Di tengah polemik laptop yang harganya kian naik, stok MacBook Air dikabarkan akan makin sulit ditemukan di pasaran, baik di toko offline maupun online. Menurut laporan Bloomberg, hal tersebut dikarenakan berlanjutnya krisis pasokan memori global. Kelangkaan tersebut turut menyentuh MacBook Air M5 yang diperkenalkan Apple pada Maret 2026, membuat waktu pengiriman untuk sejumlah konfigurasi menjadi lebih panjang dibandingkan kondisi normal.
Situasi ini cukup menarik mengingat MacBook Air menjadi lini laptop yang ditujukan untuk menjangkau pengguna lebih luas dalam keluarga Mac. Model terbarunya sudah membawa memori terintegrasi 16 GB dan penyimpanan SSD 512 GB sebagai konfigurasi awal, sehingga kebutuhan komponen memori pada perangkat tersebut juga tidak sedikit.
