Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Larangan Pakai HP yang Harus Diperhatikan, Bikin Rusak

5 Larangan Pakai HP yang Harus Diperhatikan, Bikin Rusak
ilustrasi HP (unsplash.com/Samuel Angor)
  • HP berlayar OLED perlu dijauhkan dari panas berlebih akibat sinar matahari, pembaruan perangkat lunak, atau penggunaan intensif karena dapat memicu green line.
  • Getaran motor berisiko merusak kamera ber-OIS, sementara layar HP lipat yang tipis dan fleksibel tidak boleh ditekan keras agar terhindar dari kerusakan mahal.
  • Sertifikasi IP bukan perlindungan permanen untuk memasukkan HP ke air; HP gaming juga perlu jeda saat panas dan sebaiknya tidak digunakan sambil dicas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Sebagai perangkat elektronik, HP harus selalu dijaga dan dirawat. Tergantung modelnya, perawatan HP juga bisa berbeda. Namun, tak sedikit pengguna yang memperlakukan HP-nya secara kasar sehingga HP cepat rusak, bermasalah, dan akhirnya tak bisa digunakan. Hal tersebut tak boleh ditiru karena nantinya akan merugikan diri sendiri.

Selain itu, ada beberapa larangan pakai HP yang harus diperhatikan, seperti jangan membuat HP overheat, layar HP lipat tak boleh ditekan terlalu keras, dan kamu dilarang memasukkan HP ke dalam air. Semua larangan tersebut harus dipatuhi oleh semua pengguna, khususnya pengguna yang punya HP khusus. Apa yang terjadi jika larangannya dilanggar? Cari tahu di bawah ini, yuk!

  1. 1. HP dengan layar OLED tak boleh mengalami overheat

    ilustrasi HP
    ilustrasi HP (unsplash.com/Fujiphilm)

    OLED (Organic Light-Emitting Diode) menjadi salah satu jenis layar yang paling umum dipakai di HP modern. Kualitasnya memang juara, tapi layar tersebut memiliki satu masalah yang cukup krusial, yaitu green line atau munculnya garis vertikal di layar. Laman TechAdvisor menerangkan bahwa salah satu penyebab green line adalah overheat (panas berlebih). Overheat bisa terjadi karena banyak hal, seperti HP yang terpapar sinar matahari dalam waktu lama, software update, hingga penggunaan intensif seperti bermain game seharian. Jadi, hindari semua penyebab tersebut agar terhindar dari green line, ya.

  2. 2. HP dengan sistem OIS tak boleh ditaruh holder motor

    ilustrasi HP
    ilustrasi HP (unsplash.com/TARUN RAJ BN)

    OIS (Optical Image Stabilization) adalah sistem stabilisasi motorik di kamera HP yang memanfaatkan sistem micro-electromechanical system (MEMS). OIS tertanam di kamera itu sendiri dan bekerja dengan cara menyeimbangkan lensa menggunakan magnet atau pegas. Karena merupakan sistem stabilisasi berbasis hardware (perangkat keras), OIS bisa rusak jika HP sering bergoyang atau menerima getaran yang kencang dan tak terkendali.

    Laman Wahana Honda menjelaskan bahwa motor (khususnya dengan cc tinggi) bisa memberikan getaran yang besar saat berjalan. Karena itu, menaruh HP dengan OIS di motor bisa merusak sistem dan hardware-nya. Kamu tak boleh menaruh HP di dasbor, menaruhnya di setang dengan holder, atau menyimpannya di bagasi. Jika terus dilakukan dalam waktu lama, kamera HP bisa rusak, bergoyang, blur, dan akhirnya harus diservis.

  3. 3. Layar HP lipat tak boleh ditekan terlalu keras

    ilustrasi HP
    ilustrasi HP (unsplash.com/Onur Binay)

    Dilansir dari HONOR, layar fleksibel atau layar HP lipat dibuat dari plastik yang sangat tipis dan fleksibel. Hal tersebut sangat berbeda dengan layar HP konvensional yang dibuat dengan kaca yang kuat dan tahan tusukan. Karena materialnya tersebut, layar HP lipat jauh lebih lemah, lembut, dan rentan. Alhasil, kamu tak boleh menekannya terlalu keras, apalagi sampai menusuknya. Jika ditekan terlalu keras, layar HP lipat akan tertekuk, sobek, tak bisa disentuh, dan akhirnya harus diganti. Pergantian layar HP lipat juga sangat mahal, bahkan biayanya mencapai Rp13 jutaan.

  4. 4. HP dengan IP rating tetap tak boleh dimasukan ke dalam air

    ilustrasi HP
    ilustrasi HP (unsplash.com/Shuvro Mojumder)

    HP modern umumnya memiliki ketahanan terhadap debu dan air yang ditandai dengan sertifikasi IP rating. Ada IP68 yang menandakan HP bisa dimasukkan ke air sedalam 1,5 meter dan tahan terhadap debu. Ada juga IP64 yang artinya HP tahan debu dan tahan terhadap percikan air. Ada juga IP69K yang memberikan ketahanan terhadap debu dan semprotan air bertekanan tinggi serta bersuhu panas.

    Meski sudah memiliki IP rating, bukan berarti HP aman selamanya. Laman Thejoyfactory menjelaskan bahwa IP rating tak berlaku selamanya. IP rating bisa melemah dan akhirnya ketahanannya hilang seiring waktu. IP rating juga hanya "menahan" dan tidak memberikan kekebalan mutlak. Karena itu, IP rating hanya digunakan untuk berjaga-jaga dan bukan berarti kamu bisa memasukkan HP ke dalam air atau pasir sesuka hati.

  5. 5. HP gaming tak boleh digeber setiap hari

    ilustrasi HP gaming
    ilustrasi HP gaming (unsplash.com/Andrey Matveev)

    HP gaming memang ditujukan untuk bermain game, khususnya game berat yang memerlukan tenaga besar. Namun, bukan berarti kamu bisa menggeber atau menggunakannya untuk bermain game seharian. Penggunaan tersebut bisa memicu overheat pada HP. Overheat juga sangat berbahaya karena bisa menyebabkan masalah seperti green line, ghost touch, lag, freeze, hingga penurunan performa baterai.

    Untuk mencegah overheat, kamu harus mengatur waktu bermain game. Ketika HP sudah panas, istirahatkan HP hingga suhunya kembali normal. Kamu juga tak disarankan untuk bermain HP sembari dicas. Jika ingin bermain game dalam waktu yang lama, sangat disarankan untuk menggunakan cooler eksternal agar suhu HP tetap terjaga dan performanya bisa optimal.

    Semua larangan pakai HP yang harus diperhatikan sepatutnya kamu terapkan dan tak boleh diremehkan. Dalam jangka pendek, mungkin HP tak akan mengalami masalah berarti. Namun, jika diabaikan dalam waktu yang lama, HP bisa mengalami masalah yang serius. Jika sudah bermasalah, hanya ada dua hal yang bisa dilakukan, yaitu melakukan servis atau membeli HP baru, yang keduanya membutuhkan biaya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More