Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Optik Melawai Gunakan AI, Deteksi 14 Risiko Penyakit Mata dan Kronis

Optik Melawai Gunakan AI, Deteksi 14 Risiko Penyakit Mata dan Kronis
Pemeriksaan retina mata mengunakan Airdoc di Optik Melawai (IDN Times/Misrohatun)
Intinya Sih
  • Optik Melawai memakai AI Airdoc berbasis foto retina untuk mendeteksi risiko 6 penyakit mata dan 8 penyakit kronis secara non-invasif, dengan laporan tersedia dalam tiga menit.
  • Teknologi ini diklaim memiliki akurasi hingga 95 persen dan dapat membaca risiko seperti glaukoma, katarak yang belum terdiagnosis, hipertensi, diabetes, stroke, hingga penyakit jantung.
  • Pada usia ke-45, Optik Melawai memperkuat transformasi layanan kesehatan mata melalui peningkatan standar gerai, perluasan perawatan mata dan pendengaran, serta teknologi yang lebih personal dan akurat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Optik Melawai memanfaatkan akal imitasi (artificial intelligence/AI) untuk mendeteksi risiko 6 penyakit mata dan 8 penyakit kronis dengan teknologi yang mereka sebut sebagai Airdoc.

Pengecekan akan dilihat melalui retina mata karena pembuluh darah dan saraf di sana terhubung dengan jantung dan otak. Ratusan abnormalitas mata dan sistemik dapat diamati melalui retina secara langsung dan non-invasif.

Teknologi yang dibawa

IMG_0928.jpeg
Airdoc, alat pemeriksaan retina mata Optik Melawai (IDN Times/Misrohatun)

Di usia Optik Melawai yang sudah memasuki 45 tahun, mereka menjelaskan bahwa ke depannya juga akan fokus ke kesehatan mata. Selain konsumen dengan kebutuhan myopia, banyak juga yang mengeluhkan terkait dry eye.

"Dry eye maksudnya keluhan-keluhan mata kering, jadi perih dan sebagainya. Tapi sebenarnya yang ingin kita fokuskan itu juga katarak yang belum terdiagnosa," ujar James Hadisurjo, General Manager Operation Optik Melawai.

Akurasi dari Airdoc digadang-gadang mencapai 95 persen—hanya menggunakan foto retina. Kamera fundus Retina Imagining Powered by AI akan mengambil gambar retina dan mengunggahnya ke modul AI untuk dianalisis. Laporan akan dihasilkan dalam 3 menit.

Risiko penyakit yang terdeteksi

Risiko penyakit mata yang terdeteksi dengan Airdoc, meliputi:

  • Retinopati diabetik.
  • Retinopati hipertensif.
  • Glaukoma.
  • Degenerasi makula terkait usia.
  • Miopia patologis.
  • Ablasi retina.

Sedangkan risiko penyakit kronis yang bisa terbaca, di antaranya:

  • Hipertensi.
  • Diabetes melitus
  • Stroke.
  • Penyakit jantung koroner.
  • Gagal jantung.
  • Anemia.
  • Tumor otak.
  • Penyakit paru-paru.

Arah transformasi Optik Melawai

IMG_0910.jpeg
Optik Melawai memasuki usia 45 tahun (IDN Times/Misrohatun)

Optik Melawai selalu menekankan kualitas pengecekan mata dan juga kualitas lensa. Kesehatan mata jadi salah satu hal yang diprioritaskan agar tidak mengorbankan kepercayaan konsumen.

Terkait fesyen, mereka menawarkan berbagai macam merek sebagai aksesori yang bisa digunakan pelanggan. Di sisi lain mereka berharap, konsumen juga akan mendapatkan kulitas dari lensa dan akurasi pemeriksaan mata.

Dalam rangka merayakan hari jadinya yang ke-45, Optik Melawai menghadirkan Eyewear Exhibition yang berlangsung pada 6–9 Agustus 2026 di Main Atrium Senayan City, Jakarta.

Di sana pengunjung dapat menikmati beragam kegiatan, mulai dari pameran koleksi eyewear, talkshow inspiratif seputar gaya hidup dan kesehatan mata. Pengunjung juga berkesempatan menikmati layanan pemeriksaan mata gratis (free eye check-up) dan pembersihan kacamata gratis (free eyewear cleaning).

Momentum ini menjadi tonggak penting bagi Optik Melawai untuk mempertegas arah transformasi perusahaan. Sejalan dengan komitmen tersebut, mereka kini melangkah menjadi pemimpin layanan kesehatan mata yang menghadirkan solusi lebih menyeluruh bagi masyarakat.

Transformasi tersebut diwujudkan melalui tiga fokus utama, yaitu meningkatkan standar pelayanan di seluruh jaringan gerai, memperluas layanan kesehatan mata dan perawatan pendengaran, serta mengoptimalkan pemanfaatan teknologi untuk menghadirkan layanan yang semakin personal, akurat dan berkualitas.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More