Direktur Utama Telkomsel, Nugroho (IDN Times/Misrohatun)
Telkomsel menunjukkan bagaimana komitmen penciptaan dampak yang bermakna tersebut telah diterjemahkan ke dalam tiga pilar fokus keberlanjutan perusahaan berupa Jaga Cita, Jaga Data, Jaga Bumi.
Telkomsel terus memberdayakan talenta Indonesia sekaligus memperluas akses agar lebih banyak masyarakat bisa ikut maju, berpartisipasi, dan bertumbuh dalam ekonomi digital.
Sepanjang 2025, perusahaan pelat merah ini telah melayani 156,1 juta pelanggan mobile dan 10,3 juta pelanggan IndiHome B2C, didukung lebih dari 293 ribu BTS di seluruh Indonesia, termasuk lebih dari 360 desa blank spot.
Perusahaan pun aktif membina sekitar 90 ribu pelajar, UMKM, komunitas, hingga talenta muda melalui berbagai program sosial berbasis digital. Mereka juga terus mengembangkan kompetensi dan kapabilitas inovasi tenaga kerja di berbagai lini operasional dengan penguatan keahlian kritikal, termasuk AI, cybersecurity, dan data science.
Telkomsel menjaga kepercayaan pelanggan melalui layanan yang aman, bertanggung jawab dan dapat diandalkan. Mereka terus memperkuat tata kelola melalui sistem manajemen informasi berstandar ISO 27001, ISO 27701, dan ISO 25010 untuk perlindungan data dan siber andal.
Operator seluler ini meminimalkan jejak karbon dan menjaga operasional layanan tetap hadir saat dibutuhkan. Hingga 2025, sebanyak 361 BTS Telkomsel telah menggunakan energi terbarukan solar panel dan mikrohidro. 100 persen limbah elektronik telah dikelola melalui skema recycle, reuse, atau refurbish, serta 100 persen kemasan kartu SIM sudah menggunakan material kertas ramah lingkungan.
Upaya carbon offsetting juga didukung aktivitas penanaman lebih dari 12 ribu pohon mangrove sepanjang 2025. Telkomsel juga terus menjalankan beragam inisiatif untuk memperkuat ketahanan aset fisik yang berkaitan dengan kesinambungan layanan–seperti BTS, TTC sampai dengan gedung operasional–dari ancaman perubahan iklim.
Dampak keberlanjutan juga terus dirasakan lebih luas, bukan hanya bagi pelanggan, tetapi juga mitra, pemerintah dan ekosistem yang tumbuh bersama perusahaan. Sepanjang tahun lalu, perusahaan mendistribusikan kembali sekitar 83 persen dari total pendapatan ke pemerintah, shareholders, suppliers di rantai pasok dan karyawan.
Kontribusi ini didukung lebih dari 235 ribu mitra outlet ritel di berbagai daerah, yang turut membuka peluang bagi semua orang, setiap rumah dan kegiatan bisnis. Selanjutnya, Telkomsel akan terus berkontribusi dalam mendorong pengurangan emisi menuju Net Zero 2060 yang dicanangkan Telkom Group.