Sejak genre Soulslike meledak, hanya ada sedikit game yang berani menantang formula atau ciri khas yang diusungnya. Beberapa game memang mengubah sejumlah elemen kecil agar lebih ramah pemain pemula atau terlihat lebih fresh, namun jarang yang benar-benar melawan karakteristik genre Soulslike itu sendiri. Akan tetapi, jarang bukan berarti tidak ada karena diluar sana ternyata ada beberapa game Soulslike yang tidak takut bereksperimen terhadap formula genrenya untuk menciptakan pengalaman bermain yang benar-benar baru. Berikut daftarnya.
6 Game Soulslike yang Tak Takut Bereksperimen dengan Formula Genrenya

Take a Deeper Read
1. Valor Mortis
Valor Mortis merupakan game Soulslike paling baru di daftar ini. Sistem combat-nya berfokus pada parry dan manajemen stamina seperti biasa, namun tampak berbeda karena dimainkan dari sudut pandang first-person. Dengan tambahan senjata api dan skill berbasis elemen, game ini sedikit mengingatkan pada seri BioShock. Menghabisi gerombolan musuh sembari mengayunkan pedang, menyemburkan api dari tangan atau menembak kepala mereka sangat jarang ditemui di game-game Soulslike. Selain perspektif kamera yang lebih dekat, game ini juga membawa latar sejarah alternatif di era Napoleon, sistem progress tak biasa dan bagian parkour yang lagi-lagi sangat langka pada game Soulslike.
2. Remnant: From the Ashes
Genre Soulslike terus berkembang hingga di titik senjata api mulai menjadi senjata utama, alih-alih sekadar senjata pelengkap seperti di Bloodborne. Remnant: From the Ashes termasuk game Soulslike pertama yang mengeksekusi pendekatan combat jarak jauh dengan sangat baik. Pilihan senjata api di game ini beragam, mulai dari pistol, senapan hingga shotgun. Jika mau, pemain juga bisa menggunakan senjata milik musuh bos yang terlihat jauh lebih menarik secara visual. Selain itu, game ini juga membawa banyak perubahan lain terhadap genrenya seperti pemain tidak akan kehilangan mata uang in-game ketika mati, struktur mode campaign-nya berbasis reroll, pilihan tingkat kesulitan dan mode co-op untuk mabar.
3. Lords of the Fallen
Mekanisme dua dunia bukan hal langka di game, namun masih jarang dimanfaatkan pada game Soulslike. Lords of the Fallen menjadi contoh terbaiknya di mana pada game ini, terdapat dua dunia paralel yang saling berdampingan. Mati di dunia utama yang bernama Axiom tidak otomatis membawa pemain kembali ke checkpoint terakhir seperti di kebanyakan game Soulslike, melainkan terkirim ke dunia lain bernama Umbral. Di situ, pemain memiliki peluang kembali ke Axiom jika selamat dari berbagai bahaya di dalamnya dan menemukan jalan pulang. Mekanisme ini memperkaya combat dan eksplorasi, apalagi pemain bisa berpindah ke Umbral hampir kapan saja.
4. Salt and Sanctuary
Salt and Sanctuary termasuk kedalam salah satu game pertama yang terinspirasi Dark Souls, namun tidak berhenti pada sekadar meniru game tersebut. Sebab, game ini juga memadukan platforming 2D dengan desain Metroidvania dan elemen aksi RPG. Platforming mengubah cara bernavigasi dan bertarung, sementara pengembangan karakter yang mendalam dan bahaya dari menjelajah terlalu jauh di dunia yang saling terhubung menjaga game ini agar tetap berada di ranah Soulslike. Menerjemahkan genre Soulslike ke dalam visual 2D tentu tidak mudah, karena aspek menantangnya harus tetap dieksekusi dengan sangat meski tanpa dimensi tambahan. Sekuelnya yang berjudul Salt and Sacrifice juga tidak kalah menarik dan wajib dicoba.
5. Mortal Shell
Bertahun-tahun setelah rilis, Mortal Shell masih luar biasa berkat cara uniknya mengolah sistem class. Pada game ini, pemain tidak memiliki class di awal atau meracik kombinasi sendiri, melainkan menemukan dan mengenakannya dalam bentuk Shell. Tiap Shell bisa dikembangkan secara terpisah dengan skill khusus dan pemain bebas berganti di antara yang sudah ditemukan, sehingga mereka bisa mencoba gaya bertarung berbeda tanpa harus membuat karakter baru. Game ini juga membawa skill menarik bernama Harden sebagai alternatif sistem parry untuk bertahan dari serangan musuh. Sekuelnya yang rilis tahun ini bahkan lebih berani, di mana tidak ada stamina sama sekali dan senjata jarak jauhnya jauh lebih berguna.
6. Elden Ring Nightreign
Elden Ring Nightreign tetap menjadi salah satu game Soulslike paling eksperimental. Game ini menantang formula genrenya lewat petualangan berbasis sesi dengan build sementara dan co-op dengan berbagai peran berbeda. Saran paling umum ketika bermain game Soulslike adalah tidak terburu-buru, namun Nightreign mengabaikan saran itu dan mendorong pemain bergerak serta menjelajah secepat mungkin untuk bersiap menghadapi musuh bos sebelum waktu habis. Bisa dibilang, game ini merupakan Soulslike versi battle royale, meski sepenuhnya PvE. Banyak penggemar Elden Ring awalnya skeptis dengan game ini dan Nightreign sendiri memang tidak akan cocok untuk semua pemain.
Itulah tadi ulasan mengenai beberapa game Soulslike yang tidak takut bereksperimen dengan formula genrenya. Pernah memainkan salah satu game di atas?
Curated For You
- Perempuan Penggerak Koperasi Tangguh di Tepi Rel20 Oct 2026, 09:20 WIB
- 5 Game Soulslike Underrated yang Tidak Diketahui Banyak Pemain19 Sep 2026, 06:10 WIB
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
- 6 Game Soulslike dengan Musuh Bos Terbaik26 Mar 2026, 07:25 WIB