Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

6 Fitur Apple yang Hilang Selamanya dan Alasan Mengapa Dihilangkan

6 Fitur Apple yang Hilang Selamanya dan Alasan Mengapa Dihilangkan
ilustrasi Touch ID di iPhone (dok. Apple)
  • Apple menghapus jack headphone pada iPhone 7 untuk ruang internal dan audio digital, sekaligus mendorong peralihan ke perangkat nirkabel seperti AirPods.
  • 3D Touch diganti Haptic Touch pada iPhone 11, sedangkan tombol Home dan Touch ID digantikan Face ID serta gestur layar penuh sejak iPhone X.
  • iTunes dipecah menjadi beberapa aplikasi, Lightning digantikan USB-C karena aturan Uni Eropa, dan Touch Bar MacBook Pro dihapus demi tombol fisik.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Dalam sekitar 20 tahun terakhir, Apple perlahan menghilangkan berbagai fitur yang dulu dianggap akan permanen, mulai dari headphone jack, tombol Home, Touch ID dan 3D Touch, mode landscape pada perangkat tertentu hingga iTunes yang dahulu menjadi pusat berbagai layanan. Mereka biasanya membenarkan keputusan tersebut dengan alasan desain yang lebih baik, keamanan, peralihan ke teknologi wireless, tuntutan regulasi Eropa atau klaim bahwa pengguna menginginkan perubahan itu.

Sebagian memang masuk akal untuk dihilangkan, tetapi sebagian lainnya tampak seperti langkah penghematan biaya atau strategi bisnis yang dikemas sebagai kemajuan. Berikut beberapa di antaranya.

  1. 1. Headphone jack

    default.jpg
    ilustrasi headphone jack di iPhone (dok. Apple)

    Apple menghapus headphone jack 3,5mm pada iPhone 7 yang dirilis September 2016 dengan alasan bahwa port ini sudah ketinggalan zaman dan memakan ruang internal yang bisa dimanfaatkan untuk komponen lain, sementara koneksi Lightning dinilai mampu menangani audio digital dengan lebih baik. Di balik keputusan yang disebut Apple sebagai langkah berani itu, mereka juga mulai mendorong pengguna beralih ke perangkat nirkabel melalui AirPods, yang kemudian berkembang menjadi salah satu sumber pendapatan besar Apple. Bagi pengguna yang tetap ingin menggunakan earphone kabel, Apple menyediakan EarPods dengan konektor Lightning, USB-C, atau 3,5mm, serta sempat menyertakan adaptor Lightning to 3,5mm dalam paket pembelian iPhone 7, iPhone 8 dan iPhone X.

  2. 2. 3D Touch

    Bagi pengguna yang pernah menggunakan 3D Touch, hilangnya fitur ini cukup terasa karena fitur ini mampu mendeteksi seberapa kuat layar ditekan, bukan sekadar mengenali sentuhan. Kemampuan tersebut memungkinkan fitur Peek and Pop, yaitu menekan ringan untuk melihat preview sebuah link lalu menekan lebih kuat untuk membukanya. Apple kemudian menggantinya dengan Haptic Touch yang hanya mengandalkan tekan lama, sehingga pengguna perlu mengetuk preview secara terpisah untuk membukanya. Yang menarik, Apple menghentikan 3D Touch tanpa pengumuman khusus ketika iPhone 11 dirilis pada 2019, dan justru lebih menonjolkan Haptic Touch beserta fitur Quick Actions, seperti mengambil selfie langsung dari ikon aplikasi Camera tanpa membuka aplikasinya terlebih dahulu.

  3. 3. iTunes

    199f91757b1060b1882bc2a4f76ca67f.png
    ilustrasi iTunes (dok. Apple)

    Menjelang dihentikan oleh Apple, iTunes sudah berkembang jauh dari sekadar pemutar lagu seperti ketika pertama kali diluncurkan pada 2001. Selama hampir dua dekade, aplikasi ini menampung berbagai fungsi, mulai dari toko lagu dan video, podcast, audiobook, e-book, unduhan aplikasi, hingga sinkronisasi iPhone. Karena dianggap terlalu “gemuk” dan menangani terlalu banyak hal sekaligus, Apple memutuskan memecahnya melalui macOS Catalina pada 2019 menjadi aplikasi Music, Podcasts, dan TV, sementara audiobook dipindahkan ke Apple Books dan sinkronisasi perangkat dialihkan ke Finder. Langkah ini juga membuat Apple Music dapat tampil lebih fokus sebagai pesaing Spotify, dengan menggabungkan pembelian dan streaming dalam satu tempat.

  4. 4. Touch ID atau tombol Home

    Berbeda dari desain iPhone sebelumnya, iPhone X membawa perubahan besar lewat layar penuh, notch serta dihapusnya tombol Home dan Touch ID yang telah menjadi ciri khas iPhone sejak iPhone 5S pada 2013. Apple sempat berusaha menanamkan sensor sidik jari di bawah layar, tetapi akurasinya belum memadai sehingga mereka beralih ke Face ID dan mengganti kebiasaan menekan tombol dengan gestur geser. Sejak saat itu, iPhone tidak lagi menggunakan Touch ID, meskipun fitur tersebut sempat dipertahankan pada seri iPhone SE hingga akhirnya dihentikan pada 2025. Dari sisi keamanan, Apple menyebut peluang Face ID dibobol secara acak hanya sekitar 1:1,000,000, jauh lebih kecil dibandingkan Touch ID yang mencapai 1:50,000, sehingga kemungkinan Touch ID kembali ke iPhone dalam waktu dekat tampaknya sangat kecil.

  5. 5. Touch Bar pada MacBook Pro

    hero-image.fill.size_1248x702.v1623391987.jpg
    ilustrasi Touch Bar di MacBook Pro (dok. Apple)

    Touch Bar diperkenalkan Apple pada MacBook Pro (2016) sebagai panel OLED tipis yang menggantikan deretan tombol function dan tombol Escape, dengan tampilan kontrol yang bisa berubah sesuai aplikasi. Namun, fitur ini tidak pernah benar-benar diterima pengguna, terutama karena absennya tombol Escape fisik menjadi masalah ketika sistem atau aplikasi mengalami masalah dan Touch Bar ikut tidak berfungsi. Apple kemudian mengembalikan tombol Escape fisik pada 2019, tetapi tetap mempertahankan panel sentuh lainnya. Dua tahun kemudian, desain ulang MacBook Pro 14 dan 16 inci menghapus Touch Bar sepenuhnya dan menggantinya dengan tombol fisik berukuran penuh. Menurut Greg Joswiak, pengguna MacBook Pro lebih menyukai sensasi menekan tombol yang nyata dan responsif, sehingga Apple memutuskan untuk kembali pada desain yang lebih konvensional.

  6. 6. Kabel Lightning

    Lightning merupakan port milik Apple yang digunakan selama lebih dari satu dekade setelah menggantikan konektor dock 30-pin pada iPhone 5. Namun, penggunaannya mulai berakhir setelah Uni Eropa pada Oktober 2022 mewajibkan HP, tablet, kamera dan perangkat elektronik kecil lain yang dijual di wilayahnya untuk menggunakan port USB-C untuk pengisian daya paling lambat akhir 2024. Apple sempat menentang aturan ini dengan alasan kewajiban tersebut dapat menghambat inovasi serta membuat ratusan juta perangkat dan aksesori Lightning menjadi tidak terpakai, sehingga justru berpotensi menambah limbah elektronik. Meskipun begitu, aturan itu tetap berlaku dan Apple akhirnya menggunakan port USB-C pada seluruh lini iPhone 15 yang dirilis pada 2023.

    Demikian tadi ulasan mengenai beberapa fitur Apple yang hilang selamanya dan alasan mengapa dihilangkan. Dari beberapa fitur di atas, mana yang paling kamu rindukan?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More