Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Tipe Gamer yang Sebaiknya Memilih Soundbar daripada Headset

5 Tipe Gamer yang Sebaiknya Memilih Soundbar daripada Headset
ilustrasi bermain game (unsplash.com/Samsung Memory)
Intinya Sih
  • Artikel menjelaskan bahwa tidak semua gamer cocok memakai headset, terutama bagi yang lebih suka bermain santai atau menikmati cerita dalam game.
  • Soundbar dianggap lebih praktis dan nyaman untuk bermain di depan TV, mabar offline, serta sesi bermain panjang tanpa rasa pegal di kepala.
  • Selain untuk gaming, soundbar juga fleksibel digunakan menonton film atau mendengarkan musik, menjadikannya perangkat hiburan serbaguna di ruang keluarga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bagi banyak gamer, headset masih menjadi pilihan utama untuk menikmati audio game. Alasannya cukup sederhana, mulai dari suara yang lebih fokus hingga kemampuan mendengar arah langkah musuh saat bermain game kompetitif. Meski begitu, bukan berarti headset selalu menjadi pilihan terbaik untuk semua orang.

Ada gamer yang lebih sering bermain santai, menikmati game cerita, atau mabar bersama keluarga di ruang tamu. Dalam situasi seperti itu, soundbar justru bisa memberikan pengalaman yang lebih nyaman dan menambah keseruan bermain. Mari kita bedah lima tipe gamer yang dijamin tidak akan menyesal setelah beralih menggunakan soundbar.

1. Lebih senang menikmati cerita daripada bermain kompetitif

Seorang pemain duduk di depan komputer dengan layar menampilkan permainan video bertema dunia blok di dalam ruangan bercahaya redup.
ilustrasi bermain game (pexels.com/Alexander Kovalev)

Bermain game bukan selalu soal menang dan naik peringkat. Banyak gamer justru menghabiskan waktu berjam-jam menjelajahi dunia di RPG, open world, atau action adventure sambil menikmati musik latar, dialog karakter, dan suara lingkungan yang membuat suasana terasa hidup. Soundbar mampu menyebarkan suara ke seluruh ruangan sehingga atmosfer permainan terasa lebih luas, mirip saat menonton film. Kalau tujuanmu bermain untuk menikmati cerita dan melepas penat, pengalaman seperti ini biasanya terasa lebih memuaskan dibanding terus memakai headset.

2. Lebih sering bermain santai di depan TV

Seorang pria mengenakan kemeja kotak dan topi hitam sedang bermain game balapan di televisi menggunakan konsol di ruang tamu.
ilustrasi bermain game di TV (unsplash.com/Samuel Regan-Asante)

Pengguna PlayStation, Xbox, maupun Nintendo Switch umumnya bermain dari sofa sambil menikmati tampilan di layar televisi berukuran besar. Dalam posisi santai seperti ini, memakai headset setiap kali bermain sering kali terasa kurang praktis, apalagi jika sesi bermain hanya sebentar. Soundbar cukup dinyalakan agar kualitas audio TV langsung meningkat tanpa perlu mengenakan perangkat tambahan di kepala. Meski terlihat sederhana, perbedaannya cukup terasa karena suasana bermain menjadi lebih nyaman dan terdengar lebih natural.

3. Hobi mabar offline bersama keluarga atau teman

Dua orang memegang stik konsol PlayStation sambil bermain game sepak bola di layar televisi besar di ruang tamu.
ilustrasi bermain PS (unsplash.com/JESHOOTS.COM)

Game seperti EA Sports FC, Mario Kart, atau party game lainnya memang paling seru dimainkan bersama orang-orang di ruangan yang sama. Kalau semua pemain menggunakan headset, interaksi justru terasa berkurang karena masing-masing sibuk dengan perangkatnya sendiri. Soundbar membuat semua orang bisa mendengar efek suara, musik, hingga komentar dalam game secara bersamaan, sehingga teriakan, tawa, atau saling meledek menjadi bagian dari keseruan. Pengalaman seperti ini sulit didapat jika audio hanya terdengar di telinga satu orang.

4. Sering bermain sampai lupa waktu

Seseorang memegang stik konsol game dan bermain di depan televisi besar dengan tampilan permainan di layar.
ilustrasi bermain PS (pexels.com/Yan Krukau)

Kalau sudah menemukan game yang seru, dua atau tiga jam biasanya terasa berlalu begitu saja. Masalahnya, semakin lama headset dipakai, semakin banyak orang yang mulai merasakan telinga panas, kepala pegal, atau rasa kurang nyaman di sekitar telinga. Soundbar menghilangkan persoalan itu karena kamu tetap mendapatkan kualitas audio yang baik tanpa mengenakan apa pun. Buat gamer yang sering maraton bermain saat akhir pekan, kenyamanan seperti ini justru menjadi nilai tambah yang sulit diabaikan.

5. Ingin satu perangkat untuk semua hiburan

Setup gaming dengan pencahayaan ungu menampilkan monitor, dua kontroler, dan dekorasi meja seperti tanaman kecil.
ilustrasi setup gaming (unsplash.com/Fabio Magalhaes)

Banyak orang tidak menyalakan TV hanya untuk bermain game. Setelah konsol dimatikan, perangkat yang sama biasanya dipakai menonton film, streaming serial, atau sekadar memutar musik. Dibanding membeli perangkat audio yang hanya optimal untuk gaming, soundbar terasa lebih fleksibel karena bisa menemani semua aktivitas hiburan tersebut. Nilai gunanya pun menjadi lebih tinggi, terutama kalau ruang TV juga digunakan bersama anggota keluarga lain.

Headset tetap punya tempatnya sendiri, terutama untuk game kompetitif. Namun, kalau sebagian besar waktumu dihabiskan menikmati game cerita, bermain santai di ruang keluarga, atau mabar bareng teman, soundbar bisa jadi pilihan yang lebih oke. Nah, kalau harus memilih salah satu, kamu lebih nyaman memakai headset atau soundbar?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More