5 Komponen HP Samsung yang Dibuat Perusahaan Lain, Apa Saja?

- Samsung menggunakan komponen dari berbagai perusahaan seperti SONY untuk sensor kamera, TCL untuk panel layar, dan Corning untuk kaca pelindung di beberapa seri smartphone-nya.
- Chipset pada HP Samsung berasal dari beragam produsen seperti Qualcomm, MediaTek, dan Exynos buatan internal Samsung Semiconductor dengan proses produksi oleh TSMC.
- Modem 5G di perangkat Samsung dikembangkan bersama Qualcomm melalui kerja sama jangka panjang yang juga mencakup pengembangan konektivitas satelit di seri mendatang.
Samsung terkenal sebagai salah satu produsen smartphone atau HP terbesar seantero jagat. Samsung juga memproduksi berbagai komponen HPnya secara mandiri, khususnya panel layar, sensor kamera, hingga chipset. Namun, tak semua komponen di HP Samsung dibuat secara mandiri, lho!
Samsung juga kerap menggunakan komponen dari perusahaan lain di berbagai model smartphone mereka, entah itu entry level, mid-range, hingga flagship. Lantas, apa saja komponen HP Samsung yang dibuat oleh perusahaan teknologi lain? Berikut beberapa di antaranya!
1. Sensor kamera (dibuat oleh SONY)

Samsung sebenarnya memiliki sensor kamera buatan mereka sendiri, yaitu ISOCELL. Namun, Samsung juga menggunakan sensor kamera buatan SONY, yaitu SONY IMX. Dilansir GSMArena, smartphone mid-range seperti Samsung Galay A56 5G dan Galaxy A55 5G menjadi dua smartphone yang menggunakan sensor kamera SONY. Keduanya menggunakan beberapa jenis sensor, seperti SONY IMX906 dan SONY IMX258. Smartphone flagship seperti Samsung Galaxy S20 FE dan Galaxy S20 Ultra juga menggunakan SONY IMX616 serta SONY IMX555.
2. Panel layar (dibuat oleh TCL)

Setelah bertahun-tahun menggunakan panel layar buatan mereka sendiri, pada 2026 Samsung mulai beralih ke perusahaan lain. Dilansir JagatReview, Samsung Galaxy A57 5G yang merupakan smartphone mid-range mulai menggunakan layar OLED fleksibel buatan TCL CSOT. Diprediksi juga kalau layar tersebut akan diimplementasikan di Samsung Galaxy S26 FE. Kabar lain dari PhoneArena juga menjelaskan kalau ada kemungkinan Samsung akan menghubungi pemasok layar OLED lain seperti BOE untuk smartphone buatan mereka di masa mendatang.
3. Chipset (dibuat oleh banyak perusahaan)

Smartphone Samsung menggunakan chipset yang berbeda, mulai dari Snapdragon, Exynos, hingga MediaTek. Tiap chipset dibuat oleh perusahaan yang berbeda sehingga memberikan pengalaman penggunaan yang bervariasi. Berbagai sumber menjelaskan kalau chipset Snapdragon dan MediaTek didesain oleh Qualcomm serta MediaTek itu sendiri. Kemudian, produksi atau pembuatannya ditangani oleh perusahaan lain bernama TSMC. Sementara itu, chipset Exynos dibuat oleh salah satu anak perusahaan Samsung, yaitu Samsung Semiconductor.
4. Modem (dibuat oleh oleh Qualcomm)

Modem merupakan komponen penting di smartphone karena menentukan penangkapan jaringan. Samsung sendiri sudah berlangganan dan senantiasa menggunakan modem dari Qualcomm, khususnya modem 5G. Di laman resmi Samsung juga tertera informasi kalau Qualcomm dan Samsung melakukan kerja sama dalam pengembangan jaringan 5G di modem Snapdragon X75. Di masa depan kerja sama keduanya juga akan terus berlanjut, bahkan Samsung Galaxy S27 series dirumorkan akan punya koneksi satelit.
5. Kaca layar (dibuat oleh Corning)

Corning merupakan salah satu perusahaan pembuat kaca terbaik di industri smartphone. Karena itu, Samsung turut menggunakan kaca buatan mereka di smartphone buatan mereka demi ketahanan yang terjamin. Dilansir laman resmi Corning, beberapa kaca buatan mereka seperti Corning Gorilla Armor dan Armor 2 digunakan di Samsung Galaxy S24 dan Galaxy S25 series. Samsung juga ikut andil dalam pengembangkan Gorilla Armor series agar makin cocok dengan smartphone buatan mereka sekaligus untuk memberikan ketahanan maksimal.
Adanya komponen HP Samsung yang dibuat oleh perusahaan lain membuktikan kalau industri smartphone tidak bisa berjalan sendiri. Ada banyak pihak yang saling menyokong dan mendukung satu sama lain demi kemajuan industri. Jadi, tak semua perusahaan saling bersaing atau menjatuhkan. Tiap perusahaan justru bergantung satu sama lain.

















