Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Gemini Intelligence Hadir di Android, Ini 3 Fitur yang Paling Menarik

Gemini Intelligence Hadir di Android, Ini 3 Fitur yang Paling Menarik
Ilustrasi ikon aplikasi Gemini AI (unplash.com/Solen Feyissa)

Google resmi memperkenalkan Gemini Intelligence untuk Android dalam ajang Android Show terbaru (12/5/2026). Sistem AI baru ini dirancang untuk mengotomatisasi berbagai aktivitas repetitif di smartphone, sehingga pengguna cukup memberikan perintah dan membiarkan AI menangani prosesnya secara otomatis.

Melalui Gemini Intelligence, Google mengintegrasikan kemampuan Gemini langsung ke dalam Android agar dapat bekerja lintas aplikasi dan memahami konteks penggunaan perangkat secara lebih mendalam. Fokus utamanya adalah mengurangi “friction” atau hambatan kecil saat menggunakan ponsel, mulai dari tugas sederhana hingga aktivitas multitahap yang biasanya memakan waktu.

Google menjelaskan bahwa Gemini Intelligence mampu membantu pengguna merangkum halaman web, mengisi formulir otomatis, membuat keranjang belanja hanya dari foto produk, hingga menciptakan widget khusus menggunakan bahasa natural. Dengan pendekatan ini, AI bisa berfungsi sebagai sistem yang dapat menjalankan tugas langsung di perangkat pengguna.

1. Gemini kini bisa menjalankan tugas kompleks antar aplikasi

Salah satu fitur utama Gemini Intelligence adalah kemampuan Gemini untuk menjalankan tugas multitahap secara otomatis di berbagai aplikasi Android. Dengan fitur ini, pengguna tidak lagi harus berpindah-pindah aplikasi secara manual untuk menyelesaikan aktivitas tertentu.

Google menjelaskan bahwa Gemini dapat memahami konteks tugas dan mengeksekusinya lintas aplikasi. Sebagai contoh, AI bisa mencari silabus kelas di Gmail, mengidentifikasi buku yang dibutuhkan, lalu langsung menambahkan buku tersebut ke keranjang belanja pengguna. Dalam skenario lain, Gemini juga dapat membantu memesan sepeda baris depan untuk kelas spin berikutnya hanya melalui satu perintah sederhana.

Google menegaskan bahwa pengguna tetap memegang kendali penuh selama proses berlangsung. Gemini hanya akan menjalankan langkah-langkah yang diperlukan hingga tugas selesai, kemudian menunggu konfirmasi akhir sebelum melakukan tindakan penting seperti pembelian atau reservasi.

2. Gemini bisa mengubah konten di layar

Ilustrasi Gemini AI (dok. Google)
Ilustrasi Gemini AI (dok. Google)

Google juga menghadirkan kemampuan baru yang membuat Gemini dapat memahami apa yang sedang tampil di layar smartphone dan langsung mengubahnya menjadi tindakan nyata. Dengan fitur ini, pengguna tidak perlu lagi bolak-balik aplikasi atau menyalin informasi secara manual.

Gemini Intelligence dapat menggunakan screenshot, foto, maupun konten yang sedang terbuka di layar sebagai dasar untuk menjalankan tugas tertentu. Salah satu contoh yang diperlihatkan Google adalah ketika pengguna membuka daftar belanja di aplikasi Notes, lalu menekan tombol power untuk memanggil Gemini dan meminta AI langsung membuat keranjang belanja online dari daftar tersebut secara otomatis.

Dalam contoh lain, pengguna cukup memotret brosur perjalanan dan meminta Gemini mencarikan paket wisata serupa di internet untuk enam orang sekaligus. Pendekatan ini membuat interaksi dengan Android terasa lebih natural karena AI dapat memahami konteks visual sekaligus menerjemahkannya menjadi aksi yang relevan.

3. Gemini terintegrasi lebih dalam ke Chrome Android

Google juga memperluas integrasi Gemini ke pengalaman browsing di Google Chrome untuk Android. Mulai akhir tahun ini, Gemini di Chrome akan mampu membantu pengguna merangkum halaman web, membandingkan informasi dari berbagai situs, hingga membantu riset online langsung di dalam browser.

Namun fitur yang paling menarik adalah teknologi baru bernama Chrome auto browse. Melalui fitur ini, Gemini dapat menangani berbagai aktivitas online rutin atas nama pengguna, seperti membuat janji temu atau memesan tempat parkir secara otomatis.

Google ingin menjadikan browser bukan lagi sekadar alat untuk membuka halaman web, tetapi juga asisten AI aktif yang dapat menjalankan tugas digital secara mandiri. Dengan integrasi ini, Gemini diposisikan sebagai bagian inti dari pengalaman Android generasi baru yang lebih otomatis dan berbasis konteks pengguna.

Dengan Gemini Intelligence, Google menunjukkan ambisinya untuk mengubah Android menjadi platform yang jauh lebih proaktif dan otomatis. AI tidak lagi sekadar membantu menjawab pertanyaan, tetapi mulai mengambil peran sebagai asisten digital yang mampu memahami konteks, menjalankan tugas lintas aplikasi, hingga mengelola aktivitas online pengguna secara langsung.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Achmad Fatkhur Rozi
EditorAchmad Fatkhur Rozi
Follow Us

Latest in Tech

See More

Link Beli Tiket The Weeknd Jakarta 2026 dan Jadwalnya

18 Mei 2026, 09:06 WIBTech