Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

iPhone Duo Belajar dari Kekurangan iPhone Air? ini Bedanya

6 min read
iPhone Duo Belajar dari Kekurangan iPhone Air? ini Bedanya
iPhone Air (apple.com)
  • iPhone Duo memanfaatkan bodi tipis untuk mekanisme layar lipat, tetapi mengorbankan kamera telefoto jarak jauh dan Face ID demi ruang internal serta dua baterai.
  • Perangkat ini tetap mendukung MagSafe, meski beberapa aksesori lama berpotensi tidak pas. Autentikasi mengandalkan Touch ID dan opsi Apple Watch sebagai pengganti Face ID.
  • Layar lipat 10 lapis berpotensi mengalami crease, namun iPhone Duo menawarkan Apple Pencil, chip A20 Pro, baterai hingga 24 jam, fitur perangkat lunak baru, dan konektivitas lengkap.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

iPhone Air menjadi salah satu upaya Apple dalam menghadirkan iPhone premium yang tidak masuk kategori Pro. Namun, desain tipis dan ringan yang menjadi daya tarik utamanya juga memunculkan perdebatan mengenai fitur yang harus dikorbankan. Kini, kehadiran iPhone Duo sebagai iPhone lipat menghadirkan pendekatan berbeda terhadap kompromi desain.

Menariknya, iPhone Duo juga mengorbankan sejumlah fitur. Bedanya, perangkat ini menawarkan fungsi dan pengalaman baru yang dianggap dapat menyeimbangkan keterbatasan tersebut. Lantas, apakah iPhone Duo benar-benar belajar dari kekurangan iPhone Air? Berikut perbandingannya!

  1. 1. Ketipisan iPhone Duo punya tujuan yang lebih jelas

    penampilan visual iPhone Duo
    penampilan visual iPhone Duo (apple.com)

    Salah satu kritik terhadap iPhone Air adalah desain tipisnya dinilai mengorbankan terlalu banyak hal. Sebagian pengguna bahkan berpendapat bahwa bodi yang sedikit lebih tebal bisa memberikan grip lebih nyaman sekaligus ruang baterai tambahan. Namun, menurut tinjauan dari AppleInsider, ketipisan iPhone Air memang menjadi tujuan utama, sekaligus kemungkinan sebagai pijakan teknologi untuk perangkat Apple berikutnya.

    Pada iPhone Duo, ketipisan tersebut memiliki fungsi yang lebih jelas karena mendukung mekanisme layar lipat. Saat dibuka, perangkat ini disebut memiliki ketebalan 0,21 inci, sedikit lebih tipis dibandingkan iPhone Air yang berukuran 0,22 inci. Sementara itu, ketika dilipat, ketebalannya mencapai 0,44 inci, atau hanya sekitar 0,1 inci lebih tebal daripada iPhone 18 Pro Max.

    Meski begitu, desain ini tetap membawa kompromi. Ketipisan iPhone Duo membuat Apple tidak dapat menyertakan kamera telefoto jarak jauh. Keterbatasan ruang juga disebut menjadi salah satu tantangan dalam menghadirkan sensor Face ID di beberapa sisi perangkat, terutama karena ruang internal dibutuhkan untuk dua baterai.

    Apple tampaknya memilih pendekatan yang lebih konservatif untuk generasi pertama iPhone lipatnya. Bingkai titanium, layar bagian dalam 10 lapis, dan klaim daya tahan baterai hingga 24 jam penggunaan campuran menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara ketipisan, kekuatan, dan segi fungsi.

  2. 2. iPhone Duo tetap membawa dukungan MagSafe

    iPhone Duo
    iPhone Duo (apple.com)

    Sebelumnya, sempat muncul rumor bahwa iPhone Duo tidak akan mendukung MagSafe. Jika benar, pengguna berpotensi kehilangan akses terhadap pengisian daya magnetis dan sejumlah aksesori dalam ekosistem Apple. Namun, iPhone Duo ternyata tetap membawa dukungan MagSafe.

    Meski demikian, implementasinya tidak sepenuhnya sama seperti iPhone lain. MagSafe pada iPhone Duo disebut kemungkinan tidak memiliki magnet penstabil bagian bawah, atau setidaknya desain aksesori MagSafe lama belum disesuaikan untuk bentuk perangkat yang lebih pendek dan lebar saat dilipat. Akibatnya, beberapa aksesori seperti dompet dan baterai MagSafe mungkin tidak terpasang secara ideal.

    Aksesori tersebut masih dapat menempel, tetapi bagian bawahnya berpotensi menonjol dari bodi iPhone Duo. Sementara itu, dudukan atau aksesori yang hanya memanfaatkan bagian lingkaran magnet diperkirakan tetap dapat digunakan. Kompromi ini menunjukkan bahwa iPhone Duo tidak sepenuhnya mengulang pendekatan iPhone Air. Jika iPhone Air banyak dibicarakan karena fitur yang hilang, iPhone Duo justru masih mempertahankan salah satu fitur ekosistem penting, meskipun pengguna mungkin perlu menyesuaikan aksesori yang digunakan.

  3. 3. iPhone Duo menyediakan Touch ID sebagai pengganti Face ID di iPhone Air

    Face ID pada iPhone (support.apple.com)
    Face ID pada iPhone (support.apple.com)

    Kompromi lain yang cukup menonjol adalah absennya Face ID. Apple disebut menghadapi tantangan untuk menempatkan teknologi pengenalan wajah tersebut pada perangkat tipis yang memiliki beberapa sisi aktif. Sebagai gantinya, iPhone Duo menggunakan Touch ID untuk autentikasi biometrik.

    Peralihan ini tentu menjadi perubahan bagi pengguna yang sudah terbiasa membuka iPhone menggunakan Face ID. Face ID dikenal menawarkan kemudahan penggunaan dan tingkat keamanan yang lebih tinggi dibandingkan Touch ID menurut penjelasan Apple, tetapi absennya Face ID tidak otomatis membuat Touch ID tidak aman. Bagi pengguna yang merasa Touch ID kurang praktis, iPhone Duo juga menawarkan opsi autentikasi melalui Apple Watch.

    Fitur ini memungkinkan perangkat diautentikasi secara otomatis ketika pengguna memiliki Apple Watch, meskipun efektivitas dan perlindungan keamanannya tetap perlu diuji dalam penggunaan nyata. Dengan demikian, absennya Face ID menjadi kompromi yang perlu dipertimbangkan. Hal ini juga bukan berarti seluruh pengalaman autentikasi dihilangkan. Pengguna tetap memperoleh metode biometrik dan alternatif berbasis Apple Watch.

  4. 4.. Layar lipat tetap menyisakan risiko crease

    iPhone Duo
    iPhone Duo (apple.com)

    Layar lipat menjadi pembeda utama iPhone Duo dibandingkan iPhone Air. Namun, teknologi ini juga membawa konsekuensi yang tidak dapat sepenuhnya dihindari. Layar bagian dalam tidak dapat menggunakan kaca tebal dan sangat keras seperti layar ponsel konvensional karena harus mampu ditekuk. Sebagai gantinya, iPhone Duo menggunakan material yang disebut Apple sebagai custom polymer, dengan struktur layar 10 lapis. Bagian atasnya menggunakan plastik bertekstur nano, sementara struktur internalnya mencakup sejumlah lapisan pelindung, termasuk dua lembar kaca.

    Berdasarkan pengalaman hands-on yang dilakukan AppleInsider, layar bagian dalam iPhone Duo disebut terlihat dan terasa baik, meskipun menggunakan material nonkaca pada lapisan atasnya. Tekstur nano juga diharapkan membantu menjaga keterbacaan layar, termasuk ketika digunakan di bawah cahaya terang. Namun, layar tersebut tetap berpotensi mengalami crease atau garis lipatan seiring waktu. Lapisan dan tekstur nano mungkin membantu mengurangi kemunculan atau visibilitasnya, tetapi tidak menghilangkan kemungkinan tersebut. Ini merupakan konsekuensi yang umum pada perangkat lipat, bukan persoalan yang hanya dimiliki iPhone Duo.

  5. 5. Fitur yang membuat kompromi iPhone Duo terasa berbeda

    kamera iPhone Air
    kamera iPhone Air (apple.com)

    Jika dibandingkan secara pendekatan, iPhone Air berfokus pada bodi tipis dan ringan, sedangkan iPhone Duo menawarkan pengalaman layar lipat yang tidak tersedia pada iPhone konvensional. Karena itu, sejumlah fitur yang dibawa iPhone Duo menjadi penting untuk menilai apakah komprominya sepadan dengan fungsi yang ditawarkan. Berikut sejumlah fitur iPhone Duo:

    • Chip A20 Pro dengan sistem pendingin vapor chamber.
    • Daya tahan baterai hingga 24 jam penggunaan campuran di kedua layar.
    • Pengisian daya 50 persen dalam 20 menit menggunakan adaptor 60W.
    • Sertifikasi IP68 untuk ketahanan terhadap cipratan, air, dan debu.
    • Kamera FaceTime di bawah layar.
    • Dukungan Apple Pencil dengan USB-C.
    • Fitur StandBy baru.
    • Smart Take, Duo Preview, dan Duo FaceTime.

    Di sisi konektivitas, iPhone Duo juga tetap membawa Wi-Fi 7, Bluetooth 6, dan modem C2. Fitur keselamatan seperti Emergency SOS, Roadside Assistance, Messages via satellite, dan Crash Detection juga tetap tersedia. Dari sisi kamera, iPhone Duo memang tidak membawa sejumlah fitur seperti variable aperture atau Fusion Telephoto yang disebut tersedia pada lini Pro. Namun, dari narasi tersebut menilai sistem kameranya tetap berpotensi mencukupi kebutuhan sebagian besar pengguna, meskipun penilaian ini masih perlu dibuktikan melalui penggunaan sehari-hari.

  6. 6. Apakah keberadaan iPhone Duo benar-benar menambal kekurangan iPhone AIr?

    iPhone Duo
    iPhone Duo (apple.com)

    iPhone Duo tetap memiliki kekurangan, mulai dari absennya Face ID, keterbatasan kamera telefoto, potensi crease pada layar bagian dalam, hingga kompatibilitas sebagian aksesori MagSafe. Artinya, perangkat ini bukan produk tanpa kompromi. Namun, kompromi tersebut hadir sebagai konsekuensi dari teknologi layar lipat dan desain perangkat yang lebih kompleks.

    Sementara itu, iPhone Air menunjukkan bagaimana desain tipis dan ringan dapat menjadi prioritas utama dalam sebuah iPhone premium. Perdebatan terhadap perangkat tersebut banyak berpusat pada fitur yang dianggap dikurangi demi mencapai desain itu. Pada iPhone Duo, Apple berupaya memberikan fungsi tambahan seperti layar lipat, dukungan Apple Pencil, dan fitur perangkat lunak baru untuk mengimbangi keterbatasan yang ada.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More