5 Komponen yang Sama-sama Ada di Smartphone dan Laptop

- Smartphone dan laptop punya banyak komponen serupa seperti prosesor, RAM, storage, layar, dan baterai meski bentuk serta performanya disesuaikan dengan fungsi masing-masing perangkat.
- Perbedaan utama terletak pada jenis arsitektur prosesor, tipe RAM dan storage yang digunakan, serta kemampuan bongkar pasang komponen di laptop yang tidak dimiliki smartphone.
- Layar dan baterai keduanya berperan penting dalam pengalaman pengguna, namun format kapasitas daya serta teknologi panel yang dipakai berbeda untuk menyesuaikan kebutuhan tiap perangkat.
Secara tampilan smartphone dan laptop merupakan dua perangkat yang sangat berbeda. Smartphone itu lebih kecil, hanya memiliki satu layar besar, dan bisa digunakan untuk memotret. Di sisi lain, laptop jauh lebih besar, memiliki keyboard yang bisa digunakan untuk mengetik, dan layarnya bisa dilipat.
Meski begitu, banyak komponen yang sama-sama ada di smartphone dan laptop seperti storage, RAM, prosesor, hingga baterai. Tak hanya namanya, bahkan kegunaan dan fungsi dari tiap komponen tersebut juga serupa, lho!
1. Prosesor merupakan otak dari perangkat

Prosesor atau CPU merupakan otak dari semua smartphone dan laptop. Prosesor bertugas untuk menjalankan tugas dan mengeksekusi perintah yang diberikan oleh pengguna. Fungsi prosesor smartphone dan laptop juga sama, tapi keduanya juga memiliki perbedaan yang cukup mencolok.
Dilansir LG Networks, prosesor smartphone biasanya punya tenaga yang lebih rendah dari laptop. Hal tersebut dapat terjadi karena sistem selalu membatasi performa agar tak terjadi overheat. Jenis prosesor yang digunakan juga beda. Prosesor laptop umumnya pakai arsitektur x86 seperti pada Intel dan AMD. Sementara itu, prosesor smartphone seperti Snapdragon dan MediaTek pakai arsitektur ARM.
2. Storage berfungsi untuk menyimpan data

Storage atau penyimpanan adalah komponen penting di semua perangkat yang digunakan untuk menyimpan data berupa foto, video, hingga aplikasi. Smartphone dan laptop sendiri memiliki beberapa persamaan terkait storage. Persamaan pertama ada di jenis storage yang digunakan. Keduanya sama-sama bisa menggunakan storage eMMC dan SSD NVMe (khusus iPhone).
Di balik persamaannya laptop dan smartphone juga memiliki perbedaan storage yang mencolok. Salah satunya adalah storage UFS yang secara khusus hanya dipakai di smartphone. Storage di laptop juga bisa dibongkar pasang dan ditingkatkan kapasitasnya. Sementara itu, storage di smartphone sudah tertanam sehingga kamu "terjebak" dengan kapasitas yang diberikan oleh produsen.
3. RAM membantu pengguna untuk melakukan multitasking

Random Access Memory (RAM) merupakan salah satu komponen yang sering ditonjolkan oleh produsen. Makin besar kapasitas RAM-nya, maka smartphone atau laptop bisa melakukan banyak hal dengan lebih lancar, entah itu membuka aplikasi, bermain game, hingga multitasking. Menariknya, laman resmi Samsung menerangkan bahwa perangkat mobile seperti smartphone umumnya pakai RAM LPDDR.
LPDDR sendiri merupakan singkatan dari Low Power Double Data Rate, yaitu jenis RAM yang kecil, efisien, dan tidak memakan banyak daya sehingga cocok buat smartphone. Laptop sendiri umumnya pakai RAM Double Data Rate (DDR) yang lebih ngebut, tapi memakan banyak daya. Sama seperti storage, RAM di laptop biasanya bisa dibongkar pasang sementara RAM smartphone sudah tertanam.
4. Panel layar menjadi penentu visual

Saat menggunakan laptop atau smartphone, visual menjadi salah satu hal terpenting yang dicari banyak orang. Nah, komponen yang berperan besar dalam menentukan visual terbaik di laptop dan smartphone adalah panel layar. Panel dengan warna yang kaya, kecerahan tinggi, resolusi tinggi, dan fitur berlimpah bisa memberikan pengalaman visual yang imersif.
Ada beberapa jenis panel layar yang sering dipakai di laptop dan smartphone, yaitu TN, OLED, IPS, dan mini LED. Panel OLED merupakan kasta tertinggi dengan warna terbaik, respon cepat, warna hitam pekat, dan refresh rate tinggi. Mini LED mirip dengan OLED, tapi warna hitamnya tak terlalu pekat. Panel IPS sendiri terkenal karena warnanya yang natural, resolusi tinggi, tapi harganya tetap terjangkau.
5. Baterai laptop dan smartphone pakai format yang berbeda

Baterai mungkin menjadi salah satu komponen yang paling mirip antara laptop dan smartphone. Baterai keduanya sama-sama tak bisa dibongkar pasang, daya tahannya cenderung serupa, dan bentuknya juga sama-sama pipih. Namun, baterai laptop dan smartphone menggunakan format kapasitas yang berbeda.
Laman LARGE menjelaskan bahwa laptop biasanya menggunakan format Wh sementara smartphone pakai mAh. Jika diulik lebih dalam, penggunaan format Wh justru lebih akurat dari mAh. Angka kapasitasnya juga berbeda di mana mAh akan memberikan angka ribuan seperti 3000, 5400, atau 7000 mAh. Sementara itu, format Wh hanya memberikan angka puluhan seperti 60 atau 99 Wh.
Sebenarnya banyak komponen yang sama-sama ada di smartphone dan laptop. Meski begitu, semua komponen yang ada tetap memiliki perbedaan. Semua perbedaan tersebut bukan tanpa alasan, melainkan hadir untuk menyesuaikan fungsi, ukuran, bentuk, dan performa dari tiap perangkat. Jadi, komponen di smartphone dan laptop tak bisa ditukar meskipun jenisnya sama.


















