5 Keunggulan PC dari Konsol, tiap Komponennya Bisa Upgrade

- Pilihan game di PC lebih beragam, dengan 89,000 game di Steam dan 4,333 game di GOG.
- Komponen PC bisa diupgrade, termasuk RAM, processor, kartu grafis, dan memori.
- PC jauh lebih fleksibel karena aksesorisnya bisa diganti sesuai keinginan.
Komunitas gaming terpecah menjadi dua kubu, yaitu gamer konsol dan Personal Computer (PC). Keduanya memiliki alat tempur dan kebiasaan bermain game yang berbeda. Secara umum, bermain game di PC atau konsol sama-sama menyenangkan dan punya keunggulannya tersendiri. Namun, jika diulik lebih dalam PC menyuguhkan keunggulan yang lebih banyak, lho.
Fleksibilitas, library game, hingga kualitas visual jempolan menjadi beberapa di antaranya. Semua aspek tersebut juga bisa meningkatkan kenyamanan dan keseruan bermain game. Mau tahu lebih dalam terkait keunggulan gaming di PC dibandingkan konsol? Mari simak inspirasinya berikut!
1. Pilihan game di PC lebih beragam

Dilansir P2G, game PC jauh lebih banyak dari konsol. Sebagai perbandingan, terdapat 89,000 game di Steam, 4,333 game di GOG, dan 248 game di Ubisoft Store. Sementara itu, haya ada 12,072 game di konsol Nintendo Switch, 5,360 game di PlayStation 4, 3,258 game di PlayStation 5, dan 12,816 game di Xbox. Jika menginginkan variasi game yang lebih beragam, maka PC bisa menjadi pilihan terbaik. Tak jarang, game ekslusif konsol juga akan diboyong ke PC lewat platform Steam. Hal tersebut membuat kamu bisa memainkan game konsol di PC.
2. Komponennya bisa di upgrade

Hampir semua komponen di PC bisa di-upgrade, dimodifikasi, atau diubah. Hal tersebut dilakukan supaya spesifikasinya semakin tinggi, minim lag, dan agar kinerja PC bisa menjadi lebih optimal. Dilansir techradar, komponen yang bisa upgrade mencakup RAM, processor, kartu grafis, hingga memori.
Upgrade komponen di PC juga cukup mudah dan tak memerlukan keahlian khusus. Kamu hanya perlu membeli komponen baru, mencopot komponen lama, dan memasang komponen baru. Sangat berbeda, konsol tidak mengizinkan pengguna mengganti atau upgrade komponen. Kamu akan terjebak dengan spesifikasi yang sama dari awal beli hingga akhir.
3. PC jauh lebih fleksibel

Di konsol, kamu dipaksa menggunakan aksesoris yang disediakan. Jika konsol menyediakan kontroler atau joystick, maka kamu hanya bisa menggunakan aksesoris tersebut. Di sisi lain, PC memiliki fleksibilitas yang jauh lebih tinggi karena aksesorisnya bisa diganti. Ada gamer yang lebih suka menggunakan keyboard dan mouse. Di sisi lain, ada gamer PC yang lebih suka bermain game dengan joystick. Jika bosan, kamu juga bisa membeli atau mengganti semua aksesoris tersebut dengan aksesoris yang lebih berkualitas.
4. Punya kualitas visual yang lebih tinggi

Kualitas visual merupakan hal yang krusial saat bermain game. Berkat kualitas visual yang tinggi, gerakan game jadi makin mulus, karakter game terlihat realistis, dan pengalaman bermain menjadi lebih imersif. Laman CyberPowerPC UK menerangkan kalau PC bisa memberikan pengalaman visual yang lebih optimal karena memberikan frame rate lebih tinggi.
PC entry level bisa memberikan frame hingga 60 FPS, PC mid-range bisa memberikan 120-144 FPS, dan PC kelas atas mampu menyajikan hingga 240 FPS. Sementara itu, kebanyakan konsol mengunci frame game di 60 atau 30 FPS. Selain FPS, PC juga unggul karena monitornya banyak yang menggunakan layar OLED hingga resolusi tinggi seperti 3K atau 4K.
5. Tak cuma bisa digunakan bermain game

PC merupakan perangkat yang serbaguna dan tak hanya digunakan untuk bermain game. Hal tersebut sangat berbeda dengan konsol yang secara khusus hanya digunakan untuk bermain game. Laman KeyBuyKen menjelaskan kalau PC bisa digunakan untuk mengetik dokumen, browsing, mengedit video, mengedit gambar, menonton film, membuat program, atau menyimpan data. Sebenarnya, beberapa konsol juga bisa digunakan untuk browsing atau menonton video, tetapi hasilnya tak akan maksimal karena konsol tidak dirancang untuk melakukan hal tersebut.
Berbagai keunggulan PC dari konsol membuktikan kalau kegiatan gaming bisa sangat menyenangkan. Kamu tak dikekang di satu ekosistem atau perangkat. Sebaliknya, kontrol perangkat dan permainan sepenuhnya ada di gamer. Karena itu, gamer PC masih menjamur hingga kini. Berbagai platform game seperti Steam juga memudahkan gamer PC.

















