Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

7 Petarung Mortal Kombat yang Terlupakan, Apakah Kamu Ingat?

7 Petarung Mortal Kombat yang Terlupakan, Apakah Kamu Ingat?
Drahmin dan Taven (dok. Midway Games/Mortal Kombat: Deadly Alliance | Mortal Kombat: Armageddon)
Intinya Sih
  • Artikel membahas tujuh karakter Mortal Kombat yang terlupakan, seperti Hsu Hao, Mokap, Jarek, Taven, Meat, Drahmin, dan Moloch yang gagal mempertahankan popularitas di antara tokoh ikonik lainnya.
  • Hsu Hao disebut sebagai karakter paling dibenci bahkan oleh kreatornya sendiri, sementara Mokap dan Meat dianggap terlalu konyol untuk bersaing dengan petarung serius dalam semesta Mortal Kombat.
  • Karakter seperti Taven, Drahmin, dan Moloch memiliki latar menarik namun kalah pamor dari tokoh legendaris lain; mereka kini hanya dikenang oleh penggemar lama waralaba tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Waralaba Mortal Kombat memang penuh dengan deretan karakter yang memiliki penampilan keren sekaligus ikonik. Kamu bisa melihat jagoan bela diri macam Liu Kang dan Kung Lao, ninja seperti Scorpion dan Sub-Zero, serta petarung yang mengandalkan teknologi seperti Sonya Blade dan Kano. Berkat mereka, waralaba ini berpotensi terus berkembang dan dikenang oleh para penggemarnya hingga sekarang.

Saking banyaknya karakter ikonik yang muncul dalam Mortal Kombat, sejumlah karakter terpaksa menghilang dari peredaran. Akibatnya, mereka mulai tersingkirkan karena tidak mendapatkan perhatian sebesar karakter yang lebih dulu tampil dan populer. Lantas, siapa saja petarung Mortal Kombat yang telah lama terlupakan?

1. Hsu Hao adalah antagonis yang kurang disukai dalam semesta Mortal Kombat

Hsu Hao
Hsu Hao (dok. Midway Games/Mortal Kombat: Deadly Alliance)

Jika membicarakan petarung Mortal Kombat yang terlupakan, maka Hsu Hao pantas menempati posisi teratas. Karakter yang digambarkan sebagai rival Jax Briggs ini pertama kali muncul dalam game Mortal Kombat: Deadly Alliance (2002) dan kembali hadir dalam Mortal Kombat: Armageddon (2006). Berasal dari Earthrealm, Hsu Hao merupakan anggota organisasi kriminal Red Dragon yang dikenal dengan perangkat implan sibernetik di dadanya.

Hsu Hao tak cuma terlupakan, tetapi juga menjadi salah satu karakter yang amat dibenci, termasuk oleh Ed Boon selaku kreator Mortal Kombat. Saking dibencinya, para kreator sempat merasa enggan memasukkan Hsu Hao ke dalam roster Mortal Kombat: Armageddon. Desainnya juga dianggap kurang menarik dan berkesan, apalagi jika dibandingkan dengan Kano dalam Mortal Kombat X (2015) yang sama-sama mengenakan implan sibernetik, tetapi justru membuatnya tampil lebih keren dan tangguh.

2. Desain konyol membuat Mokap menjadi petarung yang terabaikan

Mokap
Mokap (dok. Midway Games/Mortal Kombat: Deadly Alliance)

Bayangkan semesta Mortal Kombat yang dipenuhi monster dan dewa tiba-tiba kedatangan seorang aktor motion capture. Dialah Charles Golden alias Mokap, karakter yang pertama kali menampakkan batang hidungnya dalam Mortal Kombat: Deadly Alliance sebagai karakter rahasia. Dia sering kali diceritakan terseret secara tidak sengaja ke berbagai konflik besar dalam semesta Mortal Kombat.

Mokap sejatinya dibuat sebagai bentuk penghormatan kepada Carlos Pesina, aktor motion capture untuk karakter Raiden dalam Mortal Kombat (1992), Mortal Kombat II (1993), dan Mortal Kombat Trilogy (1996). Meski begitu, penampilannya yang dipenuhi bola-bola putih di sekujur tubuh membuatnya kerap menjadi bahan olok-olokan oleh penggemar. Alhasil, Mokap cenderung lebih dikenal sebagai karakter lelucon (joke character) ketimbang karakter serius.

3. Digadang sebagai penerus Kano, Jarek masih butuh daya tarik lebih

Jarek
Jarek (dok. Midway Games/Mortal Kombat: Armageddon)

Di antara semua nama dalam daftar ini, Jarek bisa dibilang tergolong petarung lawas yang sudah lama malang-melintang. Dia debut dalam Mortal Kombat 4 (1997) sebelum kembali lewat Mortal Kombat Gold (1999) dan Mortal Kombat: Special Forces (2000). Jarek digambarkan sebagai anggota klan Black Dragon serta pernah disebut sebagai salah satu muridnya Kano.

Sejak awal kemunculannya, Jarek lebih sering mendapat kritik daripada pujian dari para penggemar. Pasalnya, dia terlalu banyak menggunakan gerakan yang sangat mirip dengan Kano, baik dari segi jurus maupun Fatality. Meskipun Mortal Kombat: Armageddon telah memberinya set gerakan baru yang berbeda dari penampilan sebelumnya, Jarek masih kesulitan untuk mengungguli popularitas Kano maupun antagonis lain yang lebih ikonik.

4. Minim karakteristik membuat Taven gagal jadi tokoh utama yang memorable

Taven
Taven (dok. Midway Games/Mortal Kombat: Armageddon)

Semesta Mortal Kombat telah memperkenalkan banyak protagonis baru untuk meneruskan warisan karakter lama, di antaranya Taven. Dia adalah seorang demi-god dari pernikahan antara Argus dan Delia, yaitu pasangan dewa pelindung Edenia dan penyihir sakti. Taven pertama kali muncul dalam Mortal Kombat: Armageddon dan menjadi satu-satunya game di mana dia tampil sebagai playable character.

Walau mempunyai peran penting dalam menghentikan kiamat Armageddon, kedatangan Taven lebih sering dipandang sebelah mata. Dia terakhir kali diceritakan dibunuh di ending mode arcade milik Rain yang non-kanon dalam Mortal Kombat 11 (2019). Berbanding terbalik dengan Cassie Cage yang mendapat sambutan positif, Taven sama sekali tidak memiliki ciri khas yang membuatnya menonjol di jajaran protagonis legendaris lainnya.

5. Meat, petarung aneh yang mudah dilupakan dalam Mortal Kombat

Meat
Meat (dok. Midway Games/Mortal Kombat: Armageddon)

Sesuai dengan namanya, Meat adalah sesosok manusia tanpa kulit yang memperlihatkan otot dan tulang di dalam tubuhnya. Dia awalnya dirancang sebagai hidden character dalam Mortal Kombat 4 sebelum akhirnya muncul sebagai playable character dalam Mortal Kombat: Armageddon. Dalam lore-nya, Meat disebut sebagai hasil eksperimen yang gagal dari Flesh Pits milik Shang Tsung yang kemudian berhasil melarikan diri.

Meat sebenarnya berhasil merepresentasikan sisi brutal dan berdarah khas semesta Mortal Kombat. Namun, karakter satu ini sulit mencuri hati penggemar karena desain karakternya yang dinilai begitu aneh dan konyol. Mirip dengan Mokap, Meat lebih cocok disebut sebagai karakter selingan yang kehadirannya layak dilupakan begitu saja.

6. Drahmin kalah pamor dari petarung monster yang lebih dulu punya nama

Drahmin
Drahmin (dok. Midway Games/Mortal Kombat: Deadly Alliance)

Drahmin diceritakan sebagai seorang panglima berdarah dingin dari Outworld sebelum akhirnya tewas dan diasingkan ke Netherrealm. Seiring waktu, dirinya semakin kehilangan sisi kemanusiaannya sehingga mengubahnya menjadi Oni. Pertama kali muncul dalam Mortal Kombat: Deadly Alliance, Drahmin kerap mengenakan gada besi yang menempel di tangan kanannya serta topeng hijau yang menyeramkan.

Terlepas dari latar belakangnya yang menarik untuk dieksplorasi, Drahmin malah menjadi bukti bahwa tidak semua petarung bertopeng mampu mendapat tempat di hati para penggemar Mortal Kombat. Dirinya masih kalah populer dengan petarung bertopeng ikonik, sebut saja Sub-Zero dan Kabal, dikarenakan desain karakternya yang dinilai terlalu menjijikkan. Ditambah, semesta Mortal Kombat sudah banyak menghadirkan karakter monster, seperti Goro dan Baraka, yang membuat Drahmin terpaksa menghilang dari sorotan.

7. Moloch kini cuma jadi kenangan bagi penggemar lawas Mortal Kombat

Moloch
Moloch (dok. Midway Games/Mortal Kombat: Armageddon)

Moloch menambah jajaran monster yang terlupakan dalam seri Mortal Kombat. Dia debut lewat Mortal Kombat: Deadly Alliance sebagai sub-boss dan kerap diceritakan sebagai rekan Drahmin. Sebenarnya, Moloch berhasil memberikan kesan yang cukup mengintimidasi berkat tubuhnya yang besar serta bola besi raksasa yang selalu dia bawa ke mana-mana.

Sayangnya, popularitas Moloch hanya berumur jagung, apalagi setelah era 3D Mortal Kombat berakhir. Hal ini karena Moloch mempunyai kepribadian yang lemah serta gaya bertarung kaku sehingga membuatnya kesulitan mengamankan tempat di tengah jajaran petarung monster terkenal. Malangnya, Moloch sering diperlihatkan mengalami nasib tragis, mulai dari dikhianati oleh Quan Chi hingga diperlihatkan tewas dalam Mortal Kombat X, tepatnya ketika Quan Chi menunjukkan kepalanya yang sudah terpenggal pada salah satu intronya.

Ketujuh karakter yang lama tersisihkan ini menunjukkan betapa luasnya semesta Mortal Kombat. Apakah mereka dapat kembali dalam seri Mortal Kombat modern? Hanya waktu yang bisa menjawabnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Related Articles

See More