Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Apakah Linux Bisa Buat Main Game?
ilustrasi gaming (unsplash.com/Sean Do)
  • Linux bisa digunakan untuk bermain game lewat software Wine dan Steam Play dengan Proton, yang memungkinkan game Windows dijalankan di sistem Linux.
  • Performa gaming di Linux umumnya masih di bawah Windows, namun bisa mendekati jika pengguna melakukan kustomisasi tepat dan memakai distro serta driver GPU yang optimal.
  • Banyak judul populer seperti Cyberpunk 2077, Tekken 7, dan The Witcher dapat dimainkan di Linux, menunjukkan bahwa koleksi game-nya kini semakin luas dan kompetitif.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sistem operasi (OS) Linux merupakan salah satu dari tiga OS yang menjadi primadona bagi pengguna PC atau laptop. Sistemnya yang ringan, kustomisasi tanpa batas, dan komunitasnya yang besar bikin pamor Linux tak pernah padam. Dewasa ini nama Linux juga makin melejit karena mulai digunakan untuk bermain game.

Namun, sebenarnya apakah Linux bisa buat main game dengan lancar seperti Windows? Sebab, Linux dan Windows merupakan dua OS yang bertolak belakang serta dikembangkan dengan tujuan yang berbeda. Jika Linux bisa digunakan buat game, bagaimana performanya dan game apa yang bisa dimainkan?

1. Main game di Linux pakai software Wine

Linux (commons.wikimedia.org/Граймс)

Salah satu cara bermain game di Linux adalah menggunakan software bernama Wine. Dilansir Tom's Guide, Wine membuat Linux bisa menjalankan banyak game Windows yang awalnya tak bisa berjalan. Wine sendiri merupakan "compatibility layer" yang memungkinkan aplikasi Windows (termasuk game) untuk berjalan di Linux.

Jika dianalogikan Wine bisa menerjemahkan bahasa Windows ke Linux sehingga Linux bisa membaca aplikasi Windows dan menjalakannya. Namun, instalasi Wine pada Linux cuku kompleks, tak seperti aplikasi Windows di mana kamu hanya perlu mengeklik "Next" dan "Finish." Di Linux kamu harus mengeklik banyak tombol, melakukan konfigurasi, hingga menambahkan command.

2. Linux bisa menginstal Steam

Steam (store.steampowered.com)

Selain lewat Wine, pengguna Linux juga bisa menginstal Steam, lho. Laman IT'S FOSS menjelaskan bahwa pengguna Linux bisa menginstal Steam yang menggunakan implementasi Wine bernama Steam Play. Pengguna bisa membuka dan memainkan game Windows lewat Steam Play menggunakan compatibility tool bernama Proton.

Caranya juga cukup mudah di mana kamu hanya perlu menginstal aplikasi Steam di Linux. Setelah terinstal masuk Account Settings, klik Compatibility, dan aktifkan Enable Steam Play for all other titles. Kamu juga bisa mengubah versi Proton di Steam jika membutuhkan. Jika semuanya sudah selesai, klik "Restart" agar semua penyesuaian tersebut tersimpan di Steam.

3. Performa gaming di Linux tidak sebaik Windows

ilustrasi Linux (unsplash.com/Gabriel Heinzer)

Banyak pengguna di forum Steam yang menyatakan bahwa performa gaming di Linux tak sebaik di Windows. Game memang bisa berjalan dengan baik, tapi bisa terjadi penurunan FPS dan performanya bisa berbeda tergantung game yang dimainkan. Hal tersebut bisa terjadi karena beberapa hal, seperti ketidakcocokan sistem, penggunaan distro yang berbeda, hingga GPU yang tidak bekerja optimal.

Namun, jika kamu bisa melakukan kustomisasi dengan baik, menggunakan distro Linux yang cocok buat gaming, dan memainkan game yang tepat maka performa Linux mampu menyamai Windows. Berdasarkan pengetesan Forbes, ada banyak game yang bisa berjalan native atau menggunakan Proton di Linux. Perolehan FPSnya sendiri sekitar 30-60 FPS dengan menggunakan CPU kelas entry level.

4. Tips agar game di Linux bisa berjalan lancar

ilustrasi Linux (unsplash.com/Lukas)

Main game di Linux sebenarnya tak terlalu sulit jika kamu sudah memahami sistem dari OS tersebut. Kesulitan akan mulai datang jika kamu adalah pemula yang baru pertama kali menggunakan Linux. Buat pemula, simak beberapa tips berikut agar kamu bisa main game di Linux dengan lancar.

  • Gunakan game launcher seperti Lutris atau Heroic agar game mudah diinstal dan performanya optimal

  • Selalu instal GPU driver versi terbaru agar GPU dan sistem bisa berjalan optimal

  • Cari informasi di berbagai forum tentang Linux agar kamu tak kesulitan bermain game dan bisa berdiskusi dengan pengguna lain

  • Jangan jalankan game melalui Windows drive (NTFS)

  • Usahakan main game di distro Linux yang sudah optimal dan digunakan oleh banyak orang

  • Kamu tak perlu merakit PC dengan spesifikasi tertinggi untuk bermain game di Linux.

5. Jenis game yang bisa dimainkan di Linux

ilustrasi game PC (unsplash.com/Fábio Magalhães)

Hampir semua game bisa berjalan dengan baik di Linux, khususnya jika kamu bermain lewat Steam. Dilansir How To Geek, kamu bisa memainkan berbagai judul populer, seperti No Man's Sky, Dead by Daylight, hingga Clair Obscur: Expedition 33. The Witcher, Cities Skyland, Bayonetta, Tekken 7, Sekiro, Rise of the Tomb Raider, Wolfenstein II, Cyberpunk 2077, hingga Dying Light juga bisa kamu mainkan di Linux. Hal tersebut menunjukkan bahwa library game Linux sebenarnya sama banyaknya dengan Windows.

Apakah Linux bisa buat main game? Jawabannya sangat bisa. Bahkan, game mampu berjalan dengan lancar. Kamu hanya perlu menginstal beberapa program atau software untuk gaming di Linux. Linux juga merupakan OS open source sehingga pengguna bisa melakukan penyesuaian atau kustomisasi agar game bisa berjalan lebih optimal di OS tersebut.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article