Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

7 Game Adaptasi Komik, tapi Bukan Dari Marvel atau DC

7 Game Adaptasi Komik, tapi Bukan Dari Marvel atau DC
Hellboy: Web of Wyrd (dok. Upstream Arcade)
Intinya Sih

  • Hellboy: Web of Wyrd adalah game adaptasi komik Dark Horse Comics yang menarik dengan level prosedural dan gaya visual yang setia pada komiknya.

  • Scott Pilgrim vs. The World: The Game merupakan game beat 'em up 2D dengan animasi, desain background, dan soundtrack luar biasa yang cocok bagi penggemar film atau komiknya.

  • XIII adalah game FPS adaptasi komik Belgia dengan gaya visual komik di mana panel dan teks khas komik muncul langsung di tengah gameplay-nya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Komik dan game punya hubungan yang sangat erat. Mulai dari seri Marvel’s Spider-Man hingga Batman Arkham, industri gaming telah menghasilkan banyak game adaptasi komik yang luar biasa. Marvel dan DC memang jadi dua perusahaan komik paling terkenal di dunia, namun tidak banyak yang tahu jika beberapa game adaptasi komik terbaik justru tidak berasal dari komik buatan keduanya. Meski komiknya mungkin tidak begitu dikenal, tapi kualitas game adaptasinya tidak kalah dari game adaptasi komik Marvel dan DC. Berikut daftarnya.

1. Hellboy: Web of Wyrd

Hellboy merupakan salah satu karakter paling terkenal dari Dark Horse Comics, hingga di titik diadaptasi kedalam beberapa film. Sayangnya, karakter berjuluk Big Red ini kurang begitu populer di di industri gaming. Pada 2023, Hellboy mendapat game adaptasi yang layak berjudul Hellboy: Web of Wyrd di mana Mike Mignola, sang kreator, ikut terlibat langsung dalam pengembangannya. Game ini bergenre beat ’em up dengan level yang dibangun secara prosedural. Web of Wyrd jadi pengalaman seru bagi para penggemar Hellboy lewat gaya visual dan penulisan cerita yang sangat setia pada komiknya.

2. Scott Pilgrim vs. The World: The Game

Menonton film Scott Pilgrim vs. The World sempat jadi semacam “ritual wajib” bagi banyak anak muda di awal tahun 2010-an dan berhasil melahirkan generasi baru penggemar komik karya Bryan Lee O’Malley. Bersamaan dengan kesuksesan filmnya, hadir juga game 2D beat ’em up yang rilis di tahun yang sama dan langsung mencuri perhatian. Dengan animasi, desain background dan soundtrack yang luar biasa, game ini dianggap sebagai salah satu yang terbaik di genrenya. Bagi pemain yang menyukai film atau komiknya, memainkan game ini hampir pasti jadi keputusan yang tidak akan disesali.

3. XIII

XIII diadaptasi dari komik Belgia yang terbit antara 1984 hingga 2007 dan mendapat cukup banyak penggemar setia meski kualitasnya tidak sesolid. Bahkan, game ini jadi game FPS favorit banyak pemain, termasuk mereka yang belum pernah membaca komiknya. Dengan David Duchovny (The X-Files) sebagai pengisi suara, game ini membawa dunia dengan gaya visual komik di mana panel dan teks khas komik muncul langsung di tengah gameplay-nya. Meski versi remake-nya dinilai kurang memikat dibanding versi original-nya, XIII tetap dikenal sebagai salah satu game FPS paling menarik yang mengadaptasi komik independen.

4. Spawn: Armageddon

Diciptakan oleh Todd McFarlane, Spawn menarik banyak orang ke dalam dunianya yang kelam dan suram. Kebanyakan game adaptasinya memang gagal meninggalkan kesan, namun ada satu game dari awal tahun 2000-an yang cukup menarik yaitu Spawn: Armageddon. Game ini banyak mengambil inspirasi dari 100 episode pertama komiknya dan jelas dibuat dengan penuh kecintaan, lengkap dengan berbagai referensi langsung dari cerita aslinya. Secara gameplay, game ini terasa seperti perpaduan antara Devil May Cry dan Legacy of Kain, dengan fokus pada aksi dan petualangan. Menariknya, game ini juga disutradarai oleh MacFarlane sendiri.

5. The Wolf Among Us

Telltale Games sempat menemukan formula kesuksesan di awal 2010-an lewat game petualangan berformat episodik yang diadaptasi dari komik The Walking Dead karya Robert Kirkman. Setelahnya, mereka juga menciptakan mahakarya lain dengan konsep serupa yaitu The Wolf Among Us yang mengadaptasi komik Fables karya Bill Willingham. Game ini menyajikan versi kelam dari kisah dongeng klasik yang dikemas dengan gaya sinematik dan alur cerita yang saling terkait secara kompleks. Sekuelnya yang berjudul The Wolf Among Us 2 sudah diumumkan namun belum memiliki tanggal rilis pasti.

6. Judge Dredd: Dread vs Death

Judge Dredd merupakan penegak hukum dari masa depan yang berasal dari komik klasik namun justru lebih dikenal lewat adaptasi media lainnya, yang dalam kasus ini adalah game berjudul Judge Dredd: Dread vs Death. Berlatar di kota distopia raksasa bernama Mega-City One, game ini mempertemukan Dredd dengan musuh bebuyutannya yaitu Judge Death, sang antagonis licik dan kejam. Dengan gameplay aksi tembak-menembak yang masih terasa seru untuk ukuran game lawas dan gaya visual ala komiknya, Judge Dreed: Dread vs Death menjadi salah satu game adaptasi yang layak dicoba.

7. The Walking Dead

The Walking Dead bukan sekedar game adaptasi komik biasa. Game ini membuat Telltale Games terkenal berkat pendekatannya yang kuat pada karakter, penulisan yang emosional dan dilema moral yang mengajak pemain berpikir. Format episodiknya terasa alami karena mengikuti pola komiknya yang terbit bulanan. Perjalanan hidup sang protagonis yaitu Clementine, dari anak kecil yang ketakutan hingga tumbuh menjadi remaja yang mandiri merupakan kisah penuh emosi dan kedalaman moral. The Walking Dead dianggap sebagai contoh terbaik bagaimana komik non-superhero bisa diadaptasi menjadi game menakjubkan.

Itulah tadi ulasan sekaligus rekomendasi beberapa game adaptasi komik terbaik tapi bukan dari Marvel dan DC. Pernah memainkan salah satu game di atas?

FAQ Seputar Game Adaptasi Komik, tapi Bukan Dari Marvel atau DC

Apa game adaptasi komik non-Marvel/DC bertema mafia kelam yang rilis di era PS3/Xbox 360?

Game tersebut adalah The Darkness (2007) yang dikembangkan oleh Starbreeze Studios dan diterbitkan oleh 2K Games. Game FPS ini diadaptasi dari seri komik horor/aksi terbitan Top Cow Productions (Image Comics). Ceritanya berfokus pada Jackie Estacado, seorang pembunuh bayaran mafia New York yang mendapatkan kekuatan supranatural kuno bernama "The Darkness" di ulang tahunnya yang ke-21.

Apakah seri game populer Teenage Mutant Ninja Turtles (TMNT) awalnya berasal dari komik, bukan kartun?

Ya, betul. Banyak orang mengira TMNT berawal dari serial kartun tahun 1987, padahal kura-kura ninja ini pertama kali lahir melalui komik independen yang hitam-putih dan cenderung sadis buatan Kevin Eastman dan Peter Laird di bawah penerbit Mirage Studios pada tahun 1984. Berbagai game modernnya, seperti TMNT: Shredder's Revenge (2022) dan game lawas di era arcade, berakar kuat dari waralaba komik independen ini.

Selain Telltale Games, apakah ada developer lain yang mengadaptasi komik indie menjadi game petualangan detektif terkenal?

Ada, yaitu LucasArts yang merilis game legendaris Sam & Max Hit the Road pada tahun 1993. Game petualangan point-and-click komedi ini diadaptasi dari karakter komik independen karya Steve Purcell berjudul Sam & Max: Freelance Police yang pertama kali terbit di bawah Fishwrap Productions pada tahun 1987.

Apakah ada komik strip koran legendaris non-superhero yang sukses diadaptasi menjadi game petualangan fiksi ilmiah?

Ada, salah satu contoh terbaiknya adalah Flash Gordon dan The Adventures of Tintin. Khusus untuk Tintin, komik karya komikus Belgia bernama Hergé ini diadaptasi menjadi game action-adventure berjudul The Adventures of Tintin: The Secret of the Unicorn (2011) yang dikembangkan oleh Ubisoft.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More