Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Alasan Erling Haaland dan Bruno Fernandes Wajib di Skuad FPL 2026/2027
ilustrasi bola (pixabay.com/KelvinStuttard)
  • Erling Haaland dan Bruno Fernandes menjadi pencetak poin FPL terbanyak 2025/2026, masing-masing meraih 239 dan 235 poin melalui kontribusi gol serta assist.
  • Harga Haaland naik menjadi £15,5 juta dan Fernandes £12 juta, tetapi Manchester City serta Manchester United mendapat jadwal awal yang relatif mudah hingga enam gameweek.
  • Kombinasi keduanya menghabiskan £27,5 juta dari anggaran £100 juta, namun dapat dirotasi sebagai kapten berdasarkan tingkat kesulitan laga dan dipakai bersama chip FPL.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Fantasy Premier League (FPL) menjadi bagian tak terpisahkan dari English Premier League. Jelang bergulirnya musim baru pada 2026/2027, para manajer akan kembali mengatur skuad terbaiknya demi mendulang banyak poin. Sejalan dengan hal itu, Erling Haaland dan Bruno Fernandes mencuat sebagai opsi premium berkat performa konsisten pada musim lalu. Berikut alasan para manajer mesti memiliki Erling Haaland dan Bruno Fernandes di FPL 2026/2027.

1. Erling Haaland dan Bruno Fernandes konsisten menghasilkan banyak poin

ilustrasi bola berlogo Premier League (pixabay.com/KelvinStuttard)

Erling Haaland dan Bruno Fernandes merupakan pemain dengan poin terbanyak di FPL 2025/2026. Sebagai striker, Haaland menduduki posisi teratas dengan 239 poin. Torehan ini diperoleh berkat catatan 27 gol dan 4 assist bersama Manchester City. Sementara, Fernandes menjadi gelandang paling produktif dengan menghasilkan 235 poin. Bersama Manchester United, Fernandes membuat 9 gol dan memecahkan rekor 24 assist di Premier League. 

Secara performa, Fernandes lebih gemilang sejak Michael Carrick menukangi Manchester United pada Januari 2026. Dari gameweek (GW) 22–38, ia berhasil mengumpulkan 129 poin melalui torehan 4 gol dan 16 assist. Ini menunjukkan kreativitasnya meningkat dengan adanya pelatih baru. Konsistensi tersebut membuat harganya melonjak jauh. Musim lalu, Fernandes memulai kompetisi dengan nilai £9.0m. Pada 2026/2027, harganya meningkat £3.0m menjadi £12.0m. Naiknya banderol ini membuat Fernandes menjadi gelandang termahal di FPL. 

Sementara itu, Haaland relatif lebih stabil secara penampilan. Musim lalu, penyerang Norwegia ini dihargai £14.0m. Kini, nilainya naik £1.5m menjadi £15.5m. Haaland memecahkan rekor sebagai pemain termahal dalam sejarah FPL. Kenaikan itu tidak terlepas dari perolehan 239 poin berkat 27 gol dan 8 assist. Musim lalu, ia merupakan pemain yang paling banyak dipilih dan digunakan sebagai kapten. Kendati Manchester City ditangani Enzo Maresca sepeninggal Pep Guardiola, Haaland diprediksi tetap tampil garang sebagai mesin gol di lini serangan.

2. Manchester United dan Manchester City punya jadwal mudah pada awal musim

ilustrasi logo Manchester United (unsplash.com/soakedinnirvana)

Alasan lain para manajer mesti memasukkan Erling Haaland dan Bruno Fernandes adalah jadwal pada awal musim 2026/2027. Baik Manchester City maupun Manchester United sama-sama menghadapi lawan mudah. Berdasarkan fixture difficulty ratings (FDR), aset dari dua tim tersebut direkomendasikan karena aman setidaknya hingga enam GW awal FPL. 

Manchester United punya jalan lebih menjanjikan dalam tiga laga awal musim. Setan Merah menghadapi dua tim promosi dalam dua laga beruntun, yakni Hull City dan Ipswich Town. Pada GW 3, Manchester United relatif mendapatkan lawan sepadan ketika bertamu ke markas Everton. Dengan kondisi ini, Fernandes layak masuk skuad untuk mendulang banyak poin. 

Manchester City juga memperoleh jadwal serupa. Manchester City membuka musim di kandang kontra Bournemouth, disusul laga tandang ke ibu kota kontra Crystal Palace. Setelah itu, Manchester City bertamu ke kandang Coventry City. Menilik jadwal ini, Haaland diprediksi mencetak banyak gol. Berdasarkan riwayat 6 laga awal dalam 4 musim terakhir, Haaland selalu menghasilkan lebih dari 50 poin. Statistik ini bisa menjadi panduan bagi para manajer FPL.

3. Meski mahal, kombinasi Erling Haaland dan Bruno Fernandes patut dipertimbangkan sepanjang musim

ilustrasi pelatih sepak bola (unsplash.com/thwhoai)

Kehadiran Erling Haaland dan Bruno Fernandes memang memakan biaya tinggi. Dari budget £100.0m yang disediakan, kombinasi keduanya menghabiskan £27,5m. Meski begitu, statistik dan jumlah perolehan poin musim lalu menjadi bukti bahwa kedua pemain layak masuk skuad FPL. Para manajer tinggal memilih 13 pemain lain dengan dana yang tersisa £72.5m. 

Terlebih lagi, Haaland dan Fernandes sama-sama bisa jadi opsi kapten tiap GW. Keduanya dapat dirotasi sesuai dengan FDR masing-masing tim. Potensi panen poin bisa didapatkan jika para manajer FPL memiliki keduanya di dalam skuad. Kedua pemain juga bisa dipasang berbagai chip yang tersedia sehingga membuat kans untuk menggandakan poin terbuka lebar. 

Berdasarkan performa musim lalu, Haaland dan Fernandes menjadi duo yang sayang untuk dilewatkan begitu saja. Setidaknya, kedua pemain punya jaminan banyak poin pada awal musim. Kendati begitu, kombinasi keduanya tetap direkomendasikan digunakan sepanjang musim. Alasan di atas membuat Haaland dan Fernandes wajib masuk skuad FPL 2026/2027.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article