MacBook Air Terancam Bakal Langka, Krisis Memori Jadi Penyebab

- Ketersediaan MacBook Air mulai menipis di berbagai pasar, dengan waktu pengiriman sejumlah konfigurasi yang lebih panjang.
- Krisis pasokan memori global dikaitkan dengan tingginya kebutuhan komponen untuk pembangunan infrastruktur AI.
- MacBook Air M5 hadir dengan memori 16 GB dan SSD 512 GB sebagai konfigurasi awal, serta harga awal naik 100 dolar AS.
Di tengah polemik laptop yang harganya kian naik, stok MacBook Air dikabarkan akan makin sulit ditemukan di pasaran, baik di toko offline maupun online. Menurut laporan Bloomberg, hal tersebut dikarenakan berlanjutnya krisis pasokan memori global. Kelangkaan tersebut turut menyentuh MacBook Air M5 yang diperkenalkan Apple pada Maret 2026, membuat waktu pengiriman untuk sejumlah konfigurasi menjadi lebih panjang dibandingkan kondisi normal.
Situasi ini cukup menarik mengingat MacBook Air menjadi lini laptop yang ditujukan untuk menjangkau pengguna lebih luas dalam keluarga Mac. Model terbarunya sudah membawa memori terintegrasi 16 GB dan penyimpanan SSD 512 GB sebagai konfigurasi awal, sehingga kebutuhan komponen memori pada perangkat tersebut juga tidak sedikit.
MacBook Air semakin sulit ditemukan

Ketersediaan MacBook Air dilaporkan mulai menipis di berbagai pasar. Waktu pengiriman untuk sejumlah konfigurasi mengalami perpanjangan, sementara konsumen juga semakin sulit menemukan unit baru yang siap dibeli. Kondisinya disebut lebih buruk dibandingkan kelangkaan yang biasanya muncul akibat peningkatan permintaan musiman.
Situasi tersebut terjadi beberapa bulan setelah Apple memperkenalkan MacBook Air M5. Generasi terbaru ini tersedia dalam ukuran 13 inci dan 15 inci, dengan memori terintegrasi 16 GB pada konfigurasi dasar serta opsi peningkatan hingga 24 GB atau 32 GB.
Kapasitas penyimpanan awalnya juga meningkat menjadi SSD 512 GB, dua kali lebih besar dibandingkan generasi sebelumnya, serta dapat dikonfigurasi hingga 4 TB. Apple turut membekali MacBook Air M5 dengan chip N1 yang mendukung WiFi 7 dan Bluetooth 6, sementara daya tahan baterainya diklaim mencapai 18 jam untuk streaming video.
Krisis memori ikut menekan pasokan
Kelangkaan MacBook Air dikaitkan dengan krisis pasokan memori global yang sedang berlangsung. Tingginya kebutuhan memori untuk infrastruktur AI membuat rantai pasokan komponen tersebut semakin ketat, sementara produsen perangkat elektronik tetap membutuhkan pasokan dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan produk konsumen.
Tekanan tersebut menjadi semakin relevan bagi MacBook Air karena model M5 kini menggunakan memori terintegrasi 16 GB sebagai standar. Bahkan, Apple menyediakan konfigurasi hingga 32 GB bagi pengguna yang membutuhkan kapasitas lebih besar untuk menjalankan beban kerja yang lebih berat.
Kondisi pasokan tersebut pada akhirnya berpengaruh terhadap ketersediaan produk di pasar. Konsumen yang ingin membeli MacBook Air baru berpotensi menghadapi pilihan konfigurasi yang lebih terbatas atau harus menunggu lebih lama sampai unit yang diinginkan kembali tersedia.
MacBook Air M5 juga mengalami kenaikan harga

Kelangkaan pasokan datang ketika generasi terbaru MacBook Air juga mengalami kenaikan harga dibandingkan pendahulunya. Ketika diperkenalkan pada Maret 2026, MacBook Air M5 13 inci dipasarkan mulai 1.099 dolar AS, sedangkan model 15 inci dibanderol mulai 1.299 dolar AS. Harga awal tersebut naik 100 dolar AS dibandingkan generasi sebelumnya.
Sebagai gantinya, Apple meningkatkan sejumlah komponen pada konfigurasi dasar. Selain chip M5, perangkat tersebut membawa penyimpanan awal 512 GB, memori terintegrasi 16 GB, dukungan WiFi 7 dan Bluetooth 6, kamera 12 MP Center Stage, serta dua port Thunderbolt 4 yang dapat digunakan untuk mendukung hingga dua layar eksternal.
Apple sendiri menyebut MacBook Air sebagai laptop paling populer di dunia ketika memperkenalkan generasi M5. Popularitas tersebut kini berhadapan dengan tantangan pasokan memori yang membuat ketersediaan MacBook Air semakin terbatas, sehingga konsumen yang berencana membeli perangkat ini kemungkinan perlu lebih memperhatikan ketersediaan konfigurasi yang diinginkan.




















