Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

6 Game RPG Terbaik di Mana Pemain Adalah Anti-Hero

6 Game RPG Terbaik di Mana Pemain Adalah Anti-Hero
Dishonored (dok. Arkane Studios)
Intinya Sih
  • Artikel membahas enam game RPG yang menonjolkan karakter anti-hero dengan motif kompleks seperti dendam, rasa bersalah, dan perjuangan bertahan hidup di dunia penuh dilema moral.
  • Setiap game seperti Cyberpunk 2077, Red Dead Redemption 2, hingga Dishonored menampilkan pilihan sulit yang membuat pemain menentukan arah moral sendiri tanpa jalur heroik yang jelas.
  • Melalui kisah dan keputusan abu-abu, keenam game ini menunjukkan bahwa menjadi pahlawan tidak selalu berarti berbuat benar, melainkan menghadapi konsekuensi dari setiap tindakan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Game RPG bertema anti-hero menawarkan sudut pandang yang berbeda. Alih-alih mengikuti karakter dengan niat suci untuk menyelamatkan dunia, game RPG semacam ini menyoroti karakter yang penuh masalah, amarah, trauma atau motif pribadi yang kompleks. Mereka memang bisa saja mengubah nasib kota, kerajaan atau bahkan dunia, tapi alasan dibalik mengapa mereka bertarung biasanya lahir dari situasi keras seperti bertahan hidup, dendam, rasa bersalah, atau kesetiaan pada tujuan yang secara moral tidak sepenuhnya benar. Berikut beberapa game RPG terbaik di mana pemain adalah anti-hero.

1. Cyberpunk 2077

V terasa seperti karakter anti-hero karena Cyberpunk 2077 menempatkan pilihan dan konsekuensi dalam wilayah yang serba abu-abu. Ia bukan pahlawan yang sibuk menyelamatkan banyak orang atau melakukan tindakan mulia demi kebaikan bersama, melainkan seseorang yang menjalani pekerjaan berisiko demi uang, reputasi dan bertahan hidup. Dalam dunia yang keras dan tidak memberi ruang bagi idealisme, V bisa saja menolong seseorang hari ini lalu menyakiti orang lain besok harinya jika itu dianggap perlu. Karenanya, banyak ending ceritanya pun tidak benar-benar memberi kemenangan yang utuh.

2. Red Dead Redemption 2

Di Red Dead Redemption 2, pemain tidak berperan sebagai pahlawan tanpa cela, melainkan sebagai Arthur Morgan, seorang penjahat kawakan yang berusaha bertahan hidup bersama kelompoknya di tengah dunia yang mulai berubah. Sejak awal, Arthur memang digambarkan sebagai kriminal yang terbiasa merampok, mencuri, dan hidup di luar hukum, tapi karakternya jauh dari hitam-putih. Di sepanjang cerita, ia terus dihadapkan pada dampak dari tindakannya sendiri, sehingga pemain melihat sisi lain dirinya yaitu sosok yang tetap bisa menunjukkan kepedulian, menolong orang dan melindungi orang-orang terdekatnya.

3. The Outer Worlds

Pada The Outer Worlds, pemain terbangun dari tidur kriogenik jauh dari tujuan semula dan mendapati koloni yang seharusnya berkembang justru berubah menjadi dunia distopia yang dikuasai korporasi rakus. Di Halcyon, manusia diperlakukan seperti aset yang bisa dipakai lalu dibuang, dan kehadiran pemain langsung mengguncang tatanan itu. Sejak pertama, game ini sudah menempatkan pemain di wilayah abu-abu secara moral di mana mereka membantu para pekerja, mengkhianati mereka, atau memanfaatkan situasi demi keuntungan sendiri. Keputusan yang pemain ambil jarang terasa seperti tindakan pahlawan karena hampir selalu melibatkan kepentingan pribadi, kompromi, dan konsekuensi yang bisa merugikan pihak lain, bahkan ketika niat awalnya terlihat baik.

4. Tyranny

Tyranny mengambil latar yang tidak biasa untuk game RPG di mana kejahatan sudah lebih dulu menang lewat kekuasaan mutlak sang Overlord, Kyros. Alih-alih memulai perjalanan sebagai karakter sepele yang bangkit melawan penindasan, pemain justru berperan sebagai Fatebinder, pejabat berpengaruh yang bertugas menafsirkan dan menegakkan hukum dalam tatanan dunia baru yang represif. Di game ini, pemain bebas menentukan sikap, mulai dari menghukum para pemberontak, memberi keputusan yang lebih manusiawi demi rakyat biasa, hingga memanfaatkan keadaan untuk kepentingan pribadi. Tidak ada jalur heroik yang jelas menuju kebaikan karena pemain justru menjadi bagian dari sistem yang mempertahankan ketidakadilan, atau diam-diam mengubahnya sesuai kehendak sendiri.

5. Avowed

Di Avowed, nuansa anti-hero terasa kuat karena pemain terus dihadapkan pada pilihan-pilihan sulit di dunia sihir yang jauh dari kesan fantasi hitam-putih. Pemain berperan sebagai utusan Kekaisaran Aedyr yang dikirim untuk menyelidiki wabah misterius bernama Dream Scourge. Namun, semakin jauh melangkah, semakin jelas bahwa tak ada pihak yang benar-benar sepenuhnya baik atau jahat. Berbagai kelompok, mulai dari wakil kekaisaran, gerakan perlawanan penduduk asli, sampai ordo religius yang militan, sama-sama punya kepentingan untuk menguasai Living Lands. Dari situ, pemain bebas menentukan sikap apakah mereka ingin menegakkan kuasa, mendukung kemerdekaan, menjaga keseimbangan atau mencari jalan sendiri.

6. Dishonored

Dishonored menempatkan pemain kedalam peran Corvo Attano, seorang pengawal setia yang dipercaya melindungi Permaisuri Dunwall, tetapi hidupnya hancur ketika sang permaisuri dibunuh dan putrinya diculik, sementara semua tuduhan justru diarahkan kepadanya. Setelah dipenjara, disiksa, lalu nyaris dihukum mati, Corvo berhasil kabur dan bertekad membongkar konspirasi yang merenggut segalanya darinya. Dalam pelariannya, ia memperoleh kekuatan gaib dari sosok misterius bernama Outsider, yang memberinya kemampuan seperti berpindah tempat dalam sekejap, merasuki makhluk lain, memperlambat waktu, hingga melancarkan serangan mematikan. Dari sinilah Corvo berubah menjadi anti-hero, karena pemain bisa menentukan apakah ia akan menempuh jalan balas dendam yang brutal atau bertindak lebih terkendali.

Demikian tadi ulasan sekaligus rekomendasi beberapa game RPG di mana pemain adalah anti-hero. Ada game favoritmu?

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Achmad Fatkhur Rozi
EditorAchmad Fatkhur Rozi
Follow Us

Latest in Tech

See More