Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Lupa Password Akun Google? Kini Bisa Login Pakai Video Selfie

Lupa Password Akun Google? Kini Bisa Login Pakai Video Selfie
ilustrasi pengguna login ke akun Google (magnific.com/jannoon028)
Share Article

Lupa password akun Google kini memiliki opsi pemulihan tambahan. Google menghadirkan fitur video selfie yang dapat digunakan untuk membantu memverifikasi identitas pengguna saat kehilangan akses ke akun atau tidak bisa login dari perangkat yang biasa digunakan. Fitur ini diumumkan melalui blog resmi Google pada Kamis (23/7/2026).

Melalui fitur tersebut, pengguna dapat merekam video wajah sebagai data biometrik yang akan digunakan saat proses verifikasi identitas. Opsi ini melengkapi metode pemulihan akun yang sudah ada, seperti password, kontak pemulihan, dan kode cadangan. Kehadiran video selfie diharapkan mempermudah pengguna mendapatkan kembali akses ke akun secara lebih aman.

1. Cara mengatur video selfie di akun Google

ilustrasi login akun Google melalui laptop
ilustrasi login akun Google melalui laptop (magnific.com/Yanalya)

Sebelum dapat digunakan sebagai metode pemulihan akun, pengguna perlu menambahkan video selfie terlebih dahulu ke Akun Google. Berikut langkah-langkahnya:

  • Buka Akun Google.
  • Pilih menu Keamanan & login.
  • Pada bagian Cara Anda login ke Google, ketuk Video selfie.
  • Pilih Lanjutkan, lalu ikuti petunjuk di layar untuk merekam video selfie.

Proses perekaman dapat dilakukan menggunakan smartphone, tablet, maupun komputer yang memiliki kamera serta terhubung ke internet. Saat merekam video selfie, pastikan mata, hidung, dan mulut terlihat jelas. Google juga menyarankan pengguna melepas kacamata hitam, masker, atau topi, serta memastikan tidak ada orang maupun gambar wajah lain di latar belakang.

Jika suatu saat pengguna kehilangan akses ke akun, Google akan meminta pengguna merekam video selfie baru. Rekaman tersebut kemudian dibandingkan dengan video selfie yang sebelumnya tersimpan di akun. Jika hasilnya cocok, Google akan memverifikasi identitas pengguna sehingga akses ke akun dapat dipulihkan.

2. Dilengkapi perlindungan dari deepfake

ilustrasi sistem biometrik berbasis pengenalan wajah
ilustrasi sistem biometrik berbasis pengenalan wajah (magnific.com/pikisuperstar)

Google menyebut fitur ini tidak hanya mencocokkan wajah pengguna, tetapi juga memastikan bahwa orang di depan kamera adalah manusia sungguhan, bukan menggunakan foto, rekaman video, maupun hasil manipulasi kecerdasan buatan (AI). Karena itu, sistem akan meminta pengguna melakukan gerakan sederhana selama proses verifikasi. Langkah tersebut membantu memastikan video direkam secara langsung sekaligus mendeteksi upaya penipuan menggunakan foto, video palsu, maupun teknologi deepfake.

Selain itu, Google tetap menerapkan sistem keamanan yang selama ini digunakan untuk mendeteksi aktivitas login mencurigakan. Menurut perusahaan, kombinasi pemeriksaan biometrik dan lapisan keamanan tersebut membantu mengurangi risiko penyalahgunaan akun saat proses pemulihan maupun login. Artinya, video selfie bukan pengganti sistem keamanan yang sudah ada, melainkan lapisan verifikasi tambahan untuk membantu memastikan identitas pengguna.

3. Google sebut data video selfie tetap aman, bisa dihapus kapan saja

ilustrasi logo Google
ilustrasi logo Google (unsplash.com/Adarsh Chauhan)

Meski memanfaatkan data biometrik, Google menegaskan bahwa pengguna tetap memiliki kendali atas video selfie yang disimpan di Akun Google. Video tersebut hanya dibuat setelah mendapat persetujuan pengguna dan dapat dihapus kapan saja melalui pengaturan akun.

Berikut cara menghapus video selfie:

  • Buka halaman Video selfie di Akun Google.
  • Login jika diminta.
  • Di samping video selfie yang ingin dihapus, ketuk Hapus.
  • Video selfie akan dihapus dari Akun Google setelah jangka waktu tertentu.

Secara default, video selfie hanya digunakan untuk proses login dan pemulihan akun. Pengguna juga dapat memberikan izin terpisah apabila ingin Google menggunakan video tersebut untuk membantu meningkatkan teknologi pengenalan wajah, estimasi usia, dan metode verifikasi lainnya.

Perlu diketahui, fitur ini belum tersedia untuk semua pengguna. Saat ini, video selfie belum mendukung akun Google Workspace, akun anak, maupun akun yang terdaftar dalam Advanced Protection Program. Pengguna yang memenuhi syarat sudah dapat mengaktifkan fitur tersebut melalui halaman g.co/signin-selfie sebagai salah satu opsi untuk membantu memulihkan akses ke akun Google.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More