Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Tips Foto Takjil Pakai HP Biar Kelihatan Mahal dan Estetik

ilustrasi memotret lumpia sebagai camilan untuk takjil
ilustrasi memotret lumpia sebagai camilan untuk takjil (unsplash.com/Budi Puspa Wijaya)
Intinya sih...
  • Manfaatkan cahaya alami untuk hasil yang lebih natural
  • Gunakan fitur grid untuk mengatur komposisi foto
  • Pilih sudut pengambilan gambar yang tepat
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Foto hidangan takjil selalu menjadi konten visual yang paling dinantikan saat bulan Ramadan tiba. Sajian seperti kolak, es buah, hingga aneka kudapan manis khas berbuka puasa kerap tampil memanjakan mata setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Tak heran jika banyak orang ingin hasil foto takjil terlihat estetik.

Menariknya, kualitas foto makanan tidak semata-mata ditentukan oleh spesifikasi kamera. Faktor utama justru terletak pada teknik pengambilan gambar, mulai dari pencahayaan, komposisi, sudut pemotretan, hingga proses editing. Siapa pun bisa menghasilkan foto makanan yang menarik berkat dukungan fitur kamera smartphone yang semakin canggih. Bagi kamu pelaku UMKM, penjual takjil, atau yang sedang menyiapkan konten visual kuliner, ada beberapa tips sederhana yang bisa diterapkan agar foto terlihat lebih menggugah selera.

1. Manfaatkan cahaya alami untuk hasil yang lebih natural

garnish sayur-sayuran yang terkena sinar matahari
ilustrasi garnish sayur-sayuran yang terkena sinar matahari (unsplash.com/Drew Dempsey)

Cahaya memegang peranan penting dalam fotografi makanan, termasuk mengabadikan aneka kudapan takjil. Pencahayaan alami mampu menonjolkan warna, tekstur, dan detail makanan secara lebih natural. Hasil visual seperti ini umumnya sulit dicapai jika hanya mengandalkan lampu buatan atau flash kamera.

Merujuk situs Instant Backdrops, penggunaan flash pada kamera smartphone berisiko membuat tampilan hidangan menjadi terlalu terang. Pantulan cahaya yang dihasilkan membuat foto takjil buka puasa tampak pucat dan kurang menarik. Oleh karena itu, memotret di dekat jendela dengan cahaya alami dari arah samping sering direkomendasikan. Teknik sederhana ini dapat memberikan dimensi dan kesan visual yang lebih elegan pada foto takjil.

2. Gunakan fitur grid untuk mengatur komposisi foto

memotret hidangan pancake
ilustrasi memotret hidangan pancake (unsplash.com/Seongho Jang)

Komposisi yang rapi akan meningkatkan kesan visual sebuah foto. Penggunaan fitur grid pada fotografi smartphone dilakukan untuk menerapkan rule of thirds. Aturan ini membantu menempatkan objek utama tidak selalu di tengah sehingga foto terlihat lebih dinamis. Komposisi yang baik juga membuat mata lebih nyaman saat melihat foto.

Kamu bisa letakkan piring takjil atau gelas minuman sedikit ke arah frame. Ruang kosong di sekeliling objek dapat dimanfaatkan sebagai elemen estetika tambahan. Teknik ini sering digunakan dalam fotografi profesional untuk menciptakan kesan minimalis.

3. Pilih sudut pengambilan gambar yang tepat

ilustrasi seseorang sedang memotret makanan manis untuk takjil di bulan Ramadan
ilustrasi seseorang sedang memotret makanan manis untuk takjil di bulan Ramadan (freepik.com/azerbaijan_stockers)

Sudut pengambilan gambar atau angle memiliki pengaruh besar terhadap penceritaan visual sebuah foto. Menurut Ifolor, setiap makanan yang dipotret memiliki sudut terbaiknya masing-masing. Sudut 45 derajat sering dipakai untuk menampilkan tekstur dan dimensi makanan khususnya yang memiliki lapisan atau isian. Sementara itu, sudut dari atas atau flat lay cocok untuk menyusun beberapa jenis takjil dalam satu frame.

Eksperimen angle sangat dianjurkan sebelum mengambil foto. Smartphone memudahkan pengguna untuk bisa langsung melihat preview dari berbagai angle. Fotografer bisa mencoba berbagai sudut dan beberapa posisi sebelum memutuskan angle terbaik.

4. Gunakan props dan warna yang selaras

cutlery set
ilustrasi cutlery set (unsplash.com/Orgalux)

Properti pendukung memiliki peran penting dalam membangun suasana foto takjil yang estetik dan menggugah selera. Mengacu VOI, penggunaan elemen seperti piring, kain serbet, sendok unik, peralatan makan, talenan, hingga garnish mampu memperkaya tampilan visual. Meski demikian, pemilihan properti perlu dilakukan secara selektif agar tetap mendukung konsep foto. Properti sebaiknya berfungsi sebagai pelengkap, bukan justru mengalihkan perhatian dari fokus utama, yaitu hidangan takjil.

Selain properti, pemilihan warna juga menjadi aspek krusial dalam fotografi makanan. Warna terlalu gelap atau netral seperti cokelat dan beige kerap terlihat kurang menggugah selera saat difoto menggunakan kamera smartphone. Sebaliknya, warna cerah seperti hijau, kuning, dan merah cenderung tampil lebih menarik secara visual. Karena itu, penggunaan properti harus disesuaikan karakter makanan yang difoto. Sebagai contoh, untuk hidangan seperti rendang, elemen pendukung berupa cabai, taburan garam, serai, dan daun jeruk dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kesan rasa sekaligus memperindah tampilan foto.

5. Manfaatkan mode potrait untuk memunculkan efek bokeh

ilustrasi foto mode potrait
ilustrasi foto mode potrait (unsplash.com/I ch)

Fitur mode Portrait pada smartphone modern menjadi solusi praktis untuk menciptakan latar belakang blur tanpa perlu kamera profesional. Efek bokeh yang dihasilkan membantu objek utama tampil lebih menonjol dan terpisah dari latar belakang. Menurut Instant Backdrops, efek semacam ini kerap digunakan dalam fotografi makanan profesional untuk meningkatkan fokus visual. Hasilnya, foto terlihat lebih bersih, fokus, dan memberi kesan elegan.

Seperti dikutip dari VOI, fotografer profesional Tim Clinch membagikan sejumlah tips memotret makanan menggunakan mode Portrait. Hampir semua smartphone kini memiliki fitur ini, meski penamaannya bisa berbeda, seperti Aperture atau Live Focus. Mode tersebut dirancang menghasilkan efek bidang dangkal agar foto terlihat lebih profesional. Namun, fitur ini bekerja paling optimal ketika objek memiliki garis tepi yang jelas.

Clinch juga mengingatkan pengguna agar lebih berhati-hati saat memotret objek tertentu. Benda transparan seperti gelas atau wadah kaca sering menjadi tantangan bagi sistem kamera smartphone. Mode Portrait terkadang kesulitan membaca tepi objek, sehingga menghasilkan buram yang tidak wajar atau bahkan membuat bagian objek tampak menghilang. Kondisi tersebut dapat menurunkan kualitas visual foto secara keseluruhan.

Meski demikian, mode Portrait tetap menjadi andalan jika digunakan secara tepat. Pengguna disarankan selalu mengecek hasil foto sebelum menyimpannya, terutama saat memotret makanan memakai properti tambahan. Pengaturan yang sesuai memungkinkan mode ini menghadirkan tampilan foto takjil yang tampak lebih eksklusif. Bahkan hanya bermodal smartphone, foto makanan bisa terlihat lebih menarik dan bernilai visual tinggi.

6. Fokus pada detail dan tekstur makanan

ilustrasi pie susu
ilustrasi pie susu (unsplash.com/Fatahillah Huda Mayyasa)

Detail kecil sering kali menjadi daya tarik utama dalam foto makanan dan minuman takjil. Fitur close-up atau makro untuk menampilkan tekstur secara maksimal. Kilauan sirup, butiran gula, atau permukaan lembut takjil bisa memberikan kesan menggugah selera.

Pengambilan foto jarak dekat perlu dilakukan dengan stabil agar tidak blur. Alih-alih menggunakan digital zoom berlebihan, lebih baik mendekatkan kamera secara fisik. Pengaturan fokus manual juga bisa membantu mengunci detail tertentu. Melalui pendekatan ini, foto hidangan takjil akan terlihat lebih tajam dan profesional.

7. Lakukan editing secukupnya agar tetap natural

aplikasi VSCO
Logo aplikasi VSCO (play.google.com/VSCO)

Tahap editing menjadi bagian akhir yang tak kalah krusial dalam proses fotografi makanan. Beragam aplikasi seperti Snapseed, VSCO, hingga Lightroom kerap direkomendasikan untuk fotografi smartphone. Melalui proses editing, pencahayaan, kontras, dan warna dapat disesuaikan agar tampilan foto terlihat lebih seimbang dan enak dipandang.

Pendekatan yang dianjurkan adalah melakukan koreksi ringan tanpa menghilangkan karakter asli hidangan. Penyesuaian pada highlight dan shadow dapat membantu menonjolkan detail makanan tanpa kesan berlebihan. Sementara itu, pemotongan gambar yang rapi turut berperan memperkuat komposisi dan fokus visual.

Memotret takjil agar terlihat mahal dan estetik tidak selalu membutuhkan peralatan mahal. Cukup modal sederhana dan teknik yang tepat, kamu sudah bisa menghasilkan foto takjil yang menarik dan layak dibagikan ke media sosial. Selain mempercantik tampilan, foto yang estetik juga menjadi cara kreatif mengabadikan momen berbuka puasa. Jadi, tidak ada alasan untuk ragu mencoba. Saatnya menerapkan tips di atas dan eksplorasi gayamu sendiri.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Tech

See More

Apakah GTA 6 Bakal Menghadirkan Fitur Medsos Mirip TikTok?

10 Feb 2026, 18:22 WIBTech