Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Seri Legendaris yang Belum Juga Rilis Game Apik Sejak 2010

656633.jpg
Medal of Honor (dok. Danger Close Games)
Intinya sih...
  • Fable akan kembali lewat game reboot garapan Playground Games dan direncanakan rilis pada Q3 atau Q4 tahun ini.
  • Seri Fatal Frame cenderung jalan di tempat karena polanya diulang-ulang dan hanya menambah “gimmick” kecil untuk versi konsol tertentu.
  • Medal of Honor menghilang setelah game reboot-nya mulai meniru pesaing seperti Call of Duty dan Battlefield, yang membuat seri ini berakhir seperti game shooter militer biasa.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Sejumlah seri game besar seperti The Legend of Zelda, God of War, Total War 0dan Tomb Raider memang berhasil “terlahir kembali” untuk generasi baru, tapi tidak semua seri game memiliki kemampuan dan kesempatan yang sama. Ada banyak game legendaris yang pernah berada di puncaknya pada tahun 1990-an atau 2000-an, namun perlahan kehilangan popularitas atau tenggelam pamornya dalam 15 tahun terakhir. Meski pengaruhnya masih terasa sampai sekarang, akan menyenangkan jika suatu hari nanti, seri-seri game tersebut bisa bangkit lagi lewat game baru. Berikut daftarnya.

1. Fable

Meski Peter Molyneux dulu sempat “menjual mimpi” Fable terlalu tinggi, dua game pertamanya tetap spesial. Fable pertama sangat charming dengan visual yang menggemaskan, dunia yang seru untuk dijelajahi dan humor ringan, sementara Fable 2 mematangkan pendahulunya karena berhasil membuat Albion terasa lebih hidup, penuh karakter dan sangat berwarna. Namun, masalah datang ketika Fable 3 rilis. Fable 3 memang tidak seburuk itu, tapi skalanya lebih kecil dan kurang berani. Selain itu, beberapa ide paling menariknya juga tidak dieksekusi dengan maksimal sehingga kesannya banyak potensi terbuang. Kabar baiknya, Fable akan kembali lewat game reboot garapan Playground Games dan direncanakan rilis pada Q3 atau Q4 tahun ini.

2. Fatal Frame

xtlbxd5cmxsus1jzts8s-e1692856694929.jpg
Fatal Frame 3 (dok. Tecmo)

Setelah game pertama yang rasanya seperti ajang pembuktian konsep, seri Fatal Frame mencapai puncaknya lewat Fatal Frame 2: Crimson Butterfly. Dirilis pada 2003, game tersebut terasa seperti film horor yang bisa dimainkan. Gameplay-nya mudah dinikmati, ceritanya mencekam dan semakin seru jika dimainkan berulang karena ada hal-hal yang baru terbuka di playthrough berikutnya. Karena formula Camera Obscura saat itu masih fresh, Fatal Frame 3 jadi tidak perlu mengubah banyak hal dan akhirnya menjadi game lanjutan yang solid. Sayangnya, seri Fatal Frame cenderung jalan di tempat karena polanya diulang-ulang dan hanya menambah “gimmick” kecil untuk versi konsol tertentu. 

3. FlatOut

Meski mungkin agak berlebihan jika menyebutnya “legendaris”, seri FlatOut tetap jadi salah satu game balap paling seru di era PS2. Seri ini merupakan seri game balap arcade yang fokusnya tidak hanya kebut-kebutan, tapi juga tabrakan dengan physics realistis yang membuat gameplay-nya terasa seperti Burnout namun lebih liar. Sayangnya setelah FlatOut 2, seri ini goyah karena perubahan di balik layar, termasuk kehilangan studio aslinya yaitu Bugbear. FlatOut 3 yang ditangani Team6 sangat hancur di mana selisih kualitas dari pendahulunya disebut-sebut jadi salah satu yang paling parah di sepanjang sejarah industri game. FlatOut 4 naik secara kualitas namun untuk standar serinya, banyak dinilai biasa saja.

4. Medal of Honor

Medal_of_Honor_Warfighter_-_Somalia_-_2.jpg
Medal of Honor Warfighter (dok. Danger Close Games)

Industri game rasanya kehilangan sesuatu sejak Medal of Honor pelan-pelan menghilang. Game pertamanya tergolong mengesankan pada masanya dan diteruskan oleh dua game yang tak kalah apik yaitu Allied Assault dan Frontline. Setelah itu, kualitasnya memang tidak pernah benar-benar tiga game pertamanya, namun masih solid dan yang terpenting, masih punya ciri khas sendiri. Awal dari kehancuran seri ini terjadi pada 2010 ketika game reboot-nya mulai meniru pesaing seperti Call of Duty dan Battlefield. Alih-alih istimewa, game tersebut malah berakhir seperti game shooter militer biasa. Lalu, lanjutannya yang berjudul Warfighter menjadi kehancuran besar yang memupus harapan kebangkitan serinya.

5. The House of the Dead

Ketika berbicara soal seri game legendaris, The House of the Dead menjadi salah satu yang paling populer terutama di kalangan pecinta game arcade shooter. Dua game pertamanya sangat ikonik sekaligus adiktif karena bisa dimainkan berulang-ulang tanpa terasa membosankan. Puncak kejayaannya ada di era 90-an, namun masih cukup kuat untuk berlanjut di tahun 2000-an dengan The House of the Dead: Overkill sebagai salah satu yang terbaik di konsol. Sayangnya, di luar Overkill dan game spin-off berjudul The Tyiping of the Dead: Overkill, seri ini nyaris tidak punya sesuatu yang menarik sejak 2010. Seri ini memang masih “hidup”, namun hanya berbekal Scarlet Dawn yang mengecewakan dan dua game remake yang kualitasnya biasa saja.

Demikian tadi ulasan mengenai beberapa seri game legendaris yang belum juga rilis game apik sejak 2010. Ada seri game kesukaanmu?

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Achmad Fatkhur Rozi
EditorAchmad Fatkhur Rozi
Follow Us

Latest in Tech

See More

Link Live Streaming Persib vs Ratchaburi FC di ACL 2 2025/26

18 Feb 2026, 18:53 WIBTech