Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 DLC Ekspansi Game Open-World yang Lampaui Game Utamanya
Horizon Forbidden West - Burning Shores (dok. Guerilla Games)
  • Lima DLC open-world disorot karena menghadirkan cerita, wilayah, karakter, mekanisme, dan tantangan yang terasa setara atau melampaui game utamanya.
  • Burning Shores, Undead Nightmare, dan Phantom Liberty menawarkan pendekatan berbeda melalui konflik Aloy, wabah zombie John Marston, serta misi spionase V di Dogtown.
  • Shadow of the Erdtree memperdalam eksplorasi dan pertarungan Elden Ring, sementara Blood and Wine menghadirkan petualangan besar Geralt di Toussaint dengan penutup memuaskan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Dalam industri gaming, DLC ekspansi sering dianggap sebagai konten tambahan yang hanya sekadar memperpanjang usia sebuah game. Namun, beberapa DLC justru menawarkan pengalaman yang begitu lengkap, ambisius dan berkualitas sehingga terasa seperti game baru yang berdiri sendiri. Hal ini menjadi sesuatu yang mengesankan terutama bagi pemain yang sudah menghabiskan puluhan hingga ratusan jam pada game utamanya dan menemukan konten tambahan yang kualitasnya setara atau bahkan lebih baik. Berikut beberapa diantaranya yang berhasil menghadirkan alasan baru untuk kembali bermain, baik melalui cerita, wilayah, karakter, mekanisme gameplay maupun tantangan yang lebih menarik.

1. Burning Shores – Horizon Forbidden West

Burning Shores membawa Aloy ke sebuah kepulauan vulkanik yang berada di sekitar Los Angeles. DLC ini tidak hanya sekadar menambahkan wilayah untuk dijelajahi, tapi juga membawa konflik yang memiliki skala besar dan karakter-karakter baru yang menarik. Salah satu sosok penting di dalamnya adalah Seyka, karakter yang memiliki hubungan emosional dengan Aloy. Selain itu, pemain juga akan berhadapan dengan ancaman dari anggota kelompok Far Zenith yang berusaha menggunakan roket untuk meninggalkan Bumi. Dari sisi gameplay, DLC ini menambahkan level cap, skill tree baru, senjata, mata uang untuk upgrade peralatan dan Machine baru untuk dilawan. Yang terbaik dari Burning Shores terletak pada kemampuannya dalam mempertahankan elemen terbaik dari game utamanya, di mana eksplorasi dunia masih menjadi daya tarik utama, namun pertarungan melawan para Machine digarap dengan lebih spektakuler dengan arena yang lebih besar.

2. Undead Nightmare – Red Dead Redemption

Undead Nightmare mengambil pendekatan yang sangat berbeda dari game utamanya. Jika Red Dead Redemption dikenal sebagai game koboi realistis dengan cerita dramatis dan karakter-karakter kompleks, DLC ini mengubah dunia Wild West menjadi lokasi horor yang dipenuhi zombie penuh darah. John Marston kembali menjadi protagonis utama, namun kali ini ia harus mencari obat untuk wabah zombie yang telah menyerang keluarganya dan masyarakat di sekitarnya. Hampir seluruh misi utama dan sampingan berfokus pada pertarungan melawan zombie dan pemain juga mendapat akses ke senjata baru, tipe musuh berbeda dan berbagai situasi yang tidak mungkin muncul dalam game utamanya. Selain mode campaign untuk dimainkan sendiri, Undead Nightmares juga menambahkan dua mode multiplayer.

3. Phantom Liberty – Cyberpunk 2077

Phantom Liberty memperluas dunia Cyberpunk 2077 melalui wilayah baru bernama Dogtown. Pada DLC ini, V dan Johnny Silverhand terlibat dalam misi berbahaya untuk menyelamatkan Presiden Amerika Serikat setelah pesawatnya jatuh di Night City. Ceritanya membawa sejumlah karakter baru, termasuk Solomon Reed yang diperankan Idris Elba. Kehadirannya memberi daya tarik tambahan, namun nilai jual utama DLC ini tetap berada pada kombinasi cerita politik, spionase dan dunia distopia yang menjadi bagian tak terpisahkan dari game utamanya. Selain menikmati cerita baru, pemain juga diajak untuk menikmati banyak misi utama dan sampingan baru, kendaraan, senjata, quickhack dan sistem combat menggunakan kendaraan. Phantom Liberty tidak hanya menambahkan konten, tapi juga memperdalam dunia dan gameplay game utamanya. Karenanya, banyak yang menilai DLC ini sebagai bentuk paling matang dari visi Cyberpunk 2077.

4. Shadow of the Erdtree – Elden Ring

Sama seperti Phantom Liberty untuk Cyberpunk 2077, Shadow of the Erdtree juga memperluas mitologi dan dunia Elden Ring melalui wilayah baru yang dikenal sebagai Realm of Shadow. Wilayah anyar itu dirancang dengan lebih padat, sehingga proses eksplorasi akan terasa berbeda dari Lands Between. Selain itu, pemain juga akan menemukan dungeon tersembunyi, senjata, sejumlah musuh bos baru dengan pola serangan yang sangat menantang dan berbagai area yang saling terhubung secara vertikal. Salah satu alasan mengapa DLC ini banyak dipuji adalah kualitas desain dunianya. DLC ini tidak hanya memperbesar ukuran map, tapi juga membuat setiap sudut Realm of Shadow terasa memiliki tujuan. Pertarungan melawan musuh bos juga jadi bagian terbaik, terutama pertarungan terakhir melawan Radahn yang disebut sebagai salah satu pertarungan tersulit di dalam game Soulslike.

5. Blood and Wine – The Witcher 3

Blood and Wine membawa Geralt of Rivia ke Toussaint, sebuah wilayah yang tampak indah, cerah dan makmur, tapi ternyata menyimpan ancaman mematikan. Pada DLC ini, Geralt ditugaskan memburu monster misterius yang meneror masyarakat setempat. Berbeda dari banyak DLC yang hanya menambahkan beberapa misi, Blood and Wine memiliki skala yang sangat besar. Pemain akan mendapatkan alur cerita baru, karakter-karakter tambahan, monster, senjata, misi dan wilayah luas untuk dijelajahi. Banyaknya konten yang dihadirkan membuat DLC ini terasa seperti petualangan terpisah yang harusnya dirilis sebagai game standalone. Dengan cerita yang solid, dunia baru yang begitu menarik dan penutup yang memuaskan bagi perjalanan Geralt, Blood and Wine menjadi salah satu contoh DLC yang mampu berdiri sejajar atau bahkan melampaui game utamanya.

Demikian tadi ulasan mengenai beberapa DLC ekspansi game open-world yang lampaui game utamanya. Pernah memainkan salah satu DLC ekspansi di atas?

Curated For You

Editorial Team

Related Article