasa yang memiliki konstruksi relatif sederhana, perangkat lipat membutuhkan mekanisme engsel yang dapat bekerja berulang kali tanpa mengganggu pengalaman penggunaan layar. Kompleksitas tersebut membuat proses produksi komponen ini menjadi salah satu tantangan dalam pembuatan smartphone lipat.

    Pada iPhone Duo, kompleksitas engsel tersebut disebut menjadi salah satu faktor yang membatasi kecepatan produksi. Meski laporan ini tidak merinci jenis kendala teknis yang dihadapi pemasok, istilah “hinge constraints” mengarah pada persoalan yang berkaitan dengan kapasitas atau proses produksi engsel. Jika proses pada komponen tersebut melambat, produksi perangkat secara keseluruhan juga dapat ikut terdampak.

  3. 3. Produksinya jauh di bawah iPhone 18 Pro

    iPhone 18 Pro
    iPhone 18 Pro (apple.com)

    Untuk memberikan gambaran mengenai skalanya, Jeff Pu memperkirakan pengiriman gabungan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max mencapai 72 juta unit hingga akhir 2026. Angka tersebut sekitar 12 kali lebih banyak dibandingkan proyeksi 6 juta unit iPhone Duo. Perbandingan ini menunjukkan betapa kecilnya skala produksi iPhone Duo jika dibandingkan dengan dua model iPhone Pro tersebut.

    Namun, angka tersebut merupakan proyeksi analis, bukan angka penjualan atau distribusi resmi Apple yang telah direalisasikan. Jumlah 6 juta unit juga merupakan perkiraan untuk pengiriman sepanjang 2026, bukan berarti seluruh unit tersebut akan tersedia pada hari pertama penjualan. Ketersediaan aktual di setiap negara juga dapat berbeda tergantung strategi distribusi Apple.

  4. 4. Pre-order iPhone Duo dibuka 16 Oktober

    iPhone Duo
    iPhone Duo (apple.com)

    Apple sebelumnya mengumumkan bahwa iPhone Duo tidak mengikuti jadwal peluncuran iPhone 18 Pro dan Pro Max yang tersedia pada September. Pre-order iPhone Duo dijadwalkan dibuka pada Jumat, 16 Oktober 2026. Sementara itu, pengiriman perdana perangkat tersebut dijadwalkan berlangsung pada 23 Oktober 2026.

    Jadwal tersebut membuat periode pre-order menjadi penting bagi konsumen yang ingin memperoleh iPhone Duo sejak awal. Terlebih, laporan Jeff Pu menyebut pasokan perangkat sepanjang tahun lebih rendah dari perkiraan sebelumnya. Meski begitu, belum ada informasi resmi mengenai jumlah unit yang akan tersedia pada hari pertama atau pembagian stok untuk masing-masing negara.

  5. 5. Harga dibanderol mulai 1.999 dolar Amerika Serikat

    iPhone Duo
    iPhone Duo (apple.com)

    Selain berpotensi sulit didapat, iPhone Duo juga hadir sebagai perangkat premium dengan harga awal 1.999 dolar Amerika Serikat atau setara Rp35,3 jutaan. Harga tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat perangkat ini menyasar segmen konsumen yang berbeda dari iPhone biasa. Apple sekaligus memasuki kategori HP lipat melalui perangkat yang memiliki banderol jauh lebih tinggi dibandingkan sejumlah model iPhone konvensional.

    Kombinasi harga tinggi dan proyeksi pasokan terbatas membuat iPhone Duo menjadi perangkat yang menarik untuk diamati. Namun, keterbatasan tersebut masih berdasarkan laporan analis dan belum bisa dijadikan kepastian mengenai kondisi stok ketika penjualan dimulai. Konsumen masih perlu menunggu hingga periode pre-order dan peluncuran resmi untuk melihat bagaimana ketersediaannya di pasar. Apakah kamu lebih tertarik membeli iPhone Duo meski stoknya diprediksi terbatas? Atau harga Rp35,3 jutaan justru membuatmu berpaling ke iPhone 18 Pro atau model iPhone lainnya?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More