Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Game Soulslike Underrated yang Tidak Diketahui Banyak Pemain

4 min read
5 Game Soulslike Underrated yang Tidak Diketahui Banyak Pemain
Ashen (dok. A44)
  • Ashen menawarkan dunia terbuka pascakegelapan dengan eksplorasi solo, rekan AI, atau co-op; identitasnya dibangun lewat visual sederhana dan misi membangun kembali peradaban.
  • Blasphemous serta Salt and Sanctuary menggabungkan tantangan combat Soulslike dengan eksplorasi Metroidvania 2D, jalur tersembunyi, pertarungan bos, dan mekanisme pengembangan karakter.
  • The Last Hero of Nostalgaia menghadirkan humor serta multiplayer, sementara Thymesia mengusung combat presisi, dua bar nyawa musuh, senjata wabah, dan skill tree.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Genre Soulslike telah berkembang jauh melampaui seri Dark Souls yang memopulerkannya. Banyak game Soulslike berusaha menghadirkan sistem combat yang menantang, eksplorasi penuh rahasia, desain dunia yang suram dan sistem progression yang menuntut kesabaran. Sayangnya, tidak semuanya memperoleh popularitas yang sebanding dengan kualitasnya. Sebagian game Soulslike kurang dikenal karena dikembangkan oleh studio indie, memiliki gaya visual yang berbeda atau dirilis di tengah persaingan ketat dengan game-game besar. Berikut beberapa di antaranya.

  1. 1. Ashen

    Ashen berlatar di sebuah dunia tanpa cahaya matahari, tempat umat manusia berusaha membangun kembali rumah setelah munculnya cahaya untuk pertama kalinya dalam bertahun-tahun. Premis tersebut menciptakan suasana sunyi, misterius, sekaligus penuh harapan yang membedakan game ini dari banyak game Soulslike lain. Dunianya bersifat terbuka dan bisa dijelajahi sendiri bersama rekan AI atau melalui mode co-op dengan pemain. Berbagai area tersembunyi dipenuhi musuh, sumber daya dan tantangan yang mendorong pemain untuk melakukan eksplorasi secara menyeluruh. Meski sangat terinspirasi oleh Dark Souls, game ini tetap memiliki identitas sendiri melalui gaya visual sederhana, desain dunia yang terbuka dan fokus pada misi membangun kembali peradaban. Sayangnya, sebagai game garapan studio indie, Ashen tidak memperoleh promosi sebesar game Soulslike kelas AAA.

  2. 2. Blasphemous

    Blasphemous membuktikan bahwa formula Soulslike tidak harus selalu hadir dalam gaya visual 3D. Game ini memadukan sistem combat penuh tantangan dengan struktur eksplorasi Metroidvania dalam dunia yang disajikan secara 2D. Pemain berperan sebagai karakter tanpa nama yang melakukan perjalanan menuju kota terkutuk, tempat para penduduknya berubah menjadi monster akibat kekuatan misterius. Seperti game Soulslike pada umumnya, sistem combat Blasphemous menuntut pemain untuk menghindar, melakukan parry dan menghafal pola serangan musuh. Cvstodia sebagai latar tempat utama di game ini terdiri atas berbagai wilayah yang saling terhubung, dengan banyak jalur tersembunyi, musuh menantang dan rahasia yang hanya bisa ditemukan jika pemain melakukan eksplorasi dengan teliti. Game ini sukses dan melahirkan sekuel pada 2023 yang masih mengusung gaya visual 2D.

  3. 3. The Last Hero of Nostalgaia

    Berbeda dari kebanyakan game Soulslike yang serius, The Last Hero of Nostalgaia menggunakan humor sebagai kekuatan utamanya. Game ini berlatar di Nostalgaia, sebuah dunia fantasi gelap yang perlahan-lahan hancur akibat fenomena yang menyebabkan kualitas visual dunianya jadi lebih baik. Nah, pemain mengendalikan karakter berbentuk manusia lidi (stickman) yang harus mengembalikan kembali kualitas visual Nostalgaia seperti semula. Keunikan terbesar game ini terletak pada cara narator yang terus-menerus mengejek pemain, terutama ketika karakter pemain mengalami kekalahan. Berbagai dialog dan referensi yang dilontarkan seakan mengolok-olok kebiasaan, mekanisme dan hal klise yang sering ditemukan dalam game Soulslike atau game secara umum. Namun, humor tersebut tidak mengorbankan gameplay di mana sistem combat-nya tetap berfokus pada stamina dan timing. Jika bosan bermain sendiri, pemain juga bisa berpetualang bersama pemain lain melalui mode multiplayer.

  4. 4. Salt and Sanctuary

    Salt and Sanctuary merupakan salah satu contoh game pertama yang berhasil memadukan formula Dark Souls dengan desain Metroidvania. Pada game ini, pemain diajak mengikuti kisah protagonis tanpa nama yang harus menyelamatkan seorang putri setelah kapal mereka diserang. Keduanya kemudian terdampar di dunia berkabut yang dipenuhi pulau misterius, musuh berbahaya dan musuh bos yang mematikan. Di balik gaya visual 2D-nya yang sederhana, game ini memiliki mekanisme RPG yang cukup kompleks, di mana pemain bisa mengembangkan karakter mereka melalui skill tree, memilih gaya bertarung, serta membuat dan meningkatkan berbagai senjata. Struktur dunia yang saling terhubung memberi kebebasan untuk menentukan jalur eksplorasi, sementara sistem combat-nya menuntut kesabaran dan pemahaman terhadap pola serangan musuh. Game ini juga memiliki sekuel berjudul Salt and Sacrifice, namun sayangnya sama-sama jarang diketahui banyak pemain.

  5. 5. Thymesia

    Thymesia sering dipandang sebagai salah satu game yang paling menyerupai Bloodborne. Game ini hadir ketika banyak pemain masih menantikan kelanjutan dari game Soulslike garapan FromSoftware itu. Pada game ini, pemain mengendalikan Corvus, seorang dokter bertopeng yang menjelajahi Kingdom of Hermes untuk memulihkan ingatannya dan menemukan sumber wabah yang telah mengubah penduduk menjadi makhluk buas. Sistem combat-nya menitikberatkan pada dodging dan parry yang presisi, dengan satu mekanisme unik di mana setiap musuh memiliki dua jenis bar nyawa. Pemain harus menggunakan pendekatan berbeda untuk mengurangi masing-masing bar tersebut, sehingga setiap pertarungan terasa lebih strategis daripada sekadar menyerang secara berulang. Selain itu, Corvus juga memiliki kemampuan menggunakan senjata wabah milik musuh sebagai ekstra variasi ketika bertarung melawan musuh. Lalu, ada skill tree yang memungkinkan pemain melakukan peningkatan permanen untuk nyawa, kemampuan senjata dan gaya bertarung tertentu.

    Demikian tadi ulasan sekaligus rekomendasi beberapa game Soulslike underrated yang tidak diketahui banyak pemain. Dari 5 game di atas, mana yang paling menarik perhatianmu?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More