Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
7 Media Penyimpanan Data Jadul sebelum Era Flashdisk, Pernah Pakai?
floppy disk (unsplash.com/OnurBuz)
  • Media penyimpanan data berevolusi dari punch card dan cassette tape yang berkapasitas minim serta membutuhkan ruang atau waktu baca besar.
  • Floppy disk, hardisk raksasa, Zip disk, dan Jaz disk pernah mendukung perpindahan data, termasuk kebutuhan tugas sekolah, software, hingga file desain.
  • CD dan DVD mendominasi distribusi hiburan serta software pada awal 2000-an, sebelum flashdisk menawarkan bentuk ringkas, transfer cepat, dan kapasitas besar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Perkembangan teknologi membuat media penyimpanan masa kini berukuran sekecil kuku dengan kapasitas luar biasa. Namun jika mundur beberapa dekade ke belakang, kamu pasti ingat betapa repotnya menyimpan file penting atau software ke dalam perangkat jadul berkapasitas sangat minim.

Mengenang wujud fisik media lawas ini dijamin sukses membangkitkan memori nostalgia tentang perjuangan mengoperasikan komputer masa lalu. Penasaran apa saja perangkat ikonis sebelum era flashdisk yang pernah menjadi primadona? Mari langsung gulir dan simak daftar lengkapnya di bawah ini!

1. Punch card

punch card (commons.wikimedia.org/JoseAntonioGonzaleszNieto)

Media penyimpanan generasi paling awal ini terbuat dari lembaran kertas tebal. Punch card menyimpan data melalui cetakan pola lubang khusus dan sangat populer digunakan oleh perusahaan besar jauh sebelum era komputer personal modern lahir. Kamu bakal membutuhkan ruangan besar hanya untuk menyimpan tumpukan kartu ini karena satu lembar saja cuma bisa nampung beberapa baris kode.

2. Cassette tape

kaset pita (unsplash.com/EtienneGirardet)

Sebelum identik sebagai alat pemutar lagu, cassette tape sempat menjadi media andalan untuk menyimpan program dan data komputer. Proses membaca file memang makan waktu lama banget karena gulungan pita harus diputar berurutan. Meski lambat banget, perangkat ini sangat populer pada era 70-an karena harganya ramah kantong.

3. Floppy disk

floppy disk (unsplash.com/OnurBuz)

Media berbentuk persegi tipis ini adalah ikon sejati penyimpanan portabel era 90-an. Meski kapasitas maksimalnya sangat kecil, floppy disk pasti sangat membekas di ingatan kamu saat harus memindahkan tugas sekolah atau software ringan dari satu komputer ke komputer lain. Desain fisik perangkat ini begitu legendaris, hingga banyak diabadikan jadi ikon tombol simpan di berbagai software.

4. Hardisk raksasa

hardisk (commons.wikimedia.org/PaulRPotts)

Sistem penyimpanan hardisk pada awal kemunculannya memiliki ukuran fisik luar biasa besar hingga menyerupai lemari atau mesin cuci. Meski wujudnya sangat memakan tempat dan berbobot sangat berat, kapasitas simpan perangkat ini pada masa itu hanya berkisar puluhan megabyte saja. Kalau dibandingin sekarang, di mana perangkat sekecil kuku saja, ternyata perkembangan dunia elektronik begitu pesat!

5. Zip disk dan Jaz disk

zip disk (commons.wikimedia.org/RetroEditor)

Perangkat ini dirilis sebagai evolusi langsung dari floppy disk dengan bodi lebih tebal dan kapasitas yang jauh melompat drastis hingga hitungan gigabyte. Keduanya sempat menjadi andalan utama pekerja kreatif untuk memindahkan file desain yang besar. Sayangnya, usia teknologi ini tidak bertahan lama dan tersingkir oleh media optik yang selanjutnya.

6. CD dan DVD

CD (unsplash.com/AlexUgolkov)

Kepingan bundar ini sukses mendominasi awal tahun 2000-an dan mengubah total cara orang mendistribusikan hiburan video hingga instalasi software. Kamu pasti ngalamin ribetnya burning data ke dalam kepingan ini supaya bisa dibaca di komputer lain. Kini, pamor CD dan DVD semakin meredup karena perannya perlahan sudah digantikan penuh oleh pesatnya layanan streaming dan penyimpanan internet.

7. Flashdisk

flashdisk (unsplash.com/MarkusWinkler)

Memasuki milenium baru, flashdisk hadir sebagai terobosan berkat bentuknya yang seukuran ibu jari, namun, sanggup menampung data raksasa. Perangkat USB ini menawarkan kecepatan transfer file yang tinggi tanpa komponen bergerak sama sekali. Ini membuatnya terus menjadi media andalan kamu selama bertahun-tahun.

Evolusi teknologi selalu bergerak sangat cepat hingga membuat perangkat canggih pada masanya kini hanya menjadi sebuah barang antik. Selain kepraktisan flashdisk yang masih terus bertahan, deretan media penyimpanan data jadul di atas dijamin sukses memancing rasa nostalgia tersendiri bagi kamu yang pernah merasakan era awal komputerisasi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article